Rumitnya Cinta

Rumitnya Cinta
eps 19


__ADS_3

dipagi harinya rayhan terlihat lebih dingin tidak seperti biasanya. mungkin karena canggung pada Nara dan ada sedikit rasa bersalah terhadapnya. begitupun dengan Nara. Nara tidak tau apa yang harus dibicarakannya. makannya Nara diam tanpa kata.


setelah sarapan Nara membantu narsih beberes dapur. selesai bebenah Nara masuk kekamar.didalam kamar ternyata ponselnya nya sedang berbunyi tanda notif telepon masuk. Nara pun langsung mengangkatnya, karena yang menelponnya adalah orang yang diharapkannya.


"hallo bu,, ibu apa kabar? ".


"ibu Baik nak, kamu apa kabar? kenapa kamu tidak pernah berkunjung, kamu juga jarang menelfon ibu".


"maaf Bu, Nara masih sibuk kuliah, nanti ya kalo Nara ada waktu pasti datang ke rumah. apa ayah baik baik saja? ".


"keadaan ayah baik Nak".


mereka pun berbincang cukup lama, sampai Mariska mengakhirinya.


"ya sudah ya nak, jaga diri kamu, salam buat nak Rayhan, kalo ada waktu pulang ke rumah ya".


"baiklah bu, nanti kalo ada waktu Nara pasti ke rumah, mulai sekarang Nara juga akan sering sering telepon ibu" . kekeh Nara.


Mariska dan Nara sama sama mematikan teleponnya. baru saja Nara meletakan ponselnya nya di nakas, ponselnya nya berdering lagi menandakan telepon masuk. ternyata yang menelponnya richo. richo mengajak ketemuan di taman dan disetujui Nara.


Nara lekas bersiap. memakai pakaian kasual nya, hanya jeans biru dan kaos putih lalu menggunakan sepatu bermerek berwana putih juga. Nara menaburkan bedak tipis di wajahnya dan lips glos. tidak berias berlebihan tetapi membuatnya lebih natural dan terlihat manis. rambutnya hanya dikuncir. tak lupa membawa tas slempang kecil di pundaknya.


Nara bergegas menuruni anak tangga. tanpa Nara sadari rayhan tengah menatapnya di ruang TV dari Nara di ujung tangga sampai ke bawah. sesampainya diruang TV Nara dicegat rayhan dengan suara barintonnya.


"mau kemana kamu?! ".


"emh,, aku mau keluar pak, eh mas".

__ADS_1


"kemana? ". tanya ray.


"emh,, kesitu.. ".jawab Nara menunjuk arah luar pintu. Nara enggan untuk menjawab pertanyaan rayhan. niatnya mau bohong tapi Nara tidak bisa, mau jujur takut gak diperbolehkan. untung saja ray tidak bertanya lagi, rayhan hanya mengerutkan dahinya.


"jangan sampai larut malam" .kata ray yang hanya di anggukkan kepalanya tanda mengerti.


Nara memesan taksi online untuk menuju taman.


sesampainya ditaman Nara melihat richo yang tengah duduk di bangku taman dengan senyuman manisnya.


Nara mendekati richo, dan langsung duduk disampingnya.


"Hai,, apa kamu terlalu lama menunggu ku? ".


richo menggeser duduknya menghadap Nara dan memandang wajah kekasihnya yang terlihat natural tapi cantik itu..


"Hai sayank, emh.. tidak kok aku belum lama sampai". Jawab richo tersenyum sambil mengacak rambut Nara.


mereka menghabiskan waktu wekeend nya di taman, bermain wahana yang ada di taman. awalnya Nara menolaknya tapi dengan bujukan richo Nara tidak bisa menolaknya.


"Nara apa kamu mau menaiki bianglala itu? ".


" richo kamu sungguh tau aku takut ketinggian. gimana kalau aku jatuh. gimana kalau aku pingsan. apa kamu mau tanggung jawab?! ".


"jika kamu pingsan dengan senang hati aku bikin napas buatan untukmu" tawa richo menggoda Nara


"lagipula kau tidak akan kenapa napa. ada aku. kamu tidak perlu khawatir". sambung richo membujuk Nara.

__ADS_1


dengan sedikit paksaan Nara pun mau mengikuti richo naik wahana bianglala ditaman. mereka juga menaiki semua wahana yang ada ditaman.


setelah kelelahan bermain mereka singgah di restoran sebrang taman. richo menggenggam tangan Nara erat menuju restoran. richo memesan banyak makanan untuk Nara. karena richo tau Nara sangat suka makan. dirinya sebenrnya merasa heran dengn kekasihnya itu yang hobi makan namun tubuhnya tak membengkak.


mereka makan dengan hikmat, sampai menjelang petang mereka baru mau pulang. saking asiknya bermain sampai lupa waktu.


Nara menolak ajakan richo untuk mengantarnya pulang karena Nara takut ketahuan.. Nara memilih memesan taksi online.


"ayo sayank kita pulang, aku antar kamu".


"emh, richo.. aku sudah memesan taksi online".


"kapan? kenapa kamu memesan taksi? kan ada aku? cancel sekarang kamu pulang denganku".


"maaf ric,, aku tidak bisa pulang denganmu. lagi pula ada tempat yang aku datangi".


"ya udah ayo. aku antar kamu kemanapun".


"aku tidak mau.by richo".


Nara berdiri dari duduknya langsung berlari menuju pintu keluar meninggalkan richo. Richo mengejarnya tapi Nara keburu naik ke taksi online yang di pesannya yang sudah menunggu didepan..


***


hy gaeesss..


jangan lupa like ,comment,favorit dan dukung author ya gaes...

__ADS_1


beri aku ⭐ juga okayy😁


thankyou.... 😘😘


__ADS_2