Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit
Cincin Dimensi


__ADS_3

Gulungan yang Lin Chen dapat adalah gulungan tentang kultivasi jiwa spiritual, ini adalah warisan turun temurun sekte Berhala selama ratusan tahun. Seharusnya Tan Shen lah yang mempelajari ini setelah berlatih di Ruang Jiwa, hanya saja dia tidak memiliki kesempatan itu dan sekarang semua nya milik Lin Chen.


Lin Chen tersenyum senang dan tanpa membuang waktu, dia pun duduk dan berkonsentrasi untuk memahami gulungan di tangannya.


Jiwa Spiritual adalah bagian terdalam dalam diri seseorang. Pada dasarnya semua orang memiliki jiwa spiritual namun, sangat jarang ada yang secara khusus mengkultivasinya atau membuatnya bertambah kuat.


Seorang seniman beladiri yang jiwa spiritual nya terlatih tentu saja lebih kuat satu tingkat dari seniman beladiri biasa.


Tapi tentu saja, semakin tinggi tingkat kultivasi seseorang maka semakin tinggi juga kekuatan jiwanya spiritual nya namun itu tetap tidak akan bisa mengalahkan seseorang yang membangun jiwa spiritual nya secara khusus.


Lin Chen terus memahami isi gulungan, sampai tidak terasa tiga hari berlalu lagi.


Saat ini ada perubahan yang terlihat jelas di sekitar tubuh Lin Chen, seperti tekanan namun tidak kasat mata. Tatapan mata nya juga jauh lebih tajam dan dalam dan yang paling penting adalah rasa senang karena Lin Chen seolah-olah merasa dirinya kini sanggup mengolah pil kelas empat.

__ADS_1


Bagian lain dari isi gulungan adalah cara memperhalus jiwa spiritual.


Lin Chen tidak berlatih terus-menerus, meskipun dia membekali dirinya dengan pil pengenyang tapi Lin Chen tetaplah manusia biasa yang masih butuh makan dan minum secara langsung.


Hampir satu minggu berlalu, Lin Chen pun sudah menamatkan pelajarannya dan bersiap untuk kembali. Memang kekuatannya tidak bertambah kuat tapi jika dibandingkan dengan saat dia datang lebih dari satu minggu yang lalu, Lin Chen saat ini lebih tenang dan terlihat lebih misterius.


Hal ini dipengaruhi oleh kekuatan jiwa spiritual nya yang telah terbangun sepenuhnya.


"Sayang sekali di sini tidak ada teknik beladiri." ucap Lin Chen ketika kembali memilah-milah barang yang akan dia bawa.


"Oh ya bukankah bisa menggunakan teknik itu?"


Lin Chen tiba-tiba saja teringat dengan teknik yang menggunakan indra spiritual, teknik yang sama yang dia gunakan dahulu saat memilih batu kasar yang berisi giok.

__ADS_1


Dengan teknik ini dia bisa memilih lebih cepat berdasarkan tingkat kepadatan aura. Segera, Lin Chen menggunakan indra spiritualnya.


Ada hal yang membuat Lin Chen heran sekaligus senang, yaitu indra spiritualnya yang meningkat pesat, saat menggunakannya, jarak satu kilometer dapat terlihat jelas. Sebelumnya hanya lima ratus meter saja.


"Hehe tidak sia-sia aku melakukan perjalanan ini." ucap Lin Chen dengan penuh semangat sambil terus memilih barang yang terbaik.


"Sial! ini masih sangat banyak."


Namun, saat Lin Chen tengah berpikir bagaimana caranya membawa semua sumber daya ini, tanpa sengaja dia memandangi jarinya dan teringat dengan banyak cerita yang pernah dia dengar, yaitu seorang kultivator yang selalu memiliki sebuah cincin penyimpanan yang tersemat di jarinya.


Cincin penyimpanan ini mempunyai dimensi sendiri sehingga seorang kultivator tidak repot membawa banyak barang karena bisa menyimpannya di dalam cincin dimensi tanpa khawatir kehilangan.


Lin Chen hanya berbuat iseng saja, melambai sambil memikirkan untuk menyimpan benda-benda di dalam cincin dimensi. Ini dilakukannya ditengah keputusasaan, membawa begitu banyak barang pasti tidak mungkin tapi meninggalkannya juga merasa tidak rela.

__ADS_1


Namun, benda-benda itu menghilang begitu saja.


"Apa? bagaimana bisa? kemana, apakah mungkin... "


__ADS_2