
"Tolong!"
"Dokter Lin, anda disini dulu, saya pergi melihat situasi."
Xe Xujing dengan sigap berlari ke arah suara yang minta tolong. Tapi sebelum pergi, Lin Chen menarik bahunya.
"Tahan dulu." ujar Lin Chen. Dia merasa ada yang aneh dengan suara minta tolong itu." Dari awal Lin Chen memang sudah mengaktifkan keahlian yang baru saja dikuasainya, daya persepsi spiritual.
Keahlian yang biasa digunakan para kultivator untuk mendeteksi area di sekitarnya. Saat ini Lin Chen baru bisa mendeteksi area seluas satu kilo meter, itu pun hanya bisa melihat aura nya saja, belum cukup untuk melihat bentuknya sampai detail.
"Tunggu sebentar." ucap Lin Chen lagi sambil menyiapkan senapan runduk nya diikuti oleh Yun Shan sementara Xe Xujing yang sempat ditahan sebelumnya oleh Lin Chen kembali berjalan untuk memeriksa keadaan.
"Jangan terlalu jauh. Jaga jarak masing-masing tidak lebih dari tiga langkah."
Ucap Lin Chen lagi, entah kenapa dia merasa semakin dekat ke sumber suara yang meminta tolong, semakin tidak enak juga perasaan hatinya, seperti ada sesuatu yang mengintai.
"Berhenti!"
__ADS_1
Tiba-tiba Lin Chen berseru. Xe Xujing dan Yun Shan pun serentak menghentikan langkahnya. Mereka bertanya dengan heran kenapa Lin Chen bertingkah aneh sejak memasuki perimeter tanda bahaya, mereka bahkan tidak merasakan apa-apa.
"Dokter Lin, sebenarnya ada apa? kalau anda merasa tidak nyaman, biarkan kami atau salah satu dari kami yang masuk. Tenang saja, kami akan kembali secepat mungkin."
Xe Xujing sangat mengagumi Lin Chen, terutama keahliannya dalam meracik pil namun, Ia tau Lin Chen bukanlah penggiat beladiri atau tingkatannya sangat rendah jadi sangat wajar dia dia merasa khawatir.
Bahkan aura beladiri nya tidak bisa Ia deteksi. Hanya saja Xe Xujing salah, jangankan dia yang hanya di tingkat Internal, bahkan tetua Yun saja yang berada di tingkat Prajurit puncak tidak bisa mengetahui tingkatan Lin Chen.
Lin Chen hanya menggeleng pelan, tak mungkin Ia menyalahkan dua pejuang di dekat nya, dia mengangkat tangannya dan menunjuk ke belakang.
"Benarkah?"
Lin Chen mengangguk, "Coba ingat lagi, sudah berapa lama kita berjalan sejak memasuki perimeter ini?"
Pertanyaan ini menyadarkan Xe Xujing dan Yun Shan, mereka saling melihat satu sama lain, rasa cemas tiba-tiba merasuki kepala mereka.
"Dokter Lin, maaf bukan maksud ku meragukan mu."
__ADS_1
"Bukan masalah, aku bisa mengerti."
"Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang?"
Sudah sedari tadi Lin Chen mencari informasi, lalu setelah menemukan solusinya dia berkata, "Ini adalah ilusi dari sejenis rumput roh. Ikuti aku."
Kali ini Lin Chen yang memimpin di depan, melalui persepsi spiritualnya, dia berhasil melewati tempat-tempat yang auranya lebih pekat. Ini sangat mudah untuk nya.
Sesaat kemudian, mereka telah keluar dari pengaruh ilusi dan berada di ruang terbuka yang cukup besar.
"Lihat! bukankah itu anggota kita?" seru Xe Xujing kembali. Tapi dia tidak bergerak dari tempatnya, mungkin karena sudah percaya pada kemampuan Lin Chen sehingga dia menatap Lin Chen seolah meminta pendapatnya.
"Kalian boleh kesana, bawa tali dan langsung ikat dengan kencang."
"Apakah tidak apa-apa?"
"Dia akan langsung kabur jika mengetahui kalian datang padanya. Ingat, ikat baik-baik aku harus pergi sebentar.
__ADS_1