Sahabatku Berubah Menjadi ADIK IPARKU

Sahabatku Berubah Menjadi ADIK IPARKU
Bab 53. SAHH...


__ADS_3

Hari telah berganti. Di mansion Smith terlihat sebuah dekorasi kecil bertirai putih dengan bunga-bunga melati serta daun-daun yang menghiasi sekitar tirai.


Hari ini adalah hari pernikahan putra Smith yang di adakan dengan sangat sederhana. Tidak ada tamu yang di undang di acara pernikahan ini. Hanya keluarga inti dan para pekerja mansion Smith yang menyaksikannya.


Terlihat sudah ada seorang penghulu yang akan menikahkan mereka. Mereka yang saat ini tengah berkumpul di taman belakang untuk acara pernikahan. Mempelai pria sudah tampak siap dengan setelan jas berwarna putih. Wajahnya terlihat biasa saja, tapi tidak dengan pikirannya.


Dia yang harus menikah karena perbuatannya sendiri. Terpaksa harus melepaskan Sinta yang sampai saat ini masih berstatus kekasihnya. Dia belum mau untuk memutuskan hubungan dengannya. Dia juga tidak tahu bagaimana hubungan pernikahan kedepannya, karena pernikahan yang tidak ada landasan cinta.


Hembusan nafas kasar selalu Dimas keluarkan dari mulutnya. Beberapa menit lagi, dia akan menjadi seorang suami dari sahabat adiknya sendiri.


" Mempelai pria, ayo kita mulai" pak penghulu memanggil Dimas untuk duduk di tempatnya.


Dimas mengangguk dan berjalan ke arah penghulu. Ia duduk di kursi di mana ada sebuah meja di depannya. Di samping penghulu ada pak Jang yang akan menjadi wali dari Ayla, sedangkan di ujung meja ada sang daddy yang akan menjadi walinya.


Pengucapan janji suci tidak di dampingi oleh mempelai wanita. Mempelai wanita akan hadir di sana setelah pengucapan janji suci telah selesai alias dia sudah sah menjadi seorang istri.


" Bisa kita mulai?" Tanya pak penghula.


" Bisa, pak" daddy Hasbu mengangguk.


Pak penghulu mempersilahkan pak Jang untuk berbicara.


" Saya sebagai wali dari Ayla Atlas Putri memberikan izin ke pada pak penghulu untuk menggantikan saya menikahkan putri saya dengan Dimas Aditya Smith " pak Jang memberikan pak penghulu untuk menikahkan Ayla dengan Dimas, karena di sini dia hanyalah wali yang bukan berasal dari keluarga intinya. Ia hanya seorang supir dari keluarga Smith.


" Terimakasih. Saya terima tuan Jang " Pak Jang mengangguk.


" Baiklah mari kita mulai " Pak penghulu berjabat tangan dengan Dimas.


" Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan saudari Ayla Atlas Putri dengan mas kawin tersebut dibayar tunai..." pak penghulu menghentakkan tangannya yang di genggam oleh Dimas sebagai tanda untuk Dimas menjawab perkataannya.


" Saya terima nikah dan kawinnya ayla atlyas Putri dengan mas kawin tersebut tunai, karena Allah " Dimas menjawabnya dengan lantang tanpa terus endak sedikitpun.


SAHH.....


Terdengar suara teriakan dari yang menyaksikan pernikahan tersebut.


" Alhamdulillah....." pak penghulu mulai membaca doa dan semua mengikutinya.


Aamiin...


secara serentak mereka mengucapkannya bersama dan mengusap wajah mereka dengan lembut.

__ADS_1


" Selamat, anda sudah menjadi seorang suami dari saudari Ayla Atlas Putri " pak penghulu mengucapkan selamat dan berjabat tangan dengan dimas sekali lagi.


" Kita tunggu memepelai wanitanya " kata pak penghulu.


tak berselang lama tanpa kedua wanita keluar yang berjalan ke arah mereka. kedua wanita tersebut memiliki usia yang sangat jauh berbeda. Salah satu wanita menggunakan kebaya putih yang terlihat sangat cantik, sedangkan wanita satunya menggandeng wanita tersebut berjalan ke arah mereka.


Sang mempelai wanita duduk berhadapan dengan mempelai pria. Mereka saling bertatapan, kemudian Dimas mengambil cincin yang sudah di sediakan. Memasangkan cincin tersebut di jari manis milik Ayla.


Saat cincin itu akan di pasang, terlihat jari Ayla tampak bergetar, sehingga membuat Dimas sedikit kesusahan. Dimas lalu memegang jari Ayla agar tidak bergetar dan memudahkannya untuk memasukkan cincin itu ke dalam jari Ayla.


Cincin itu terpasang sempurna dan mereka menunjukkannya kepada semua yang hadir di sana. Suara riuh tepuk tangan terdengar dari para pekerja mansion.


" Silakan cium kening istrimu " kata pak penghulu.


