
"Tunggu sebentar!"
Tetua Li berseru menghentikan Lin Chen sebelum menghilang masuk ke dalam terowongan.
"Jangan gegabah. Sekali lagi aku katakan, mereka bukan lah Tikus-tikus biasa, kau tidak akan bisa menyelamatkan nona Song dan yang lainnya."
"Lalu anda akan membiarkan nona Song dan lainnya begitu saja? bagaimana kalau semuanya telah terlambat setalah anda pulih? atau apakah jika anda pulih, anda bisa menyelamatkan mereka?"
Lin Chen yang berbalik berkata dengan tegas dan tidak memandang tetua Li lagi, auranya kuat dan penuh keyakinan.
"Tetua Li, aku pasti membawa nona Song dan yang lainnya keluar dari sini."
"Dokter Lin, tindakan mu ini bisa membahayakan tim ini."
Tetua Li bukan sangat membenci Lin Chen, pada dasarnya dia juga seorang Pasukan Naga dan keselamatan seluruh tim menjadi prioritasnya saat ini. Mungkin terdengar kejam tapi mengorbankan satu dua orang untuk keselamatan seluruh tim adalah hal yang wajar.
Semua anggota juga bisa mengerti dan sangat paham akan hal ini.
__ADS_1
"Tetua Li, aku tidak meminta apa-apa. Kalau aku bisa menyelamatkan mereka, itu adalah hal baik dan kalaupun aku tidak bisa, maka aku siap mati di sini."
"Dokter Lin.... "
"Tetua Li, sudahlah... biarkan dia pergi. Kita fokus untuk memulihkan diri secepatnya."
Ucapan Tetua Li dipotong langsung oleh tetua Yun, dia memegang lengan tetua Li sambil menggeleng pelan.
Sebenarnya tetua Yun juga setuju dengan tetua Li tapi tekad Lin Chen sudah bulat, tak ada yang bisa menghentikan nya.
"Oke, aku mau akses ke gudang penyimpanan Pasukan Naga." sahut Lin Chen, dia berbalik dan langsung menghilang ke dalam terowongan.
Sepeninggal Lin Chen, tetua Yun mendesak Xe Xujing untuk menceritakan pengalaman mereka sejak pergi bersama.
"Benarkah? apa kamu tidak berbohong?" tetua Yun terkejut ketika mendengar Lin Chen membunuh Tikus Api dengan mudah.
"Tetua, aku memang tidak melihat dengan mata kepalaku tapi aku yakin karena tidak orang lain di sana."
__ADS_1
Tetua Yun pun terdiam, "Dokter Lin menyembunyikan kekuatan nya dengan baik." ujarnya pelan.
"Jangan terburu-buru, bisa saja ada faktor lain nya kan?" sambung tetua Li yang masih tidak percaya Lin Chen sanggup membunuh Tikus Api tanpa masalah.
Sesaat kemudian, ruangan itu pun sunyi. Setiap orang sibuk memulihkan diri. Untungnya mereka dibekali sejumlah pil jadi tidak butuh waktu lama sampai mereka benar-benar sembuh.
...
Di dalam terowongan, Lin Chen terus melangkah dengan hati-hati. Satu jam kemudian, sampailah dia di sebuah ruangan yang cukup besar.
Karena Tikus-tikus Api tidak di sana, Lin Chen memutuskan untuk memeriksa secara detail. Ini penting untuk keadaan darurat, terutama untuk membuat jalur pelarian yang aman jika terjadi sesuatu.
Namun setelah cukup lama, dia menyadari bahwa ternyata tempatnya sekarang adalah tempat dimana Ia membunuh Tikus Api dulu, tempat dimana terdapat sebuah ceruk di tebing yang telah dia tandai.
"Tidak salah lagi." gumam Lin Chen. Dia seperti mendapat suntikan semangat baru karena bisa sekaligus memeriksa apa yang membuat Tikus-tikus itu berkumpul namun, tujuan utama nya tentu saja untuk menyelamatkan Song Wanting.
Lin Chen melanjutkan perjalanan nya dan tak lama kemudian, dia berhasil sampai diruangan yang dipenuhi oleh Tikus-tikus Api.
__ADS_1