Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit
Gulungan Rahasia


__ADS_3

Tapi selama itu menggunakan jimat, apalagi dengan kondisi Lin Chen yang sekarang telah naik satu tingkat dalam penguasaan jiwa spiritual, maka semua bisa dibilang sia-sia. Lagipula level orang-orang di depannya ini bahkan tidak sebanding dengan level Tan Shen, jadi tidak mungkin mereka bisa mengalahkan Lin Chen.


"Hehe itu rahasia, yang jelas mainan kalian ini tidak ada artinya." ucap Lin Chen lagi sambil menimang belati putihnya.


"Sekarang main-mainnya sudah cukup."


Setelah berkata seperti itu, Lin Chen menggunakan aura kultivasinya yang kali ini dia sisipkan dengan kekuatan jiwa.


Wuss!


Tekanan yang terlihat menyapu semua anggota sekte Berhala. Jiwa mereka tertekan sedemikian rupa sampai tak sanggup untuk melawan lagi. Semuanya jatuh terduduk dengan wajah yang pucat pasi.


Lin Chen memang sedikit memaksakan dirinya. Sebenarnya dia hanya ingin mencoba teknik yang ada dalam pikirannya saja. Namun dia sendiri tidak menyangka efeknya akan sangat berpengaruh pada dirinya.


Hosh... Hoshh...

__ADS_1


Lin Chen terengah-engah. Untung saja kekuatan lawannya kali ini jauh di bawah kekuatan nya, kalau tidak, mungkin dia membutuhkan kekuatan ekstra dan pasti lebih membuatnya lelah.


"Mungkin ada yang salah." gumam Lin Chen lalu mengambil nafas panjang.


Setelah itu, dia mendekati anggota sekte Berhala yang masih pingsan dan meminumkan satu pil pada mereka, satu persatu.


Ini adalah pil perampas ingatan dan pelumpuh kultivasi. Pil yang sengaja Lin Chen buat untuk mereka, lagipula tidak masuk akal jika Lin Chen membunuh mereka semua.


Lin Chen lalu kembali ke kediaman Tan Shen dan membuka semua harta dan sumber daya yang Tan Shen tinggalkan. Saking banyaknya, Lin Chen hampir tak bisa memilih apa yang harus dibawanya, semuanya langka dan sangat berguna, terutama sumber daya herba.


Mulai dari kitab-kitab dan gulungan sampai pernak-pernik yang sangat indah.


Lalu masalah lain pun muncul, tas yang Lin Chen bawa hanya bisa membawa beberapa barang aja, mustahil membawa semua barang-barang ini.


Akhirnya Lin Chen membuang nafas dan memutuskan untuk memilah barang yang paling dia butuhkan .

__ADS_1


Untuk bahan herbal, Lin Chen memilih yang paling langka dan berusia di atas seratus tahun lalu untuk senjata, Lin Chen hanya kan mengambil acak saja.


Begitulah, Lin Chen sibuk memilah, lalu sewaktu sampai di bagian kitab-kitab dan gulungan-gulungan, Lin Chen dikejutkan dengan sebuah gulungan yang tampak sangat tua.


Gulungan ini berjudul Rahasia Membangun Jiwa Spiritual. Dari judulnya saja sudah jelas kalau gulungan pasti sangat berguna.


Tanpa membuang waktu, Lin Chen membuka gulungan dan mencoba memahami semua yang ada di sana tapi sesaat kemudian, dia berhenti. Lin Chen mengingat anggota sekte Berhala yang masih pingsan.


Orang-orang ini harus dibereskan terlebih dahulu agar tidak mengganggu nya berlatih.


Lin Chen duduk menunggu sampai satu persatu anggota sekte Berhala yang siuman. Setiap ada yang sadar dan bangun, Lin Chen segera menghampiri dan memberikan semacam sugesti.


Lin Chen berkata, "Kamu telah melanggar dan memasuki kediamanku, segera pergi dari sini atau aku akan melaporkanmu karena masuk rumah orang tanpa izin.


Tentu saja anggota sekte Berhala menerima ini karena saat bangun otak mereka kosong.

__ADS_1


Satu jam kekuatan, masalah anggota sekte Berhala telah beres. " Saat nya berlatih."


__ADS_2