
Yang pertama maju tentu saja yang posisinya paling rendah, tiga tingkat prajurit dan pengawal Wu Dong masih diam tidak bergerak. Mengamati gerakan Lin Chen.
Orang-orang ini datang menyerang dengan niat membunuh, Lin Chen juga tidak peduli hidup mati mereka, baginya, hari ini adalah hari dimana keluarga Wu dengan sekte Macan terbangnya harus dihapus.
Lin Chen bergerak sangat santai, memukul kalau harus memukul dan sesekali menangkis senjata lawan dengan belati, hasilnya senjata lawan pasti akan patah.
"Tuan, serahkan mereka pada kami." Jun Xing, Mao Dong dan Tong Dji datang, tugas mereka telah selesai.
Mao Dong dan Tong Dji bukanlah petarung sesungguhnya, Mao Dong mengurus Paviliun Langit dan Tong Dji mengurus tanaman herbal di desa tapi orang-orang rendahan itu bukanlah lawan mereka.
Sedangkan Jun Xing awalnya adalah petarung jadi jelas pihak mana yang akan kalah. Sepuluh menit kemudian, yang tersisa hanyalah Wu Dong lima orang terkuat.
"Kamu... apa yang terjadi? bukankah laporan sebelumnya mengatakan dokter Lin datang sendiri?"
Wu Dong mulai panik, terlebih setelah melihat Mao Dong dan mengenalinya. "Mao Dong! kenapa kamu di sini?"
Apa ini? kenapa orang-orang Paviliun Langit membantu dokter Lin?
Ini di luar perkiraan Wu Dong.
"Hehe dokter Lin adalah pimpinan Paviliun Langit, katakan, apa aku tidak boleh ada di sini? jangan kaget tapi semua orangmu yang ada di Paviliun Langit sudah lenyap."
Mao Dong berbicara penuh percaya diri. Sangat puas melihat Wu Dong yang tampak putus asa.
"Jadi bagaimana kalau dokter Lin ada pimpinan Paviliun Langit? aku punya dukungan di sini."
Wu Dong memberi perintah pada tiga orang pria dari Jiang Dian. Tapi dia kaget karena tiga pria itu sudah tergeletak tak berdaya di tanah. Rupanya Lin Chen yang tidak mau membuang waktu lagi langsung menghabisi tiga orang ini tanpa ampun.
Glek!
Wu Dong menelan ludahnya, tiga orang itu adalah seniman beladiri tingkat Prajurit. Bahkan Lin Chen tidak berkedip ketika menghadapi mereka? sungguh tidak menyangka Lin Chen sangat kuat, seketika dia mengumpat marah, karena Jiang tidak mengatakan apa-apa. Pantas saja dia mengirim tiga tetua geng Tanpa Nama hanya untuk membereskan dokter Lin.
__ADS_1
Sementara Jun Xing, Mao Dong dan Tong Dji, meskipun mereka juga kaget dengan kekuatan Lin Chen namun, sikap mereka masih wajar. Ini karena keyakinan mereka pada Lin Chen, mereka tahu Lin Chen bukanlah dokter biasa.
"Sial! kemana semua orang?" Wu Dong membanting ponselnya karena marah bercampur takut. Tadinya dia menelepon anak buahnya yang bersembunyi di sekitar markas tapi tidak ada satu pun yang menjawab panggilannya.
"Tidak usah repot-repot, siapa pun yang kamu hubungi tidak akan bisa menjawabmu."
"Jangan! jangan mendekat... " Wu Dong yang masih duduk di tempat nya semula, mau berdiri pun dia tidak bisa saking takut nya. Pun begitu dengan dua pengawal pribadinya, mereka mundur beberapa langkah ketika Lin Chen mendekat.
"Dokter Lin, ini semua adalah ide Jiang Dian dari kota Shangain. Dia meneleponku dan mengatur semuanya, termasuk mengirim tiga tetua geng Tanpa Nama." Tanpa mengatakan sesuatu, Wu Dong menjelaskan semua yang dia tahu. Termasuk semua aset geng Macan Terbang.
Tapi Lin Chen tidak memiliki simpati pada Wu Dong, beberapa kali Macan Terbang pernah mengancamnya di bawah arahan Wu Dong tapi membunuhnya juga tidak mudah.
