Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit
Berangkat Bertiga


__ADS_3

Lin Chen juga tidak tau hewan apa yang bahkan kukunya saja bisa sangat beracun. Ada banyak Jenis hewan sejenis di dalam informasinya tapi secara spesifik tidaklah begitu jelas.


Yang paling mendekati adalah Kadal Hijau, Macan Berekor Emas dan Serigala Angin. Semua hewan-hewan ini berelemen api.


"Hmm, tapi darimana hewan-hewan ini berasal? tidak mungkin kan mereka muncul begitu saja?" gumam Lin Chen sambil mengelus dagunya.


Ya, hewan-hewan yang Lin Chen sebutkan tadi berasal dari informasi yang Ia terima. Ensikloedia umum tidak mengenal hewan-hewan ini. Lin Chen tau benar informasi yang dia terima adalah rahasia langit lalu, apakah hewan-hewan itu juga berasal dari langit?


Jawabannya adalah mungkin saja, dia sendiri mendapat berkah dari langit jadi mungkin saja ada yang lain juga.


Setelah mengobati sejumlah anggota di dalam barak kesehatan, Lin Chen yang keluar disambut oleh tetua Yun.


"Bagaimana, apakah mereka akan baik-baik saja?"


"Jangan khawatir, satu atau dua hari lagi mereka akan pulih kembali. Tapi bukankah informasinya Lima puluhan yang terluka? kemana yang lainnya? Jangan katakan kalau... "


Lin Chen tidak melanjutkan ucapannya, dia berpikir yang lain tidak kuat dan tewas karena racun.


"Tidak, tidak, yang di sini adalah yang paling parah kondisinya sedangkan yang lain saat ini masuk ke pedalaman hutan. Membantu rekan lainnya." kata tetua Yun.


"Tetua Yun, anda sibuk saja, aku akan meracik pil dan salep untuk digunakan jika ada keadaan darurat lagi sekaligus untuk anggota yang pergi."


Tidak menunggu terlalu lama, Lin Chen sudah menyelesaikan pekerjaannya dan memberikan nya pada tetua Yun.


Dua hari berikutnya, anggota yang telah di obati itu pun sudah bisa melakukan aktifitas fisik ringan. Hari berikutnya, mereka sudah benar-benar sembuh dan kembali pada kondisi puncaknya.


Saat sedang berlatih, mereka melihat kedatangan Lin Chen dan mendatanginya satu persatu.


"Dokter Lin, terima kasih sudah menyelamatkan kami."


Lin Chen melambai-lambaikan tangannya, "Tidak usah berterima kasih, itu sudah menjadi kewajibanku." ucapnya.


"Oh ya kemana tetua Yun dan anggota lainnya? kenapa aku merasa tempat ini agak sepi?"

__ADS_1


Sehari setelah Lin Chen memberikan pil dan salep pada tetua Yun, dia memang tidak pernah keluar lagi dari kediamannya. bahan herba di pos terakhir ini memang melimpah dengan kualitas yang sangat baik sehingga Lin Chen memutuskan untuk menggunakannya untuk meracik bagi kultivasinya sendiri.


"Dokter Lin, dua hari yang lalu, ada laporan munculnya makhluk itu lagi. Karena khawatir, tetua Yun membawa sebagian anggota menyusul anggita anggota lama."


"Kami sebenarnya ingin pergi juga tapi karena baru saja pulih dan juga harus menjaga anda, jadi kami tidak bisa pergi."


"Apa kamu tau titik nya ada dimana?" tanya Lin Chen, tapi melihat pria itu ragu-ragu, Lin Chen berkata lagi, "Jangan khawatir, aku bisa menjaga diri, lagipula aku ini seorang dokter, bagaimana kalau terjadi apa-apa terhadap mereka dan sesuatu yang buruk akhirnya terjadi?"


"Siapa namamu?"


"Aku Xe Xujing." jawab pria itu. "Panggil Xujing saja." katanya lagi.


"Oke. Xujing, aku tidak lemah. Bagaimana kalau begini, aku akan memilih dua di antara kalian lalu kita pergi bersama."


Xe Xujing berpikir sebentar lalu mengangguk setuju. Apa yang Lin Chen katakan sebelumnya memang benar, tim disana butuh seorang dokter. Sesaat kemudian, Lin Chen memilih satu orang lagi yang paling kuat dan paling bisa diandalkan.


