
Nang In dan Gong Mu memutuskan untuk berpencar karena banyaknya jumlah Demonic Beast yang menyerang di dalam pasar.
Salah seekor Golem Hyena berlari ke arah Nang In dengan kondisi tubuh yang terluka, ia ingin menyerang namun tertahan karena demonic beast tersebut dikejar oleh seorang gadis cantik dan seorang pemuda dibelakangnya.
Gadis cantik itu membunuh Golem Hyena dengan sekali serang, Nang In yang berdiri tidak jauh dari tempat gadis itu membunuh, terkena cipratan darah Golem Hyena di tubuhnya.
"Maafkan aku, seandainya aku lebih berhati- hati lagi pakaian anda tidak akan kotor seperti ini" gadis cantik itu mendekat lalu meminta maaf dengan sopan kepada Nang In.
Nang In mengelap darah biru yang menempel di wajahnya, "Tidak masalah, hal seperti ini biasa terjadi saat terjadi pertarungan"
Gadis itu tersenyum karena Nang In tidak mempermasalahkan lebih jauh, gadis itu memiliki wajah yang lemah lembut dengan rambut bewarna coklat cerah, ia bernama Bao Yu.
Beberapa saat kemudian datang seorang pemuda berambut panjang yang mengenakan seragam yang sama dengan gadis itu.
"Nona Bao apa yang terjadi, apa pemuda ini menyakiti anda?" pemuda dengan rambut panjang bertanya dengan ekspresi khawatir sekaligus waspada, pemuda itu bernama Miang Hao.
"Tidak Hao gege, justru akulah yang bersalah karena aku, pakaian Tuan Muda ini menjadi kotor karena cipratan darah Golem Hyena yang aku bunuh" Bao Yu segera menjelaskan, karena takut Miang Hao menjadi salah paham.
Beberapa saat kemudian, muncul lagi satu orang pemuda berambut pendek yang menghampiri mereka dengan nafas yang terengah - engah, "No - Nona Bao tunggu! Ke - kenapa, kenapa anda berlari begitu cepat?!"
"Cepat? Kau saja yang lambat!" Miang Hao mencibir pemuda yang baru datang tersebut.
Sebagai tanggapan Bao Yu tersenyum lalu berkata, "Hui Gege, kita harus bergerak cepat, banyak orang yang membutuhkan pertolongan kita"
Mendengar ucapan Bao Yu, pemuda yang mempunyai nama Jun Hui itu tertunduk lemas, andaikan ia mempunyai fisik yang cukup kuat untuk mengikuti keduanya, pasti ia tidak akan tertinggal seperti sebelumnya.
"Dari pada kalian membicarakan hal yang tidak jelas, kenapa kalian tidak menolong anak kecil yang ada sebelah di sana itu?" Nang In menunjuk salah seorang anak kecil yang sedang dikepung oleh kawanan Golem Hyena.
"Biar aku saja yang menolongnya!" teriak Bao Yu
"Tidak, biar aku saja!" Miang Hao yang berdiri di sebelahnya tidak mau kalah.
Spontan Bao Yu dan Miang Hao bergegas maju untuk menyelamatkan anak kecil tersebut. Jun Hui ingin membantu, tetapi tubuhnya sudah terlalu lelah karena berlari, jadi ia hanya menonton dari kejauhan.
__ADS_1
Sedangkan Nang In ia berlari menjauh dari mereka untuk membunuh Golem Hyena yang berkeliaran di sekitar pasar, para Cultivator yang berada di sekitar pasar pun ikut membantu membunuh kawanan Golem Hyena.
Di kejauhan terlihat tiga ekor Golem Hyena yang sedang mengepung salah seorang pria paruh baya.
"Sepertinya ini saat yang tepat untuk mencobanya" Nang In mengeluarkan sebuah busur berwarna hitam dengan corak emas sebagai pelengkap, busur itu bernama Black Blood Bow, spirit tool yang diberikan Lin Yue untuknya, busur ini yang menemani masa muda Lin Yue sebagai seorang Queen Archer.
Nang In membidik 30 meter ke depan, ia menarik tali busur seketika anak panah yang terbuat dari listrik tercipta lalu ketika dilepaskan.
Swosh! Bang!
Tiga kepala Rock Hyena mati dalam satu tembakkan, ia kembali membidik, runtutan anak panah listrik menghujani Golem Hyena yang masih tersisa. Nang In melompat dari satu bangunan ke bangunan lainnya menuju sebuah menara yang merupakan tempat paling tinggi di pasar.
Dari atas Nang In dapat melihat dengan jelas, hampir semua area di Kota Green Sky mendapat serangan dari Golem Hyena. Hal ini membuatnya heran, Golem Hyena biasa hidup bergerombol di Padang Savana yang terletak tidak jauh sebelum masuk Kekaisaran Black Sun, jika sampai masuk ke pemukiman penduduk, hal ini dikarenakan tidak ada sumber makanan yang mencukupi atau...
"Seseorang pasti dibalik semua ini!"
Memikirkan bahwa ada yang merencanakan penyerangan ini membuat ekspresi Nang In lebih serius, ia menciptakan anak panah yang terbuat dari listrik, sejak pertarungan terakhir di Heaven Moont Sect, Nang In dapat mengeluarkan basic spirit listrik.
