Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit
Membuat Pil


__ADS_3

Satu hari setelah insiden itu, ponsel Lin Chen berbunyi. Ketika diperiksa ternyata ada yan mentransfer uang satu milyar ke rekening nya.


[ Dokter Lin, ini aku Tao Yang. Apakah uangnya sudah masuk? ]


[ Sudah, baru saja. Tapi ini terlalu banyak. ]


[ Tidak banyak. Bagaimanapun, kamu telah menolong aku dan putri ku. ]


Lin Chen tidak membalas pesan Tao Yang lagi.


Sambil melihat nominal uang yang ada di layar ponselnya, mau tidak mau hati Lin Chen sangat senang. Ini adalah uang yang banyak dan seumur hidupnya, baru kali ini memiliki uang sebanyak itu.


Niat hatinya ingin membeli bahan herbal lagi, tapi kali ini tujuannya adalah untuk membuat pil pengumpul energi. Lin Chen sangat memahami, semakin kuat dan dalam kultivasi yang Ia miliki, semakin cepat dan efisien juga kekuatan yang bisa dia keluarkan.


Pada saat ini serangan biasa tidak akan bisa melukai Lin Chen berkat kekuatan tulangnya tapi ini saja masih tidak cukup, pengobatan yang dilakukan nya menuntutnya untuk lebih kuat lagi.


Berpikir sampai ke sini, Lin Chen mulai mengatur kebutuhan nya sendiri.

__ADS_1


"Rumput Naga hijau, rumput giok roh, daun hati, teratai biru langit ... "


Lin Chen menggumamkan sumber daya yang Ia butuhkan dan jumlahnya harus banyak untuk menjaga jika Ia gagal untuk percobaan pertama nya ini.


Setelah melewati tingkat pemurnian energi, akan ada tingkat lanjut dari kultivasi dan tahapan menurut informasi di kepala Lin Chen, namun Lin Chen mengabaikan pikiran ini. Dia tidak mau terlalu pusing memikirkan tingkatan kultivasi, yang harus dilakukannya adalah terus bertambah kuat saja.


Jika terlalu terobsesi dengan nama-nama tingkatkan, toh dia sendiri juga di tingkat mana Ia sekarang berada. Paling tidak itulah pemikiran dia sekarang.


"Baiklah, karena uang sudah ada, maka sebaiknya aku mulai mencari bahan-bahannya dulu."


Lin Chen tidak pulang ke klinik lagi tapi kembali ke desa, meracik pil harus dalam keadaan tenang dan tanpa gangguan, di rumahnya di desa adalah pilihan terbaik untuk saat ini.


Untuk menghasilkan api yang stabil dan besar sesuai syarat, Lin Chen juga membeli tungku gas yang baru dan tentu saja sebuah bejana besi yang tebal.


Api besar menyala, Lin Chen mengatur nyala api maksimal dan menurunkannya secara bertahap ketika bejana tungku sudah mulai panas.


"Rumput giok, masuk."

__ADS_1


"Rumput naga hijau, masuk."


"Rumput..."


Lin Chen memasukkan bahan pil dengan seksama dan teliti, tak ada satupun bagian yang berani Ia lewatkan. Itu harus sesuai urutan dan yang paling penting adalah menjaga ketenangan.


Beberapa jam kemudian, Lin Chen menghentikan aktifitas nya. Setelah perjuangan panjang yang sangat melelahkan, dia mengambil dan mengamati dua pil di tangannya, namun, itu tidak seperti yang di harapkan nya.


"Ini masih jauh dari sempurna." Lin Chen menggeleng pelan. Satu pil terbentuk sempurna dengan aroma yang samar sedangkan satu pil lainnya berbentuk aneh tanpa aura sama sekali.


Lin Chen sadar, membuat pil tidak akan semudah itu. Menurut catatan di kepalanya, banyak sekali hal yang harus diperhatikan ketika membuat sebuah pil, meskipun mengikuti sebuah resep dewa sekalipun, tanpa kemampuan dan pengalaman, mustahil membuat sebuah pil yang sempurna.


Kalau semudah membuat sebuah pil, maka profesi alkemis seperti yang ada di novel-novel tidak akan sesulit itu.


Lin Chen menghela nafas, setelah memenangkan diri dan beristirahat sebentar, Ia menelan dua pil di tangannya. Efek pil langsung terasa dan berhasil menambah satu m tingkatan pada kultivasi nya.


Ini adalah dunia fana dan Lin Chen adalah makhluk fana, meskipun pil yang ia buat tidak sempurna tapi itu tetap saja sebuah pil pengumpul energi dengan bahan dari sebuah resep surgawi. Tubuhnya tentu saja dapat menerima khasiatnya.

__ADS_1


__ADS_2