Rumitnya Cinta

Rumitnya Cinta
eps 31


__ADS_3

Dikampus Nara selalu senyum senyum sendiri jika mengingat kejadian kemarin dan tadi pagi. dirinya merasa senang dibuatnya.


tunggu dulu! senang? apa kini Nara mulai menyukainya??.astaga.


waah secepat itukah Nara jatuh cinta?. tapi tak dipungkiri nyatanya dia merasa bahagia saat ini.


"ih lo kenapa si senyum senyum ndiri? gue jadi takut. kesambet lo yah? ".tanya Dinda, yah kini Nara sedang bersama Dinda di taman kampus.


" gak lah, masa iya cantik cantik gini bisa kesambet ".


" ish, dasar lu. eh lo tau gak..? ".


" enggak ".jawab Nara terkekeh.


" ih kebiasaan deh, gue belon ngomong! ".kesal Dinda.


" haha... ya ia sory, buru mau ngomong apa? ".tanya Nara penasaran.


" kok semenjak kejadian waktu itu gue ga liat si richo ya, kira kira kemana tu bocah? ".


" au ah, kelaut kali".jawab Nara meninggalkan Dinda. kata kata Dinda yang menyebut nama richo membuat dirinya jadi gak mood.


***


kini waktu tlah menunjukan jam 11 siang. itu tandanya sebentar lagi waktunya makan siang. Nara juga sudah pulang dari kampusnya. karena tadi pagi Rayhan memintanya untuk mengantarkan makan siangnya ke kantor usai pulang kampus. makanya Nara pulang lebih awal.


karena Nara hampir menyelesaikan kuliahnya maka ada banyak waktu senggang. Nara tlah menyelesaikan skripsinya, tinggal menunggu dosen pembimbingnya.

__ADS_1


kini Nara sudah ada di dapur rumahnya untuk membantu bik narsih menyiapkan makanan buat suaminya si Rayhan Wijaya.


"bik, menurut bibik, apa makan siang buat Pak ray? ".


" bagaimana kalau steak non? steak adalah makanan kesukaan tuan".


"benarkah? baiklah bik. bibik yang masak dagingnya yah, biar aku yang menyiapkan sausnya".


" baik non".


Nara dan bik narsih sepakat membuat steak saus BBQ. karena yang memasak dagingnya bik narsih maka dirinya membuat saus BBQ nya. Nara mulai memanaskan wajan untuk melelehkan mentega, lalu Nara memasukkan bawang putih, bawang bombay. setelah harum dan layu Nara memasukan saus pedas saus tomat, saus BBQ, lada dan larutan maizena. jadi deh saus steak BBQ ala Nara atmadja. sederhana tapi cocok untuk melengkapi daging steaknya. tak lupa juga Nara melengkapinya dengan rebusan jagung manis, kacang panjang, dan wortel. Nara juga membuat kentang goreng sebagai pelengkap akhir.


setelah merasa cukup untuk bekal makan siang ray, Nara menyiapkannya di kotak bekel dan dimasukan ke paper bag.


"apa si lapuk akan kenyang jika makan ini saja?" gumam Nara


"bik, Nara berangkat dulu ya, dah bibik".pamit Nara pada narsih.


" hati hati ya non".


Nara keluar rumah menuju kantor ray, yang ternyata didepan gerbang sudah ada supir yang menjemputnya.


***


setelah sampai kantor ternyata Nara sudah ada yang menjemput Nara di loby. dia adalah Doni asisten Rayhan. Nara pun hanya mengikuti langkah Doni menuju ruangan ray.


disepanjang jalan Nara mendapatkan tatapan aneh dari para karyawan kantor. pasalnya mereka tidak tahu bahwa Nara adalah istri sahnya Rayhan. yang setau mereka bahwa Rayhan belum menikah dan mempunyai kekasih bernama anindita.

__ADS_1


didepan ruangan, Doni mengetuk pintu ray dan mempersiapkan Nara untuk masuk. setelah Nara masuk Doni menutupnya dan pergi. disana ray tengah menunggu di kursi singgasananya.


"kamu telat 10 menit!! ".suara barinton ray mengagetkan Nara yang masih berdiri di depan pintu karena tercengang karena gugup.


" a-apa? ".kaget Nara.


ray melangkah mendekati Nara" apa aku harus mengulang kata kataku? ".lalu ray melangkah menuju sofa dan diikuti oleh Nara. Nara mulai membuka paper bag mengeluarkan kotak bekalnya.


" aku memasakan pak mas steak, katanya bapak mas suka steak"


" aku juga membawakan nasi, takutnya nanti pak mas nggak kenyang".sambung Nara menyengir kuda. membuat Rayhan terpana seketika dengan senyuman yang Nara berikan.


"apa kamu sudah makan? " tanya ray.


"emh, aku sudah makan apa belum yah, aku lupa".nara cengengesan menggaruk kepalanya yang tak gatal.


ray mulai memotong steak nya. tapi bukannya masuk ke mulutnya, raya malah menyodorkannya kepada Nara.


" makanlah ".kata ray lembut.


" pak mas aja yang makan, gak usah peduliin aku".


Rayhan mendekati Nara lebih dekat dan mendekatkan wajahnya


"tentu aku peduli denganmu, kamu istriku".senyum ray menyeringai.


tanpa mereka sadari di depan pintu ada Anandita yang mendengarkan percakapan mereka. anindita telah masuk ke ruangan rayhan tanpa Nara dan ray sadari sedari tadi..

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2