Rumitnya Cinta

Rumitnya Cinta
eps 28


__ADS_3

sesampainya dirumah Rayhan langsung mencari sosok orang yang saat ini selalu memenuhi pikirannya, siapa lagi kalau bukan istri sahnya sekaligus istri kontrak nya yaitu Nara atmadja.


ray menuju kamar Nara yang ternyata kosong. diruang TV juga tidak ada, akhirnya ray menemui bik narsih didapur, siapa tau Nara ada didapur bersama narsih.


"bik, dimana Nara? ".tanya ray celingukan.


" eh tuan. non Nara? seharian ini saya tidak melihatnya tuan".


"kemana si bocah tengil ini?.. " gumam ray pergi meninggalkan narsih.


"apa si bocah tengil masih di kamarku?". batin ray.


dengan cepat ray menaiki anak tangga menuju kamarnya. Rayhan berhenti di depan pintu kamarnya setelah membuka knop pintu kamar dan menutupnya kembali.


dipandangnya sosok manusia yang tengah meringkuk diatas pakaiannya yang sebagian masih berantakan.


ternyata Nara kini masih berada di kamar Rayhan yang tampak pulas tertidur. tepatnya ketiduran.


karena kelelahan Nara sampai ketiduran di atas tumpukan pakaian Rayhan yang belum selesai dilipatnya.


dengan perlahan ray mendekati Nara yang ketiduran, lalu berjongkok didepan Nara yang meringkuk di atas pakaiannya.

__ADS_1


di pandangnya wajah Nara lamat lamat. menyingkirkan rambut Nara yang tergerai menutupi wajahnya yang imut dan menyelipkannya di belakang telinga.


"cih, dasar bocah tengil. malah tidur di sini".decak Rayhan


Rayhan berdiri menyingkirkan pakaiannya yang di atas ranjang, tanpa pikir panjang ray menyelipkan tangannya di paha Nara dan tangan yang satunya di pundak Nara lalu diangkatnya tubuh Nara yang tertidur di atas ranjangnya.


dan lagi lagi ray mengamati wajah Nara yang tampak seperti bayi saat tidur. Rayhan mendekatkan wajahnya ke wajah Nara untuk mengamati lebih jelas wajah Nara, tapi saat itu juga Mata Nara terbuka lebar.


" AAAAA"... teriak Nara kaget.


entah kesialan apa yang menimpa Rayhan saat ini. Nara mendorong ray sampai Rayhan terjungkal ke belakang dan terjatuh dari ranjangnya sendiri.


"awwww"..


"issshh, dasar bocah... bukannya terimakasih. tadi kamu ketiduran dibawah, makanya ku pindahkan kamu keranjang... dan asal kau tau, ini kamar ku, pasti tentu aku ada disini kalo kamu lupa! ".


Nara tersenyum canggung ke arah ray, dirinya merasa malu karena telah menuduh ray.


Nara membantu Rayhan yang masih terduduk di lantai.


" dan ini kenapa kamu belum selesai, apa saja yang kamu lakukan dari pagi, hah? ".marah ray menunjukkan pakaiannya yang belum rapi.

__ADS_1


" maaf Pak mas, katanya gak boleh dibantu bibik, makanya aku kelelahan dan tanpa sadar aku ketiduran ".nara menyengir kuda tampa rasa bersalah ke arah ray. membuat Rayhan merasa gemas dibuatnya.


pertengkaran mereka usai tatkala ponsel milik ray berbunyi. sang ayah si Bagas Wijaya menelfon nya.


" hallo pah? "


"halo ray, apa kamu bersama Nara?".


"iya, kenapa? apa ada sesuatu? ". tanya ray melirik sekilas ke arah Nara.


"sukurlah, sekarang kamu ajak istrimu makan malam direstoran xx. papah mengadakan makan malam keluarga. papa juga sudah mengundang orang tua Nara untuk makan malam bersama kita".


"baiklah pah, Rayhan siap siap dulu".kata Rayhan menutup sambungan telepon nya.ditatap nya mata Nara yang kini juga sedang menatapnya.


" bersiap siaplah, kita akan makan malam di luar ".


" hah? kenapa?".


"cepat ga usah banyak tanya, cerewet".


Nara melangkah pergi meninggalkan kamar ray menuju kamarnya untuk bersiap siap. begitupun dengan ray.

__ADS_1


setelah mereka siap mereka pergi menuju restoran yang di perintahkan Bagas. sebelumnya Rayhan sudah memberi tahu bik narsih untuk tidak menyiapkan makan malam, dan menyuruhnya untuk membersihkan kamarnya.


__ADS_2