Salah Jasmine Apa?

Salah Jasmine Apa?
Episode 95 > Heran


__ADS_3

Di rumah sakit, Aldalin benar-benar sangat cemas akan keadaan sang istri dan, Azam juga tak kunjung kembali membuatnya, semakin panik namun tidak bisa berbuat apa-apa.


"Ya ampun, ke mana mereka?" gumam Aldalin sambil mondar-mandi ini depan ruangan UGD.


Tak berselang lama, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Namun, Aldalin sangat terkejut. Sebab, sang putra ikut bersama adiknya.


"Ayah, di mana kakak, apakah dia baik-baik saja?" tanya Samudra dengan cemas.


"Ada di dalam ruangan dan, dia kehilangan banyak darah," jawab Aldalin dengan lirih.


Samudra langsung bergegas pergi dari sana menuju ruangan transfusi darah. Sebab, ia sudah tidak tahan mendengar sang kakak kritis.


Sedangkan Azam dan, juga Difa bersama Aldalin masih menunggu di depan ruangan Jasmine. Sebab, mereka juga mengkhawatirkan keadaan gadis itu yang tak kunjung membaik, malah semakin memburuk.

__ADS_1


"Bagaimana dengan istriku, apakah anakku juga akan selamat? Apakah mereka berdua akan selamat?" tanya Aldalin dengan lirih.


Azam bingung akan menjawab apa sehingga dia hanya diam, sambil menundukkan wajahnya sedangkan Difa, langsung duduk lemas di bangku tunggu pasien.


'Ya Tuhan, semoga Jasmine selamat beserta anak mereka juga, aku tidak tega melihat mereka harus pergi secepat ini. Ya ampun, apa yang aku pikirkan?' batin Difa dengan cemas.


Aldalin duduk dengan lemas di lantai, kemudian Azam membantu sang kakak duduk di bangku tunggu pasien, ia juga memberikan air putih kepada pria itu.


"Zam, aku tidak ingin minum aku ingin melihat istriku sadar dan, anakku selamat, hanya itu yang aku inginkan selebihnya aku tidak membutuhkan!" ucap Aldalin dengan tegas.


Samudra sudah selesai melakukan transfusi darah dan, Dokter pun menyalurkan darah pria itu untuk Jasmine.


"Gadis ini hanya kehilangan banyak darah selebihnya, dia tidak apa-apa. Bahkan, bayi yang ada di dalam kandungannya juga selamat, tidak sakit sedikit pun," ucap Dokter sambil memeriksa keadaan Jasmine.

__ADS_1


Dokter itu sangat tidak percaya, sebab bayi yang ada dalam kandungan Jasmine baik-baik saja, lalu mengapa garis itu pendarahan, hal tersebut membuat Dokter itu pun sangat bingung.


"Sudahlah Dok, mari kita beritahu keluarganya bahwa gadis ini baik-baik saja, setelah menerima transfusi darah," jawab suster tersebut.


Dokter itu pun bergegas ke luar dari ruangan UGD, kemudian memindahkan Jasmine ke ruang inap.


"Dok, kenapa istri saya dipindahkan? Apakah dia baik-baik saja! Atau ia mau ke mana tanya aldali dengan cemas saat melihat kepergian Jasmine.


"Istri Bapak, baik-baik saja! Dia hanya kehilangan banyak darah. Namun, hal ini yang membuat kami bingung, mengapa dia bisa sampai pendarahan. Padahal, bayi yang ada di dalam kandungan yang tidak memiliki masalah sedikit pun," jawab Dokter tersebut.


Aldalin dan Azam terdiam. Sebab, mereka juga bingung karena, Jasmine pendarahan hebat. Namun, bayi yang ada di dalam kandungan gadis itu baik-baik saja.


"Saya hanya bisa memberikan saran, agar ia tidak terlalu banyak pemikiran, sebab itu bisa memicu pendarahan seperti yang dialaminya," ucap Dokter tersebut.

__ADS_1


Azam dan Aldalin menganggukan kepala mereka, kemudian mempersilahkan Dokter itu pergi untuk memeriksa keadaan Jasmine.


BERSAMBUNG.


__ADS_2