Rumitnya Cinta

Rumitnya Cinta
teman 2


__ADS_3

Sesampai danau Rena selalu meningat masa lalu yang sangat menyakitkan namun tempat ini sekaligus tempat yang menyimpak kenangan yang indah.


(Flasback sebelum pindah ke tempat tante Ira)


Toga, Tian dan Rena berjalan kaki menuju danau yang terletak di samping perumahan sambil berbincang-bincang.


Toga “ Tian, kapan bisa liburan ya sekali-kali main gitu bertiga ke tempat wisata jangan ke danau ini mulu emangnya kalian ga bosen apa ya,?”


Tian “ aaah sibuk terus bro,, terus Rena sendiri juga susah keluar tuh dari rumah mak lampir haha”


Rena “Huuusss jangan ngatain majikan ku mak lampir, gitu-gitu juga manusia kali”


Tian “Abis cerewet sih, setiap aku lewat depan rumah itu pasti kamu lagi di omel-omel, emangnya setiap hari kamu bikin salah apa Ren,??”


Toga “Mungkin mak lampir itu lagi nyari hiburan kali haha,,”


Rena “eeet Toga apaan sih... kan kalian tau sendiri aku Cuma sekedar pembantu disana, walaupun bapak baik sama aku, nyekolahin aku, menganggap aku sebagai anak angkat, tapi ibu kan tetep menganggapku sebagai pembantu yah wajar kalo setiap hari ada aja yang dimata ibu itu aku selalu kelihatan banyak kesalahan yang aku perbuat, padahal aku udah berusaha kerja sesuai apa yang ibu suruh”


Tian “hmm susah ya apa lagi kamu masih sekolah, nanti kalo kamu lulus rencana mau ngapain Ren,?”


Rena “ Aku berharap bisa lanjut kuliah kalo memang ada rejeki mah”


Toga “Hebat ey, jangan kaya aku putus sekolah”


Tian “Sama jangan kaya aku juga sama-sama putus sekolah”


Rena “iya, aku berharap kelak saat aku lulus SMK dan lanjut kuliah”


Tidak terasa mereka sampai ke danau, danau tersebut sangat indah, banyak pepohonan disetiap pinggirnya, airnya jernih ada perahu yang dapat ditumpangi oleh beberapa orang, luas dan banyak sekali tempat duduk untuk bersantai. Kala pagi danau tersebut sangatlah ramai banyak yang berkeliling olahraga ataupun sengaja jalan-jalan pagi.


Toga, Tian dan Rena pun tidak lupa berfoto-foto


Toga “Eh kita foto yuk, buat kenangan”


Tian “Ayok aja aku mah”


Rena “haha malu ah,, aku kan takut kamera”


Tian dan Toga “Hahaha”


Tian “Kamu pikir kamera bisa memakanmu?”


Toga “Ya elah Cuma foto doang juga, ayo laah nanti kan kalo suatu saat kita pisah, tidak tinggal tempat ini lagi masih ada kenangan foto kita bertiga ya kan Tian?”


Tian “iya begitu lah..”

__ADS_1


Merekapun berfoto bersama-sama sebagai kenangan.


Bebrapa minggu setelah mereka ke danau Toga yang selama ini menyimpan perasaan kepada Rena mengutarakan perasaannya kepada Rena didanau tersebut


Toga mengirim pesan kepada Rena melalui Hp nya


“Rena aku ingin sekali bertemu denganmu apakah kamu bisa ??” Toga


“kapan dan dimana?”Rena


“Didanau besok sore bisa ya?”Toga


“Oke besok aku kabarin, aku masih banyak kerjaan”Rena


Esoknya Rena sepulang sekolah dia mengerjakan pekerjaannya lebih cepat dan kebetulan ibu dan bpa sedang diluar kota, di tempat kerja hanya ada anak tunggalnya saja yaitu Dika. Dia seperantaran dengan Rena sama-sama sekloah namun beda sekolahnya. Dika sekolah di salah satu sekolah elit didaerah nya, sedangkan Rena sekolah yang dekat dan tergolong murah pembayaran sekolahnya.


Rena ke kamar Dika yang saat itu sedang bermain komputer


Rena “mas Dika, Rena boleh izin ya keluar sebentar mungkin 1-2 jam saja,?”


