Road To Immortality

Road To Immortality
Berbohong


__ADS_3

"Nona Xuan! jadi anda seorang Black Golden Alchemist?" tanya Song Guo, ia masih tidak percaya dengan perkataan Nang In.


"Tentu saja!" bukan Xuan Li yang menjawab melainkan Niiu, "Nona Xuan adalah seorang Black Golden Alchemist yang rendah hati dan tidak ingin membuat semua orang mengetahuinya!"


"Jadi maksudmu selama ini dia menyembunyikan kemampuannya?" Song Guo tidak bisa tidak bertanya demikian. "Tapi mengapa? bukankah Nona Xuan akan mendapatkan keuntungan yang berlipat jika menunjukkan semua kemampuannya?"


Menurut Song Guo sangat aneh jika Xuan Li menyembunyikan kemampuannya dan memilih untuk disebut 'noda' dalam Star Alchemist Association.


Karena di asosiasi, setingkat Black Golden Alchemist mendapatkan keuntungan yang berlipat dan perlakuan istimewa, selain itu bagi mereka yang terpilih akan dijadikan Owner di salah satu cabang Star Alchemist Association yang tersebar di Benua Surga Utara.


"Senior, ada pepatah dulu mengatakan kesombongan melahap langit dan menghancurkan bumi!" ucap Nang In dengan pribahasa lalu menambahkan, "Nona Xuan tidak ingin menunjukkan kemampuannya karena takut bersifat sombong"


"Tapi bukankah rumor mengatakan bahwa-"


"Bukankah itu hanya rumor?" Nang In langsung menyela ucapan Song Guo sambil memiringkan kepala.


"Benar sekali, lagi pula Senior belum melihat kemampuan Nona Xuan secara langsung, jadi anda tidak boleh cepat menyimpulkan" Niiu menambahkan ucapan Nang In.


Xuan Li mengerutkan kening ketika melihat Nang In dan Niiu yang kekeh membohongi Song Guo demi membelanya, benar - benar membuatnya merasa heran!

__ADS_1


"Kalau begitu bolehkan saya melihat kemampuannya secara langsung?" tanya Song Guo yang masih penasaran dengan kemampuan Xuan Li. Namun dari pertanyaan tidak sedikit pun kesan merendahkan sama sekali.


"Mohon maaf Senior, tetapi Nona Xuan ingin beristirahat karena telah melakukan perjalanan jauh" Niiu menangkupkan tinjunya, meminta maaf dengan hormat, "Saya harap anda memakluminya"


Song Guo menyadari sesuatu lalu menangkupkan tinjunya, "Ah benar sekali, mohon maaf atas ketidaksopanan saya karena mengganggu waktu istirahat kalian, silahkan jika ingin beristirahat saya dengan sahabat saya akan pamit" Song Guo tersenyum lalu menarik Xizen Shi yang masih mabuk.


Setelah Song Guo membawa Xihan Shi keluar, Nang In dan Niiu menghela nafas panjang, tidak lupa mereka mengambil Fire Soul Pill dari tangan Song Guo.


"Sebenarnya ada apa dengan kalian? kenapa harus berbohong kepada Senior Gong? bagaimana jika dia memintaku untuk membuat pil dengan kualitas tinggi!?" Xuan Li berdecak tidak puas, "Kalian tau kalau aku hanya seorang Bronze Alchemist?" tanya Xuan Li dengan jejak kesedihan di wajahnya.


Jelas selama ini ia tertekan karena bakatnya tidak sebaik dengan Kakaknya namun ia menutupi perasaan itu dengan sikap sombong dan acuh tak acuhnya.


Dua hari kemudian, dihalaman luar Eternal Flame Clan, tepatnya di sebuah kazebo dekat kolam ikan.


Terlihat Xuan Li yang tertidur pulas dipangkuan Niiu dengan senyuman yang begitu menawan, Niiu mengelus rambut gadis itu dengan lembut ekspresinya begitu bahagia sekaligus dipenuhi rasa syukur.


Di depan mereka puluhan pil yang beraneka ragam berserakan tidak beraturan, beberapa waktu sebelumnya Xuan Li membuat pil sesuai dengan apa yang dikatakan Nang In dengan jumlah yang sangat banyak.


Awalnya gadis itu menolak bahkan memberontak, namun setelah paksaan dari Niiu akhirnya gadis itu menyetujui dirinya dilatih oleh Nang In dan tanpa ia sadari kemampuannya kini meningkat cepat setara dengan Alchemist yang mencapai tingkat silver.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin dia meningkatkan kemampuan Nona Xuan dalam waktu sesingkat ini?" Niiu tersenyum mengingat Nang In mengajarkan Xuan Li.


Meski gadis itu begitu keras kepala dan sulit diatur, namun Nang In tetap sabar mengajarkannya. Hingga di satu titik dimana Xuan Li begitu bahagia karena puas dan bangga dengan pil hasil buatannya. Ya. Bagi Niiu, melihat situasi seperti itu merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri baginya.


Setelah Nang In mengajarkan Xuan Li, ia memilih untuk mencari udara segar. Kediaman yang disediakan untuk Star Alchemist Association cukup terpencil karena tidak ada kediaman sekte lain yang begitu dekat, membuat Nang In dengan leluasa masuk dan keluar dengan mudah.


Nang In melihat ke sekelilingnya, Eternal Flame Clan mempunyai tanah yang begitu luas di Kota Blackrock. Di sepanjang jalan banyak ditumbuhi pohon dengan daun bewarna coklat muda, melihat pemandangan itu Nang In tersenyum sembari memejamkan mata.


Suasana terasa begitu damai dan udara yang dihirup begitu segar membuat Nang In menikmati perjalanannya.


"Ah...Kedamaian seperti ini memang yang paling terbaik" gumam Nang In dengan wajah yang begitu tenang dan santai.


Nang In bertemu dengan beberapa murid Eternal Flame Clan dan tidak satupun dari mereka yang ingin berbicara dengan Nang In, membuatnya merenungkan situasinya.


'Jadi rumor tentang murid dari sekte besar yang sering meremehkan murid sekte kecil benar...' Nang In menggeleng ringan, jika dipikir lagi sekte besar terkadang begitu sombong kepada para Kaisar karena mempunyai kekuatan yang dapat menyaingi sebuah Kekaisaran.


Tidak heran jika murid - murid sekte lain memiliki pemikiran yang serupa, mereka tidak peduli dengan Nang In karena hanya mengenakan jubah dan terlihat bukan dari sekte besar, hal itu yang membuat mereka bersikap sombong dan tidak peduli.


Nang In terus melanjutkan perjalannya sampai ia menghentikan langkahnya karena mendengar suara yang sepertinya berasal dari suara pertarungan.

__ADS_1


__ADS_2