Rumitnya Cinta

Rumitnya Cinta
eps 87


__ADS_3

Clara begitu terkejut melihat siapa yang tengah berbaring diranjang putranya. ketakutannya sedari tadi kini terungkap nyata terpampang didepan mata.


Clara begitu mengrutugi rasa penasarannya. sekarang baru Clara sesali, seharusnya tadi dia jangan dulu membuka pintunya. bagaimana kalau kalau wanita yang ada dibelakangnya alias Mariska tau. kan bisa berabeh..harusnya mereka jangan dulu tau masalah ini bukan?.. (tapi mau sampai kapan?)


tunggu dulu..!!


kenapa kini Clara malah membela anaknya yang jelas jelas bersalah. haishh...


"dia siapa??? ".tanya Mariska penasaran dengan degup jantung yang entah mengapa tiba-tiba berdebar


nah kan!!...


Clara terlambat mengelak. karena kini Mariska juga sudah terlanjur melihatnya juga.


disaat itu juga, Clara seolah tercekat dengan pertanyaan Mariska. dia sebenarnya tau wanita yang tengah berbaring diranjang itu. itu jelas 'Anin'. Clara jelas mengetahuinya begitupun sebaliknya.karena dulu Rayhan pernah membawanya ke rumah dan mengenalkannya.sayangnya orang tua rayhan tidak menyukainya.


tapi rasanya tenggorokannya tak mau angkat bicara untuk menjawabnya. dan jangan lewatkan kakinya yang sialnya ikut gemetaran lemas.

__ADS_1


siapun tolong katakan pada author apa yang harus dilakukan Clara saat ini..


ia menjadi serba salah di situasi seperti ini. haruskah Clara membela dan menutupi kesalahan putranya dengan membohongi keluarga nara atau lebih baik mengatakan kejujuran pada semua orang entah tau apa yang akan terjadi kedepannya dengan putranya...


sungguh bagi Clara sebenarnya berat untuk mengatakan bahwa wanita itu adalah istri dari putranya. tapi dia juga tidak tega dan malu jika harus mengatakan hal yang sebenarnya. tapi bukankah salah jika melakukan kebohongan untuk menutupi kebusukan seseorang, meskipun itu anaknya sendiri.


munafik jika mengatakan lebih baik mengatakan kebohongan demi kebaikan. nyatanya kebohongan tetaplah kebohongan. lambat waktu pasti akan terendus juga. dan bukankah akan lebih menyakitkan jika kebohongan itu terungkap dari mulut orang lain. haissss...


"d-di-dia.... ". Clara masuk ke dalam kamar tanpa menyelesaikan perkataannya dulu. sejatinya saat ini Clara benar-benar tidak sabar ingin mencakar cakar wanita yang telah merusak citra putranya.


" Anin..!! ".teriak Clara menggema menyentak slimut yang Anin kenakan.


" akh.. ". kaget Anin yang juga terkejut. Anin memaksakan diri bangkit dari tidurnya karena masih merasakan demam yang belum juga reda. membenahi slimut yang tersingkap hingga ke perutnya untuk ditarik keatas.


" mama ada disini? ".tanya Anin dengan gemetaran.


sedangkan Mariska hanya menatap kebingungan melihat interaksi kedua wanita didepannya. dan apa tadi,kenapa wanita muda itu memanggil besannya dengan sebutan 'mama'?. padahal setahu Mariska, Clara hanya memiliki satu anak itupun seorang putra. lalu siapa wanita ini?.

__ADS_1


" mama?siapa dia?".batin Mariska terus menerka nerka.


"dimana Rayhan?! "..


"sa-saya tidak tahu ma, ". Anin menundukan kepalanya.


takut?


tentu saja. dari dulu Anin melihat orang tua Rayhan tidak pernah menyukainya.


" dimana kau menyembunyikan putraku, hah!! ". teriak Clara tak tahan lagi.


dan itu semakin membuat Mariska bingung.


" mah".. Bagas bergegas masuk ke kamar Rayhan setelah mendengar teriakan Clara dari kamar Rayhan yang tidak ditutup. dan sama halnya Clara. Bagas pun ikut tercekat begitu melihat siapa yang sedang diteriaki oleh istrinya itu.


"Anin? ".gumam Bagas memejamkan matanya sejenak. Bagas sudah menduganya. ini pasti akan terjadi... mengingat mereka datang tidak memberitahu putranya terlebih dahulu. sudah dipastikan tentunya ada Anin dirumah ini..

__ADS_1


dan Bagas masih belum tahu apa putranya sedang bersama Nara atau tidak? dirumah atau tidak?..


__ADS_2