
"Terima kasih atas bantuan anda sebelumnya, Tuan Muda!" Pria tua di depan Nang In menangkupkan tinjunya.
Nang In menggeleng ringan, "Itu hanya bantuan kecil, Senior tidak perlu sungkan"
"Jika boleh tau, siapakah Master yang mengirim anda untuk menolong saya?" Pria tua itu berkata dengan sopan, ia mengira bahwa pemuda di depannya merupakan murid dari salah seorang Alchemist hebat hingga mampu membuat Privilion Pill dengan kualitas yang begitu tinggi.
Nang In memiringkan wajahnya, "Maaf Senior, sebenarnya akulah orang yang membuat pil tersebut"
Ucapan Nang In membuat ekspresi pria tua itu stagnan, ia mengingat Privilion Pill yang diberikannya merupakan pil dengan kemurnian 50% bahkan untuk Alchemist di tingkat silver pun tidak akan mampu membuatnya.
Pria tua itu sama sekali tidak percaya dengan ucapan Nang In, namun tetap menyuruhnya untuk memasuki kiosnya, karena masih mengira bahwa Nang In merupakan murid dari Alchemist tingkat tinggi.
"Tuan Muda sangat suka bergurau, sebelumnya perkenalkan nama pria tua ini adalah Gong Mu, bisakah kita mengobrol sebentar?"
Gong Mu adalah seorang Cultivator sekaligus Alchemist, pria yang telah berumur 70 tahun itu seorang penjual pil berkeliling di tiga kekaisaran setiap tahunnya, kebetulan saat ini ia berdagang di Kekaisaran Black Sun dan takdir mempertemukannya dengan Nang In.
"Tentu saja Senior, perkenalkan namaku Nang In"
Menyadari ekspresi Gong Mu yang masih meragukan jika pil itu buatannya, Nang In melanjutkan, "Senior Gong, Jika anda tidak mempercayainya, aku bisa membuktikannya bahwa pil itu aku yang membuatnya"
"Jika anda bersedia tentu pria tua ini tidak akan segan, mari ikut saya" Gong Mu beranjak bangun lalu menyuruh Nang In mengikutinya.
'Mari kita lihat apakah kepercayaan dirinya sebanding dengan kemampuannya'
Gumam Gong Mu dalam hati, mereka berdua masuk ke dalam kios, di dalamnya tampak sangat sederhana namun bersih dan tertata rapi, banyak spirit herb atau beberapa tungku pil berjejer di ruangan itu.
"Silahkan anda boleh memilih tungku pil mana pun yang ingin digunakan" Gong Mu mempersilahkan dengan sopan.
Nang In merenung sesaat lalu menunjuk tungku pil yang terletak di paling pojok kiri, "Kalau begitu aku meminjam tungku pil ini Senior"
__ADS_1
"Tentu Tuan Muda", ia sedikit terkejut karena tungku pil yang Nang In pilih merupakan tungku pil terendah yang ia punya.
Nang In tersenyum lalu mulai membuat, ia memasukkan spirit herb yang telah disediakan ke dalam tungku pil lalu mulai memunculkan api biru di tangan kanan untuk memurnikan, setelah beberapa saat bahan - bahan tersebut berubah warna dan meleleh menjadi cairan lengket.
"Padatkan!"
cairan obat di dalam tungku membentuk sebuah pil, kemudian buru - buru ia memasukkannya ke dalam botol giok yang sudah disediakan.
"Silahkan periksa" Nang In memberikan botol giok kepada Gong Mu.
Gong Mu yang melihat pil buatan Nang In seketika tubuhnya bergetar, wajahnya pucat, nampak tak percaya.
"I - Ini! Privilion Pill dengan tingkat kemurnian 30%?!" ucapnya dengan terkejut.
Dirinya yang merupakan Silver Alchemist tidak akan mampu membuat Privilion Pill hingga tingkat kemurnian 30% bahkan dengan bahan - bahan dan tungku pil tingkat rendah. Setidaknya yang mampu membuat pil dengan tingkat ini merupakan Golden Alchemist, hal itu dikarenakan tingkat kemurniannya yang begitu tinggi dan tingkat kemahirannya dalam menciptakan pil.
Nang In tersenyum ringan, ia bisa saja membuat pil tersebut tanpa menggunakan tungku pil dengan tingkat kemurnian 50% menggunakan Light Sun Formula, namun hal itu tidak ia lakukan, karena Lin Yue melarangnya untuk menunjukkan Sun Light Formula ke sembarang orang.