Ini adalah zaman dimana hukum berlaku. Tidak masalah jika orang tidak penting yang hilang tapi akan menjadi masalah jika seseorang dari keluarga ternama menghilang begitu saja.
Sempat dilema beberapa saat, Lin Chen akhirnya memutuskan membuat kematian yang mudah pada Wu Dong, ini juga peringatan pada keluarga Wu.
Dengan pengetahuan medisnya yang hebat, Lin Chen menotok beberapa bagian tubuh Wu Dong, membuatnya memuntahkan banyak darah dan lumpuh. Kondisinya sangat memprihatinkan.
Lin Chen menargetkan Wu Dong tidak akan selamat, paling lama satu bulan. Tidak lupa juga Lin Chen menotok dua pengawal Wu Dong, menghilangkan kemampuan beladirinya dan membuatnya menjadi orang biasa yang lemah.
Dua pengawal ini bersujud, mereka sangat senang Lin Chen hanya menghilangkan kemampuan mereka saja.
"Bawa tuanmu pergi kerumahnya."
Dua pengawal itu mengangguk patuh, lalu bangkit dan menggotong Wu Dong pergi dari sana. Ketika berada cukup jauh dari markas, mereka meninggalkan Wu Dong pada orang lain dan mengantarnya pulang.
Mereka bukan orang bodoh, jika mereka sendiri yang mengantar, mereka pasti tidak akan selamat. Setelah ini, mereka akan pergi jauh.
"Mao Dong, kamu tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya."
"Aku tahu, tenang saja. Semua pasti beres."
__ADS_1
Mao Dong memberikan janjinya, tugas ini mungkin cukup sulit tapi dengan pengalamannya, itu bukanlah masalah besar, lagipula, dia hanya perlu melapor pada Lin Chen kalau sesuatu terjadi.
Tugasnya adalah mengambil alih semua usaha keluarga Wu. Dia akan ditemani Jun Xing.
Kediaman keluarga Wu. Kepala keluarga Wu, Wu Daqi sangat marah melihat keadaan putranya yang, sekilas pandang saja dia sudah tau kalau putranya tidak akan bertahan lama.
Sayangnya semua anggota tidak ada yang bisa memberikan keterangan lengkap tentang masalah ini. Wu Daqi tahu kalau putranya memang kerap memobilisasi geng Macan Terbang, namun putranya juga bukan orang yang bodoh yang akan bergerak tanpa perhitungan yang matang kecuali ada yang mendukungnya dan dukungan ini pasti kuat.
Terakhir putranya bermasalah dengan Paviliun Langit, tapi itu masalah yang normal yang memang kerap terjadi antar sesama mereka, Lagipula belakangan ini tidak ada gerakan apa-apa. Ketika dia bertanya pada bawahannya, bawahannya ini juga mengatakan tidak terjadi apapun belakangan ini.
Ring...! Ring...!
Ponsel di kantong Wu Dong berdering.
"Halo, aku Mao Dong. Aku sudah di depan rumah anda."
"Mao Dong...? Paviliun Langit? untuk apa dia datang ke sini?" atau jangan-jangan..."
Wu Daqi tidak menunggu, dia menyuruh seseorang mengantar Mao Dong masuk.
"Halo tuan Wu, bagaimana kabar putra anda?"
"Kau... apa kamu sesuatu?" Wu Daqi masih bertanya-tanya, apa hubungan Mao Dong dengan semua ini.
Mao Dong tetap tenang, dia tersenyum lalu berkata, "Putramu mengincar pemimpin kami, aku datang karena pemimpin kami ingin mengambil alih aset keluarga Wu."
Wu Daqi hampir tidak percaya apa yang dia dengar. pemimpin Paviliun Langit ini terlalu sombong, apa dia pikir bisa seenaknya mengambil aset keluarganya?
Perlu diketahui, keluarga Wu adalah salah satu keluarga utama di kota Liang. Asetnya sangat banyak, pengaruhnya sendiri tidak bisa dianggap sebelah mata.
Sekarang, datang seseorang yang ingin mengambil aset keluarganya atas perintah pimpinannya? berani sekali.
__ADS_1
"Paling lambat besok siang. Pimpinan kami tidak akan menolerir apapun dan tidak ada negosiasi apapun. Selamat tinggal."
Pesan Lin Chen sangat jelas, keluarga Wu tidak boleh ada di kota Liang lagi.