Road To Immortality

Road To Immortality
Black Golden Alchemist


__ADS_3

'lakukan saja Senior, aku akan menuntunmu'


Nang In mengirimkan pesan yang hanya bisa di dengar oleh Gong Mu, melakukan telepati adalah hal dasar yang mampu dilakukan oleh semua Cultivator, bahkan ketika masih di ranah Qi Gathering tingkat 1 seorang Cultivator dapat mengirimkan telepati jika tau caranya.


'Apakah Guru sungguh berada di tingkat Black Golden? lihat wajah mereka, aku tidak ingin membuat harapan palsu yang membuat mereka sakit hati'


Gong Mu membalas pesan dari Nang In, melihat ekspresi penuh harap keempatnya, ia benar - benar tidak ingin menyakiti mereka, lebih baik berkata jujur jika tidak mampu menolong dari pada harus memberi harapan, lalu mematahkannya tanpa rasa bersalah!


Namun Nang In meminta, bahkan sedikit memaksa Gong Mu untuk menerima permohonan dari mereka untuk menolong Tetua Heng.


'Aku sungguh tidak mengerti aku seorang Alchemist tingkat apa, namun senior bisa percaya padaku'


Mendengar jawaban Nang In, Gong Mu tidak bisa tidak mengeluh dalam hati, di saat para Alchemist di luar sana sibuk menyombongkan tingkatan mereka untuk mendapatkan keuntungan, justru Gurunya yang sangat berbakat itu tidak tau bahwa ia berada di tingkat apa?!


"Itu artinya bahkan Guru sendiri tidak tau batasan kemampuannya?" gumam Gong Mu dalam hati, ia sedikit merinding jika memikirkan bahwa Nang In mempunyai kemampuan setingkat Black Golden atau bahkan sudah mencapai tingkat Master Alchemist tanpa dirinya sadari, hal itu membuatnya kagum sekaligus bahagia karena menjadikan Nang In sebagai Gurunya.


Jika Nang In mengetahui apa yang dipikirkan oleh pria tua itu ia pasti akan batuk karena terkejut, meski ia ahli dalam bidang Alchemist namun kemampuannya belum sampai setinggi itu!


Nang In menatap Gong Mu dengan penuh keyakinan, setelah beberapa saat pria tua itu menghela nafas, "Baiklah, aku akan mencoba menyelamatkannya, tetapi jangan terlalu berharap padaku"


Mendengar ucapan Gong Mu, keempat orang itu langsung memasang ekspresi lega, terutama Bao Yu, gadis itu sangat berterima kasih karena Gong Mu ingin menolong Kakeknya.


Membuat penangkal racun tingkat 5 hanya Black Golden Alchemist yang sanggup membuatnya, di kota kecil seperti Kota Green Sky tidak ada Alchemist yang setingkat itu, paling umum hanya sampai di tingkat Silver.


Gong Mu mendekat ke arah Tetua Heng lalu memeriksanya, semua orang disekitarnya menatapnya dengan ekspresi penuh harap, benar - benar membuat hati nurani pria tua itu terluka karena harus berpura - pura!

__ADS_1


'Guru, tingkat kultivasi Tetua Heng turun satu tingkat menjadi Sky Formation Low - Stage, jika tidak ditangani cepat, maka tingkat kultivasinya akan kembali turun'


Gong Mu mengirim telapati kepada Nang In yang bersandar di tembok, 'Kalau begitu cepat perintahkan beberapa murid sekte untuk menyediakan beberapa spirit herb berikut...'


Nang In mulai menyebutkan spirit herb dan peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat pil penangkal racun tingkat 5 lewat telepati, Gong Mu pun ikut menyebutkan agar langsung ditulis oleh murid Southern Spear Sect.


Selesai menyebutkan semuanya, murid Southern Spear Sect pergi ke Sky Treasure House untuk membelinya. Beberapa saat kemudian datang para murid yang membeli spirit herb yang disebutkan oleh Nang In.


