Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit
Menuju Kota Liang


__ADS_3

Kemunculan ketua sekte Berhala di dunia sekuler mendapat respon dari markas Pasukan Naga yang dengan cepat membuat tim untuk menyelidiki siapa ketua ini sebenarnya.


Hari berganti, tidak terasa sudah satu minggu ketua sekte Berhala berada di kota Shanghain, memastikan Jiang Fangyou dan Lu Yiming telah benar-benar terlepas dari belenggu Jimat Kutukan.


Ketua sekte Berhala ini juga sudah mengantongi informasi tentang Lin Chen yang mengobati dua tetua ini. Hanya saja dia tidak tahu kalau Lin Chen lah yang menetralkan Jimat Kutukan.


Dalam proses itu, hanya lima orang tahu, yakni Lin Chen sendiri, Jiang Fangyou serta pengawal pribadinya serta Lu Yiming bersama pengurus Ma. Ketua sekte Berhala sendiri berhasil mengorek keterangan dari pengawal dua tetua karena mustahil dia bertanya langsung pada mereka.


Dia bukanlah lawan dua tetua secara langsung dan tidak berani menggunakan metode lainnya karena takut ketahuan.


semantara itu, tim Pasukan Naga yang mendapati ketua sekte Berhala tidak berhubungan dengan keluarga manapun dan hanya terlihat berhubungan dengan pengawal keluarga Jiang dan keluarga Lu mulai mengendurkan perhatiannya pada ketua sekte Berhala tapi tetap tidak melepaskan nya.


"Tetua, orang ini pergi ke kota Liang." kata seorang penyelidik melapor pada tetua Huang, di sana juga ada tetua Yun yang ditarik kembali setelah gerombolan Tikus Api dimusnahkan.

__ADS_1


"Minta nona Song mengawasinya. Cari tahu siapa orang ini."


"Maaf tapi bukannya nona Song sedang dalam pelatihan?" jawab si pelapor.


"Saudara Huang, bukankah di kota Liang ada dokter Lin? kenapa tidak meminta dia saja?" Kali ini tetua Yun yang berbicara. Dia sangat terkesan dengan Lin Chen karena sepak terjangnya saat membasmi Tikus Api.


"Kamu benar tapi dokter Lin bukan anggota yang biasa, dia tidak akan mau repot-repot mengurus masalah ini."


Tetua Huang bukan mau mengingkari janjinya karena dia sendiri yang memberikan keluasan Lin Chen mengambil sumber daya. Dia hanya tidak menyangka semua yang Lin Chen ambil adalah sumber daya langka dan meskipun itu memang haknya tapi tetap saja tetua Huang merasa sedikit terpukul.


"Atau begini saja, kalau anda tidak keberatan, biarkan Yun Shui yang pergi. Dia cukup dekat dengan dokter Lin."


"Haha bagus, bagus, itu pilihan yang cocok. Aku setuju."

__ADS_1


Tentu saja tetua Huang setuju. Yun Shui memang dekat dengan Lin Chen, semua tetua mengetahui hal ini. Yun Shui bisa bersama Lin Chen dan siapa tahu Lin Chen berubah pikiran dan akhirnya setuju untuk masuk menjadi anggota tetap Pasukan Naga.


"Hentikan pikiran muluk-mulukmu itu saudara Huang. Aku tahu Lin Chen tidak akan pernah setuju."


Tetua Yun langsung tahu isi hati orang di dekat nya itu ketika melihat senyum di bibirnya.


"Ah kamu tidak mengerti, potensi anak ini sangat besar dan yang paling penting adalah dia bisa meracik pil yang berkualitas, hanya sayang pil-pil ini sudah tidak berguna untukku lagi."


"Coba bayangkan, kalau sampai dia secara resmi menjadi anggota maka pil-pil itu mungkin saja gratis atau paling tidak tidak semahal sekarang."


"Sudah lah, aku akan meminta seseorang mengurus semuanya untuk Yun Shui." Tetua Yun lalu bangkit berdiri dan pergi dari sana.


Dia tetap yakin kalau Lin Chen tidak akan mengubah keputusannya, meski dia sendiri mengakui Pasukan Naga akan bertambah kuat kalau Lin Chen bergabung.

__ADS_1


__ADS_2