Membidik 20 meter ke bawah, sekumpulan Golem Hyena mengepung salah seorang Cultivator yang sedang terluka, Nang In segera mengarahkan busurnya lalu menembakkannya berulang kali dengan cepat.
Melihat ke arah 30 meter di depannya, Nang In terkejut melihat seekor Golem Hyena yang penampilannya nampak berbeda dari yang sebelumnya ia lawan, paling kuat dari mereka hanya sampai Qi Gathering tingkat 5, itu sebabnya Nang In dengan mudah membunuhnya.
Namun Golem Hyena yang ia lihat saat ini mempunyai fisik yang berbeda, lebih besar dan ganas dengan mata berwarna ungu yang menyala, aura yang terpancar dari tubuh Demonic Beast tersebut mencapai ranah Earth Fondation Low - Stage!
"A - Apakah dia Golem Hyena yang bermutasi?!" Nang In berseru lantang, untuk beberapa kasus, Demonic Beast dapat bermutasi atau mencapai tingkat yang lebih tinggi dari jenis mereka, selain karena faktor gen mereka yang berbeda, biasanya karena mengkonsumsi elixir tertentu yang membuat mereka bermutasi.
Golem Hyena bermutasi sedang menggeram dengan Cultivator wanita yang sedang terluka di depannya, Nang In dengan cepat menembakkan anak panah listrik beruntun, Golem Hyena bermutasi menyadarinya lalu melolong membuat panah listrik yang mengincarnya lenyap.
Nang In berdecak tidak puas, qi yang ia keluarkan begitu lemah, segera ia turun dari menara ke bangunan yang paling dekat dengan Golem Hyena bermutasi, bersiap untuk pertarungan jarak dekat!
**
Di ujung pasar terlihat seorang Cultivator tua yang memegang sebuah tombak, ia memimpin para pemuda dengan pakaian yang sama dibelakangnya.
__ADS_1
"Lindungi para penduduk dan bawa mereka ke tempat yang aman!" teriak Cultivator tua yang merupakan pemimpin mereka.
"Baik Tetua!!!" para pemuda di belakangnya berseru secara serempak lalu mulai menyebar menyelamatkan para pengunjung di pasar.
Pakaian yang mereka kenakan berwarna ungu dengan motif tambahan putih, di dada mereka terlihat sebuah simbol dua tombak yang menyilang, mereka berasal dari Southern Spear Sect, sekte aliran putih bintang 9, lokasi sekte mereka tidak jauh dari letak Pasar Green Sky, itu sebabnya ketika terdapat penyerangan mereka dengan sigap datang membantu.
Cultivator tua yang memiliki identitas sebagai salah satu Tetua Southern Spear Sect itu bernama Heng Jian, melirik ke arah dua pria di sampingnya lalu bertanya, "Apa kalian melihat keberadaan Cucuku dan Ming Hao?"
"Tidak Tetua"
"Kalau begitu perintahkan sebagian murid sekte untuk mencari keberadaan mereka, pastikan mereka pulang dengan selamat!" Heng Jian segera memberi perintah dengan tegas kepada kedua pria di belakangnya.
"Baik Tetua!" Pria tersebut langsung pergi bersama beberapa murid sekte lainnya.
"Kalian yang masih tersisa ikuti aku!"
Setelah mengatakan itu, Heng Jian berlari diikuti oleh beberapa murid yang tersisa ke sebuah gang kecil, setelah menyusuri beberapa belokan mereka sampai di ujung gang yang buntu, di ujung gang buntu tersebut telah berdiri dua sosok bertudung hitam.
Melihat sosok di depannya, ekspresi Heng Jian menjadi dingin, meski dirinya seorang Cultivator Sky Formation Mid - Stage, namun insting tuanya mengatakan bahwa kedua sosok itu sangat berbahaya.
"Apa kalian dalang dibalik penyerangan di Kota Green Sky ini?!" Heng Jian langsung melepaskan aura Cultivator Sky Formation Mid - Stage membuat murid di belakangnya tertekan.
Meski kedua sosok bertudung tersebut tertekan, namun keduanya berusaha melawan aura yang dilontarkan Heng Jian, mereka tidak menjawab namun salah seorang dari mereka mengeluarkan sebuah kerang bewarna ungu cerah, suara yang aneh terdengar ketika ia meniupnya.
Sebagai pertahanan sontak Heng Jian dan para murid melapisi telinga mereka menggunakan qi, meski suara kerang itu terdengar keras, mereka tidak merasakan efek apa pun dan mengira bahwa suara tersebut merupakan pengalihan atau semacamnya, namun ketika beberapa saat setelah kerang itu selesai dibunyikan.
"Ggrrrrrr!!!"
Terdengar suara geraman di atas bangunan yang berada di sekitar gang buntu, muncul beberapa ekor Golem Hyena bermutasi yang terpanggil karena suara kerang tersebut.
"Jadi benar kalian dalang dari penyerangan ini! semuanya waspada, bersiap untuk bertarung!" Heng Jian memberi perintah sembari mengalirkan qi di tombak yang ia pegang.
Para murid Southern Spear Sect mengeluarkan tombak mereka masing - masing, bersiap untuk bertarung.
__ADS_1
Sedangkan kedua sosok bertudung hitam, salah satu dari mereka kembali memainkan kerang, seketika para Golem Hyena bermutasi itu menjadi lebih liar dan menerjang Heng Jian beserta para muridnya.