Dimas sedikit ragu, tapi ia harus melakukannya. Dimas dengan perlahan menoleh dan menata Ayla yang menunduk. Ayla juga sangat deg-degan. Denga pelan Dimas mengangkat wajah ayla dan memegang kedua pipinya. Dimas membawa kepala Ayla sedikit menunduk sehingga memudahkan nya untuk mengarahkan bibirnya ke dahi Ayla.


Cupp....


Bibir itu berhasil menempel di dahi Ayla. suara-suara kantor berkembang dari para pekerja mansion yang menyaksikan pernikahan keduanya, sedangkan keluarga inti tersenyum penuh haru.


Mata mom Awah dan Dista tampak mengeluarkan air mata, sedangkan daddy Hasbu tampak berkaca-kaca. Dia berusaha menahannya agar air matanya tidak terjatuh.


Setelah mereka menandatanganinya, Pak penghulu menyimpan surat itu di tas yang dia bawa.


" Silahkan hampiri kedua orang tua kalian " pak penghulu mempersilahkan mereka untuk berdiri dan menghampiri kedua orang tua mereka.


Daddy Hasbu yang masih berada di satu meja dengan mereka yang lebih dahulu mereka cium tanganya dan memuluknya. Pak penghulu memberi mereka ruang dengan meninggalkan mereka ke tempat lain.


" Dad, Dimas minta maaf" Dimas berjongkok di depan sang daddy.


" Cukup kamu melakukan kesalahan seperti ini lagi. Jangan ada kesalahan-kesalahan lainnya yang membuat daddy kecewa lagi padamu, terutama mommy" daddy Hasbu memegang kedua pundak putranya.


" Iya, dad. Dimas berjanji " setelah mengatakan hal itu, Dimas memeluk daddy. Kemudian dia menghampiri sang mommy yang duduk tidak jauh dari sang daddy.


Kini giliran Ayla yang berhadapan dengan daddy Hasbu. Ayla ingin berjongkok, menjadikan kedua kakinya sebagai tumpuan di bawah, tapi daddy Hasbu menahannya.


" Jangan lakukan hal ini " daddy Hasbu berdiri dan memegang kedua pundak Ayla.


" Terimakasih, dad " entah kenapa Ayla mengucapkan terima kasih, tapi iya merasa bersyukur karena daddy Hasbu menerimanya dan memperlakukan dirinya seperti dia memperlakukan putrinya sendiri.


" Daddy yang seharusnya berterimakasih padamu, karena mau menikah dengan putra daddy. kamu sekarang juga adalah putri daddy, menantu dari keluarga Smith. Jangan pernah sungkan untuk meminta bantuan pada daddy. Daddy akan selalu ada untukmu, kamu mengerti ?" kata daddy Hasbu dengan lembut.

__ADS_1


Mendengar hal itu, Ayla kembali merasakan sosok sang Papa setelah sekian lama. Matanya berkaca-kaca.


" Boleh Ayla memeluk daddy ?" Ayla meminta izin.


" Tentu saja " daddy Hasbu merentangkan tangannya.


Ayla yang melihat itu langsung memeluk daddy Hasbu dengan sangat erat. Daddy Hasbu mengusap punggung Ayla. Setelah merasa puas Ayla melepaskannya dan tersenyum sebentar ke arah daddy, kamudian ia berjalan menghampiri sang mommy.


" Terimakasih dan selamat datang di keluarga kami, sayang " mom Awah langsung memeluk Ayla dengan haru.


"Terimakasih, mom" Ayla memeluk mom Awah tidak kalah eratnya.


" Sekarang kamu tinggal di rumah ini bersama kami " kata mom Awah setelah melepas pelukannya.


" Tentu, mom. Ayla akan tinggal di mana kak Dimas tinggal " ucap Ayla seraya milirik Dimas sebentar kemudian mengalihkan kembali penglihatannya ke arah sang mommy.


Mom Awah tersenyum. Kini Ayla melirik Dista yang tampak sedih melihatnya.


" Kamu tidak ingin memelukku, adik IPARKU" goda Ayla dengan senyuman.


Dista yang melihat itu tersenyum kaku dan memeluk Ayla.


" Aku pernah berharap untuk tinggal bersamamu, tapi tidak menyangka Tuhan membuatnya dengan cara berbeda. Kamu malah menjadi Kakak iparku "


" Itulah cara Tuhan yang tidak pernah kita sangka. Kini SAHABATKU berubah menjadi ADIK IPARKU" kata Ayla.


Mereka yang mendengar itu mencari tertawa bersama.


" Hahah...kau benar " Dista tertawa mendengar dirinya menjadi adik ipar dari sahabatnya sendiri.


" Sudah-sudah. Ayo kita makan" ajak mom Awah.


Mereka semua setuju dan berjalan bersama menghampiri meja yang sudah berisi makanan. Mereka makan bersama dengan para pekerja. Ayla yang salalu berdekatan dengan Dista dan melupakan keberadaan suaminya sendiri.


Dimas yang merasa di abaikan di sini, membuang nafasnya kasar dan memakan makanannya dengan tidak nafsu.


.


.


NEXT..

__ADS_1


__ADS_2