'Senior, segera keluar dari ruangan ini lalu aku akan membuat pil penangkal racun tersebut'


Gong Mu mengangguk lalu memapah Nang In keluar diikuti oleh beberapa murid yang membawa spirit herb yang dibutuhkan.


**


Di kamar yang cukup luas itu, Nang In seorang sendiri, di depannya terdapat beberapa spirit herb tingkat tinggi dan beberapa alat yang ia butuhkan untuk membuat pil.


"Baiklah, ayo mulai!"


Nang In mulai memilah beberapa spirit herb yang layak dan yang tidak untuk digunakan, mengambil semua jenis spirit herb dengan takaran yang sama, ia meletakkan bahan - bahan di tangan kanannya, api bewarna biru berkobar membakar bahan - bahan dengan tingkat kepanasan yang stabil, tangan kiri membentuk segel tangan seketika udara dari bumi dan langit perlahan berkumpul di tangan kanan Nang In.


"Padatkan"


Tubuh Nang In memancarkan qi putih lalu menyalurkan sedikit di telapak tangannya, perlahan bahan - bahan yang telah mencair itu membentuk sebuah pil, namun setelah beberapa saat ekspresinya nampak tidak puas.


"Aku terlalu banyak mengalirkan qi putihku"

__ADS_1


Meletakkan di botol giok yang telah disediakan, Nang In kembali mengambil beberapa spirit herb lalu melakukan hal yang sama seperti sebelumnya, namun perbedaan dengan sebelumnya ia memasukkan lebih sedikit qi putihnya.


"Akhirnya selesai"


Setelah beberapa jam membuat, gagal dan mengulang berulang kali, Nang In akhirnya berhasil menciptakan Privilion Pill yang dikhususkan untuk menghilangkan Purple Canned Poison, racun tingkat 5.


Segera ia mengirim pesan lewat telepati kepada Gong Mu yang berada di sebelah kamarnya, pria tua itu langsung bergegas menuju kamar Nang In dan mengecek pil buatannya.


Ketika memeriksa pil tersebut, kedua tangan pria tua itu gemetar hebat, "Mustahil, apakah ini mimpi?! bagaimana bisa pil ini Privilion Pill dengan tingkat kemurnian 60% - 70%?!"


Seakan tidak percaya dengan apa yang dia rasakan, pria tua itu memeriksa kualitas pil tersebut berulang kali, ekspresinya berubah menjadi sangat terkejut bahkan memunculkan rona merah di pipinya, melirik ke arah Nang In dengan tangisan penuh kekaguman sekaligus pemujaan ia berteriak.


"Guru, anda benar - benar renkarnasi dari Heaven Master Alchemist, benar - benar luar biasa, sampai mati pun saya akan terus menjadi murid anda!!!" Gong Mu berteriak seperti orang yang tidak mempunyai otak.


Melihat tingkah laku pria tua yang bau tanah itu membuat tubuh Nang In gemetar hebat, "Senior, tolong jangan bersikap berlebihan seperti itu!"


Nang In berseru tidak puas, lagi pula ia tidak bisa membaca pikiran pria tua itu, bisa saja pria bau tanah itu sedang memikirkan hal yang begitu liar tentang dirinya!


Gong Mu pura - pura batuk, karena Nang In menatapnya dengan tatapan aneh, "Maafkan aku Guru, aku bertingkah sedikit berlebihan"


Nang In menghela nafas, "Kalau begitu tolong berikan pil ini kepada Tetua Heng"


Gong Mu nampak ragu menerima pil yang diberikan Nang In, "Guru, apa kau serius? bukankah anda yang seharusnya memberikannya dan mendapatkan pujian berlimpah itu?"


Nang In menggeleng ringan lalu tersenyum misterius, "Bukankah seorang Cultivator harus selalu menyembunyikan kartu rahasianya?"

__ADS_1


__ADS_2