Dika “iya mbak boleh, tapi jangan sampai malam ya takut mama sama papa pulang soalnya.”


Rena “Oke mas terimakasih, mas sebelum pergi apa mas Dika mau makan biar mba siapin"


Rena menyiapkan makanan untuk Dika lalu segera mengabari Toga kalau Rena bisa bertemu dengan nya. Rena pun bersiap-siap untuk bertemu dengan Toga temannya yang sudah janjian sehari sebelumnya.


Dan langsung menuju ke danau. menunggu beberapa menit Toga pun datang..


Toga "Hay Ren.. udah lama nunggu ya.. maaf nih telat.."


Rena"Iya gapapa.. ada apa ya tumben ngajak ketemuan. o ya Tian mana kok sendiri,?"


Toga "aku memang sengaja ingin ketemu kamu. pengin ngobrol berdua. apa kamu keberatan?"


Rena "ouh.. yaudah mau ngomong apa?"


Toga "gini Ren aku abis diputusin sama pacarku" murung dan mukanha terlihat sedih


Rena "Loh kok bisa sih . emang ada masalah apa diantara kalian berdua.? bukannya selama ini baik-baik aja ya?"


Rena tau betul pacar Toga yang pernah dikasih tau oleh Toga. seringkali bercerita tentang pacarnya tersebut. dari situ Toga merasa nyaman berbagi cerita dengan Rena.


sampai pada akhirnya Toga memiliki perasaan lebih pada Rena. tapi Toga sendiri tidak tau perasaan Rena seperti apa.


Toga" iya dia memutuskan aku kemarin tanpa alasan, tiba-tiba saja mutusin aku gitu aja"

__ADS_1


Rena "yang sabar ya. nanti juga kamu bakal ketemu pengganti nya yang lebih baik"


Toga (aku ingin pengganti itu adalah kamu Ren) dalam hati "iya Rena. semoga saja"


Toga yang sebelumnya ingin mengutarakan perasaannya mengurungkan diri. (tidak mungkin aku mengatakan nya sekarang. belum tepat) dalam hati Toga. dia menyimpan perasaan jauh sebelum putus dengan pacarnya, mereka berbincang-bincang tanpa sadar waktu sudah semakin sore Rena harus cepat pulang sebelum malam.


Rena" hmm udah sore. pulang yuk"


Toga"nanti aja kenapa?"


Rena" udah mau gelap. tadi aku izin mas Dika cuma sebentar, dan malam ini bpa sama ibu pulang dari luar kota. jangan sampai mereka pulang aku tidak dirumah kan.???"


Toga"oke deh. padahal lagi asik ngobrol. ya udah ayok aku antar pulang"


mereka pulang bersama berjalan kaki karena jarak nya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka.


sesampainya di rumah Rena terkejut ibu dan bpa sudah kembali.


ibu"Rena kami dari mana hah orang kerja kok keluyuran.!!" bentak ibu dengan keras


(haduh kena deh tadi sih Toga disuruh pulang cepetan malah jadi telat pulang) dalan hati Rena


Rena"Maaf Bu. saya barusan habis ketemu teman saya Bu"


Bapak"udahlah ma.. biarin aja toh gapapa sesekali Rena pergi daripada dirumah terus"


Ibu"papah ini gimana sih . dia itu cuma pembantu dirumah kita ya seharusnya dia tau diri lah. mentang-mentang udah disekolahin. lama-lama ngelunjak kan. seenaknya sendiri pergi-pergi. tugas dia selain sekolah kan kerja disini. dia juga d bayar kan.!!"


Dika turun dari tangga membawa piring makanan yang Rena siapkan sebelum pergi


Dika" maah kenapa sih marah-marah nanti nambah tua loh" sambil senyum "Lagian mba Rena ga lama kok perginya tadi udah pamitan ke aku"


----------------------**********-------------------


Hay readers..


jangan lupa like dan komentar nya ya??


🤗🤗🤗🤗.


mohon maaf jika ada kesalahan penulisan atau kata-kata yang tidak baku.


Jujur saya penulis pemula baru belajar, belum ahli..


semoga kalian suka dengan alur cerita nya..

__ADS_1


__ADS_2