Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit
Cari Siapa Yang Melakukannya


__ADS_3

Hari berlalu dengan cepat, tak terasa sudah dua hari Lin Chen menutup diri, melakukan penyulingan pil Pendobrak untuk meningkatkan kultivasinya namun belum bisa menghasilkan pil dengan kualitas yang diinginkannya.


Pada hari ketiga, Lin Chen akhirnya berhasil tapi masih belum bisa memuaskannya karena itu masih pil kelas tiga bawah. Harapannya adalah bisa membuat pil kelas empat dengan resep ini.


Lin Chen langsung menelannya tanpa basa basi, matanya kemudian terpejam dan sesaat kemudian menggeleng pelan. Bukan hanya karena pilnya masih kelas tiga bawah tapi kualitas bahan-bahannya yang tidak begitu bagus. Dari dua puluh bahan pembuat pil Pendobrak, hanya ada tiga bahan yang benar-benar memiliki kualitas, Ye memerlukan tujuh bahan lagi sebagai bahan inti pembuatan pil.


Sepuluh bahan ini adalah bahan inti pembuatan Pil Pendobrak. Lin Chen mengganti semua bahan dengan yang usianya lebih muda, tentu saja dampak nya tidak akan sebaik menggunakan bahan yang lebih tua.


Bukan Lin Chen sengaja ingin mengganti bahan nya tapi rasanya sangat disayangkan kalau dari percobaan ini Lin Chen gagal dan akhirnya membuang percuma bahan-bahan bermutu tinggi.


Pil Pendobrak yang baru berhasil Lin murnikan ini bukan tidak ada manfaatnya, tapi kualitas bahan yang rendah, maka manfaatnya pun sangat jauh. Lin Chen tidak mau terlalu kecewa, lagipula dia juga baru belajar, di lain waktu Lin Chen yakin bisa membuat kualitas nya naik.


Lin Chen menghembuskan nafas keruh lalu keluar dari kamarnya. Sudah tiga hari berlalu, saatnya pergi ke klinik.


Ring...

__ADS_1


"Tong Dji? tumben dia menelepon, apa ada masalah di desa?" gumam Lin Chen ketika melihat siapa yang meneleponnya.


"Dokter Lin, syukurlah anda akhirnya berhasil dihubungi," ucap Tong Dji. "Tuan, anda sebaiknya ke klinik sekarang."


"Klinik? apa ada masalah?"


Perasaan Lin Chen jadi tidak enak. Tiga hari ini ponselnya memang tidak aktif karena sibuk meramu pil, dia tidak ingin gangguan selama proses penyulingan.


Ketika memeriksa ponselnya lagi, Lin Chen mendapat puluhan panggilan dan banyak pesan yang masuk. Yang menelepon adalah Mao Dong dan Tong Dji, ada juga beberapa panggilan dari Song Wanting dan Lu Jiayi.


Betapa kagetnya Lin Chen saat tiba di depan klinik. Klinik yang menjadi tempat favorite nya ini sangat berantakan. Kursi ruang tunggu dan tempatnya merawat pasien hancur, laci-laci tempat menaruh herbal berantakan dan herbal-herbal berserakan di lantai.


Halaman belakang pun tidak terlihat baik. Intinya klinik nya sekarang seperti sehabis diamond badai.


Tatapan mata Lin Chen berubah dingin, aura membunuh memancar kuat. Lin Chen tidak akan membiarkan siapa pun merusak klinik nya.

__ADS_1


"Apa kalian sudah menemukan siapa yang melakukan ini?" tanya Lin Chen dingin.


"Tuan, aku curiga ini adalah perbuatan Macan Terbang, sayangnya kita tidak memiliki bukti yang nyata."


Kali ini Mao Dong maju, berbicara bersama Jun Xing.


"Kapan ini terjadi?"


"Dua hari yang lalu tuan."


Lin Chen tidak berbicara lagi, berbagai perasaan berkecamuk dalam dadanya. Dia bukan orang yang impulsif yang akan membalas membabi buta tanpa bukti nyata, meskipun Macan Terbang memang pernah beberapa kali mengganggunya.


"Besok, paling lambat besok."


"Baik tuan."

__ADS_1


Tak ada yang bersuara lagi, mereka mengikuti Lin Chen membersihkan klinik dalam diam.


__ADS_2