
"Sudah ku putuskan, aku akan bertemu dengan Alchemist itu lalu menariknya masuk ke dalam kelompokku hahaha!"
Seorang gadis imut berambut coklat tertawa lantang di sepanjang jalan, banyak pasang mata yang menatapnya dengan tatapan aneh, namun tidak ada yang berani menegur, karena gadis mempunyai identitas yang tidak biasa.
Gadis imut itu adalah Xuan Li, ia bersama pengawalnya menuju Southern Spear Sect, setelah mendengar bahwa di sekte tersebut didatangi Black Golden Alchemist, Xuan Li begitu tertarik untuk menarik Alchemist tersebut ke dalam kelompoknya, sengaja ia tidak memberitahukan hal ini kepada Star Alchemist Association tentu agar ia yang lebih dulu bertemu dengan Alchemist tersebut.
"Tapi bagaimana jika dia menolak tawaran Nona?"
Tawa Xuan Li seketika berhenti ketika menengok ke belakang, ia melihat sosok wanita yang tertutupi cadar hitam, dalam sekali lihat siapa pun mengetahui jika dibalik cadar itu tersimpan kecantikan yang mampu membuat lelaki mana pun yang melihatnya tergila - gila, meski begitu tidak ada pria bodoh yang berani mendekatinya, karena wanita itu merupakan pengawal pribadi Xuan Li, putri dari Patriack Star Alchemist Association.
Wanita itu bernama Niiu, ia telah lama menjadi pengawal Xuan Li bahkan sejak gadis itu berumur 6 tahun, hal itu membuat Xuan Li sering bersikap manja kepada Niiu, begitu pun sebaliknya, Niiu sudah menganggap Xuan Li seperti anak kandungnya sendiri.
"Niiu, bukankah kau tau bahwa tidak ada yang boleh menolak permintaanku!?", Xuan Li menaikkan satu alisnya nampak heran kenapa mempertanyakan pertanyaan yang sudah pasti jawabannya, setidaknya itu yang ia pikirkan jika tidak mengingat sosok pemuda yang bahkan tidak bergeming sama sekali dengan identitasnya.
Mengingat sosok Nang In yang sebelumnya merendahkannya bahkan terkesan tidak peduli padanya, ekspresi Xuan Li nampak suram, memasang wajah cemberut yang membuatnya tampak lebih imut, ia menghentakkan kakinya.
"Setelah mengajak Alchemist untuk masuk ke dalam kelompok, kita akan mencari pemuda rendahan itu lalu membuatnya bertekuk lutut di hadapanku!"
Melihat ekspresi galak namun menggemaskan Xuan Li, Niiu tidak bisa tidak menahan diri untuk menyentuh pipi Xuan Li, "Tentu saja nona~"
"Berhenti menyentuh pipiku, aku bukan anak kecil!" Xuan Li mendengus kesal, namun Niiu tidak mempedulikannya, justru semakin bersemangat memainkan pipi kenyal gadis kecil itu.
"Hmm baiklah, tapi sebelum itu~" Niiu menekan pipi Xuan Li hingga mengembung kemudian menarik bibir gadis kecil itu hingga memaksanya untuk tersenyum, "Nona akan tampil lebih cantik jika tersenyum, jadi tersenyumlah~"
Xuan Li mengerucutkan bibirnya, "Jadi maksudmu aku tidak cantik jika tidak tersenyum, begitu?"
"Hmm mungkin?" Niiu mengelus dagu.
__ADS_1
Mendengar jawaban Niiu, Xuan Li berdecak tidak puas, ia menepuk dadanya dengan bangga sambil berkata, "Jangan bercanda! aku ini Xuan Li, putri dari Patriack Star Alchemist Association, kecantikanku jelas yang paling terbaik di Benua Surga Utara, bahkan kecantikan Four Angles itu tidak apa - apanya bagiku!"
'Imutnya'
Pikir Niiu ketika Xuan Li yang mengangkat kepalanya dengan bangga, karena tubuhnya yang kecil dan suaranya yang terdengar seperti anak - anak dan mudah dibawa, Niiu menganggapnya itu lucu.
Niiu mengelus lembut kepala Xuan Li sambil tersenyum, "Tentu nona"
Setelah melangkah beberapa menit, keduanya sampai di pintu gerbang Southern Spear Sect, para penjaga di sana tidak mempersulit keduanya, karena sebelumnya mereka sudah diberitahu bahwa putri dari Patriack Star Alchemist Association akan mengunjungi sekte mereka.