Pilihannya jatuh pada Yun Shui, aura yang dipancarkan olehnya memang lebih kuat dari yang lain namun, Xe Xujing dan yang lain heran, Don Shui bukanlah yang terkuat bahkan dia hampir tidak berguna.


“Yun Shui, aku mempercayaimu. Jangan membuatku menghilangkan harapan padamu."


Dong Shui sangat senang, ini kesempatan, pikirnya. Semua anggota Pasukan Naga selalu berharap berada di depan, tak ada yang ingin menjadi penonton. Begitu pun dengan Dong Shui, dia memang bukan yang terkuat tapi dia mempunyai rahasianya sendiri.


"Dokter Lin, apa anda pernah menggunakan senapan runduk." tanya Xe Xujing ketika mereka mulai menyiapkan peralatan tempur.


"Aku baru-baru ini sudah belajar menggunakannya, berikan padaku."


Persiapan pun siap dan mereka bertiga, Xe Xujing di depan lalu diikuti Lin Chen dan Yun Shui.


Dari semua peralatan yang diberikan Xe Xujing, hanya belati yang di tolak. Dia punya belati sendiri yang jauh lebih baik dari belati mana pun yang pernah dia lihat.


"Xujing, hewan buas apa yamg sebetulnya yang menyerang itu? Macan atau sejenis Serigala?"


"Tikus dokter Lin, itu adalah Tikus."

__ADS_1


"Tikus?"


Tikus apa yang bisa begitu kuat sampai bisa melukai para pejuang ini? Lin Chen benar-benar tidak mengerti, Ia segera mencari informasi.


"Dokter Lin, kita bermalam disini."


Sudah satu harian lebih mereka berjalan, menurut Xe Xujing, perjalanan malam hari sangat berbahaya.


Tempat pemberhentian mereka adalah sebuah rumah kecil yang cukup untuk menampung banyak orang sekaligus, rumah yang memang menjadi tempat para pejuang.


"Xujing, apa kaki tikus itu berwarna merah dan ada garis merah yang memanjang di sepanjang tubuhnya?" tanya Lin Chen yang sudah mengingat jenis hewan buas itu.


"Bagaimana anda bisa tau?"


Xe Xujing berseru kaget, begitu juga dengan Yun Shan. Tikus ini tidak pernah ada di dunia ini tapi Lin Chen bisa mengetahuinya. Apakah Lin Chen pernah bertemu dengan Tikus ini?


"Dokter Lin, anda sangat berpengetahuan. Anda sangat berbakat. Apa Tikus ini pernah muncul di tempat lain?"


"Tidak penting dari mana aku mengetahuinya. Yang aku tau Tikus jenis ini sangat kuat dan beracun, senjata biasa tidak akan mempan."


Lin Chen tidak mungkin memberitahukan darimana dia mengetahui informasi ini.


"Anda benar dokter Lin, kulit hewan buas ini sangat kuat dan sampai sekarang pun kami masih bingung bagaimana cara membunuh Tikus-tikus ini. Hanya tetua Yun yang sejauh ini bisa membunuhnya, itu pun dengan mengeluarkan semua kemampuannya."


"Aku tau kelemahannya ada di matanya. Tapi mengincar matanya jauh lebih sulit."


Xe Xujing dan Yun Shan kembali tertegun, mereka semakin yakin Lin Chen punya rahasia. Tidak mungkin, bahkan sampai kelemahan tikus itu pun diketahuinya.


Melihat reaksi dua pejuang di depannya, Lin Chen buru-buru berkata, "Itu hanya persepsiku saja. Daripada itu, aku punya sedikit pertanyaan untukmu Yun Shan."


"Tapi sebelumnya make kalau ini mungkin menyinggungmu."


"Dokter Lin, aku tau. Tenang saja, aku tidak mudah tersinggung. Jadi begini ... "

__ADS_1


Yun Shan yang sudah tau maksud Lin Chen mengatakan, di antara semua Pasukan Naga, dia termasuk yang terlemah dan dia tidak pernah ikut dalam satupun misi penting, perannya kebanyakan hanya sebagai pendamping.


Meskipun di antara sesama Pasukan Naga jarang sekali ada rasa iri yang sampai menimbulkan masalah tapi tetap saja banyak yang meragukan dan merasa Yun Shan tidak cukup pantas untuk bergabung dengan Pasukan Naga.


__ADS_2