Gong Mu langsung bersujud di hadapan Nang In, dirinya telah salah menilai hanya dengan melihat penampilan.
"Senior Gong tolong angkat kepalamu, tidak seharusnya anda bersujud kepadaku!"
"Master! sekali lagi maafkan atas kelancangan saya!" Gong Mu masih bersujud di depan Nang In.
"Tentu Senior, aku sama sama sekali tidak mempermasalahkannya" Nang In merasa tidak enak jika pria tua itu berwujud dihadapannya.
"Te - Terima kasih Master, Kalau begitu tolong angkat saya sebagai murid anda, saya akan melakukan apa pun untuk menjadi murid anda!" Gong Mu langsung berteriak meminta Nang In untuk menjadi gurunya.
Mendengar hal itu ekspresi Nang In kian memburuk, lebih buruk lagi ketika Gong Mu tidak ingin berhenti bersujud kecuali Nang In menjadikannya sebagai muridnya, tetapi tetap ia menolak permintaan pria tua itu menjadi muridnya, hubungan guru dan murid tidak sesederhana seperti yang diucapkan, lagi pula ia masih begitu baru di dunia Alchemist.
__ADS_1
"Maaf Senior, aku harus menolak permintaanmu, masih terlalu awal untukku menerima seorang murid"
Mendengar jawaban Nang In membuat Gong Mu tertunduk lemas, nampak kecewa, namun Nang In kembali melanjutkan.
"Meski tidak bisa menjadi Guru dan Murid, bukankah kita masih bisa berbagi pemahaman tentang dunia Alchemist, Senior?"
Ucapan Nang In membuat wajah pria keriput itu bersemangat kembali, bahkan lebih bersemangat dari sebelumnya.
"Tentu Master, Tentu!" ucap Gong Mu dengan penuh antusias.
Nang In mengangguk ringan, meski ia tidak senang jika dipanggil dengan seperti itu, setidaknya ia cukup lega karena pria tua di depannya tidak lagi memaksanya untuk menjadi Gurunya, padahal jelas - jelas jika dilihat dari segi penampilan maupun pengalaman, Gong Mu lebih cocok untuk dipanggil dengan sebutan Guru dari pada Nang In yang masih begitu awam di dunia Alchemist.
**
"Jadi Guru Nang, bagaimana anda membuat Privilion Pill dengan kualitas tinggi itu?"
"Soal itu.."
Nang In menjelaskan bahwa ia membuat Privilion Pill dari spirit herb yang ia bawa dari Pulau Rempah, meski ketika pembuatan ia memerlukan dua sampai tiga kali kegagalan namun saat keempat dan kelima kali Nang In dapat membuat Privilion Pill dengan tingkat kemurnian 30%, pada pembuatan keenam ia berhasil membuat Privilion Pill dengan tingkat kemurnian 50%, tentu ia tidak mengatakan bahwa ia menggunakan Sun Light Formula sehingga tidak membuang banyak waktu dan tidak boros Qi.
"He - Hebat!" ucap Gong Mu dengan mata yang penuh dengan bintang.
Pria tua itu sendiri membutuhkan waktu berjam - jam untuk membuat satu butir Privilion Pill, itu pun lebih sering gagal, sedangkan Nang In, bocah itu hanya memerlukan beberapa menit untuk membuat satu bahkan cukup melakukan enam kali percobaan untuk menciptakan Privilion Pill dengan kemurnian 50%, jika para Alchemist diluar sana mengetahui hal itu, pasti mereka akan muntah darah karena terkejut!
"Guru, izinkan saya untuk mencobanya"
"Tentu"
Gong Mu menelan Privilion Pill lalu mulai berkultivasi, meski Privilion Pill merupakan pil yang digunakan untuk menetralisir racun tingkat 2, namun efeknya mampu meningkatkan tingkat kultivasi Qi Gathering tingkat 3, tentu khasiatnya masih kalah dengan pil yang dikhususkan untuk menaikkan tingkat kultivasi, lagi pula Privilion Pill bukanlah pil yang dikhususkan untuk itu.
__ADS_1
Ketika Gong Mu sedang berkultivasi, ia merasakan energi bumi yang begitu asli di dalam pil tersebut hingga membuat pancaran qi yang begitu tipis merembes keluar dari tubuhnya, hal itu jelas membuat pria tua itu bertanya - tanya bagaimana bisa Nang In menciptakan pil tersebut!