**
Xuan Li dan Niiu masuk ke salah satu bangunan terbesar di sekte tersebut.
"Baiklah, ayo kita bawa Alchemist itu ke dalam kelompok kita!" ucap Xuan Li dengan semangat.
Sejak kecil gadis itu terbiasa mendapatkan apa pun yang menjadi keinginannya, itu sebabnya ia memudahkan segala hal, berpikir bahwa segalanya berada di dalam kendalinya hanya karena ayahnya seorang Patriack dari salah satu sekte bintang 10, padahal selain Star Alchemist Association ada beberapa sekte kuat lainnya yang mampu menandingi, seperti Black Skull Valley atau Thousand Flower Montain yang terkuat di alirannya masing - masing.
"Setelah itu, Ayo kita cari pemuda rendahan itu dan membuatnya berlutu-"
Belum sempat Xuan Li menyelesaikan ucapannya, seorang pemuda menabraknya hingga terjatuh di lantai, jelas sekali jika Niiu sengaja membiarkan pemuda itu menabrak Xuan Li, lagi pula ia mengenali pemuda itu.
"Si - Siapa yang berani menabraku!" Xuan Li berteriak tidak puas.
Menoleh ke depan ekspresi Xuan Li begitu terkejut, melihat seorang pemuda tampan dengan rambut hitam menatapnya dengan ekspresi datar, pemuda itu adalah Nang In. Di samping Nang In ia terlihat seorang wanita paruh baya, meski sudah berusia lanjut namun terlihat jika ia merupakan gadis yang teramat cantik pada masa mudanya.
"Kau! akhirnya kita bertemu!" Xuan Li berniat mencabut pedang dari sarungnya namun suara yang hangat terdengar.
__ADS_1
"Jangan bilang, gadis cantik ini adalah Xuan Li yang terkenal itu?" wanita tua yang berdiri di samping Nang In langsung maju ke arah Xuan Li lalu mencubit pipinya, "Lihat dirimu, kau begitu lucu dan menggemaskan"
Diperlakukan seperti anak kecil membuat Xuan Li berdecak tidak puas, ia berusaha meloloskan diri dari wanita tua itu, namun tidak bisa, karena wanita tua sama sekali tidak melepaskannya.
"Salam Tetua Muo, mohon maaf kami terburu - buru untuk datang kemari" Niiu menangkupkan tinjunya kepada wanita paruh baya di depannya.
Wanita paruh baya itu bernama Mei Muo, nenek dari Mei Yin, ia adalah salah satu Tetua Southern Spear Sect, meski kekuatannya tidak disejajarkan dengan yang terbaik namun kemampuannya dalam memainkan tombak tidak kalah hebatnya dengan Tetua lainnya.
"Tentu itu bukan masalah, justru kami yang merasa terhormat jika kalian mau mengunjungi sekte kami" Mei Muo itu membungkuk sopan, "Jadi ada keperluan apa hingga kalian repot - repot datang kemari"
"Kami ingin bertemu dengan Tuan Alchemist yang berhasil menyelamatkan nyawa Tetua Jian" ucap Niiu.
Mei Muo tersenyum mendengar ucapan Niiu, jelas Star Alchemist Association tidak akan bisa menutup mata jika menemukan seorang Alchemist yang belum bergabung di sebuah sekte.
Itu sebabnya tidak ada gunanya jika menahan atau menyembunyikan informasi dari mereka, lagi pula berita tentang keberadaan Alchemist tersebut telah tersebar di seluruh kota.
"Tentu, kebetulan murid dari Alchemist itu berdiri tepat di sampingku" Mei Muo tersenyum lalu melirik ke arah Nang In.
Xuan Li menatap Nang In dengan ekspresi kosong, "O - Orang ini seorang murid dari Black Golden Alchemist?"
Mei Muo mengangguk pelan sedangkan Nang In tersenyum lebar, "Benar aku adalah muridnya, jadi apa yang kau inginkan dari Guruku gadis kecil? jika kau berpikir bahwa kau bisa menariknya untuk masuk kedalam sektemu, jelas itu mustahil!"
"Beraninya kau-"
"Tetua Muo!"
Belum sempat Xuan Li menyelesaikan ucapannya, salah seorang murid sekte berlari ke arah Mei Muo dengan panik, "Tetua Muo, Mei Yin menyusul Bao Yu dan Miang Hao untuk mengejar pelaku penyerangan kota!"
__ADS_1