Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit
Batu Roh Api


__ADS_3

Seperti yang Lin Chen duga sebelumnya, pasti ada sesuatu yang menarik Tiku-tikus Api ini datang sampai ke sini. Dugaan ini diperkuat dengan berkumpul nya mereka di satu tempat, yang sekarang ada di depannya itu.


Hanya saja saat dia belum bisa memastikan nya saja meskipun samar-samar dia bisa merasakan sesuatu dari dalam sana.


Lin Chen terus berjalan, dia mengambil jalan lain, jalan memutar untuk menghindari Tikus-tikus itu. "Nona Song, aku harap kau baik-baik saja dan tidak berada di dalam sana." gumam Lin Chen, berharap Song Wanting tidak berada di ruangan yang sama dengan Tiku-tikus itu


Dua Puluh meter kemudian, Lin Chen bertemu dua orang yang berbaring lemah di lantai terowongan. Mereka adalah Pasukan Naga yang satu kelompok dengan Song Wanting sebelumnya.


"Dokter Lin, kenapa anda di sini? anda seharusnya... "


"Dimana nona Song?"


Lin Chen yang sedang terburu-buru memotong ucapan anggota itu dengan menanyakan keberadaan Song Wanting. Dia tidak memeriksa berdua karena dia tau mereka hanya perlu beristirahat, sama seperti tetua Yun dan yang lainnya.


Ini karena sebelum nya, mereka telah membekali diri dengan pil yang Lin Chen buat. Hanya luka luar yang tidak berbahaya.

__ADS_1


"Dokter Lin, nona Song ada di dalam sana."


Akhirnya salah satu dari mereka menunjukkan posisi Song Wanting,


"Di sini terlalu berbahaya, kalian pergilah ke tempat tetua Yun. Ikuti saja terowongan ini." kata Lin Chen sebelum meninggalkan mereka.


Dua orang itu juga bukan orang bodoh, meskipun ragu dengan keputusan Lin Chen untuk menyelamatkan Song Wanting tapi mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa dan keputusan yang paling baik untuk saat ini adalah menemui tetua Yun dan yang lain, menunggu perintah selanjutnya.


"Wanting... "


Lin Chen berdiri tak berdaya ketika melihat Song Wanting yang terduduk lemas. Yang jadi masalah bukan karena kondisi nya karena Lin Chen bisa mengobati nya tapi posisi Song Wanting saat ini yang sangat dekat dengan Tiku-tikus Api itu. Lin Chen harus melewati mereka kalau ingin mendekati Song Wanting.


Song Wanting yang menyadari kedatangan Lin Chen bergumam sangat pelan sambil menggeleng. Entah kenapa dia sangat bahagia melihat Lin Chen datang menyelamatkan dirinya namun Ia juga menyayangkan keputusan Lin Chen ini.


Dia memberi isyarat untuk jangan bergerak atau mencoba mendekat.

__ADS_1


Hanya sebentar saja Lin Chen melihat ke arah Song Wanting, tatapannya kini tertuju pada Tiku-tikus Api di depan sana yang tampak sangat khidmat mengelilingi sesuatu. Yang Ternyata adalah sebuah batu sebesar kepalan tangan.


Batu ini melayang tiga meter di atas tanah, warnanya kemerah-merahan dan tampak penuh dengan aura spiritual.


"Batu Roh Api?"


Lin Chen mengenali batu itu, batu yang mengandung elemen api yang sifatnya bisa memperkuat konstitusi api di dalam tubuh. Pantas saja Tikus-tikus Api ini tertarik, terlihat mereka sedang fokus menyerap inti batu.


Pantas saja mereka mengacuhkan Lin Chen. Mereka tentu tidak mau terganggu, lagipula mereka meremehkan Lin Chen yang di anggap sama dengan orang-orang yang sebelumnya ada di luar sana.


Berbeda dengan Lin Chen, dia sudah mengambil keputusan akan mengambil batu itu. Itu sangat cocok untuknya untuk naik ke alam Elemen Awal.


Menyadari dirinya tidak akan menarik perhatian, Lin Chen pun berjalan perlahan mendekati Song Wanting, dia berusaha berjalan sejauh mungkin dari Tiku-tikus Api itu.


"Nona Song, aku akan mengeluarkan mu dari sini. Begitu kamu berada di luar area ini, kamu cepatlah pergi dan bergabung bersama Tetua Yun. Oh ya kedua temanmu juga sudah pergi."

__ADS_1


"Tapi kamu..."


"Sudahlah, jangan mengkhawatirkan aku. Harus ada seseorang disini sebagai pengalih perhatian. Ingat, langung pergi saja dan meminta bantuan." kilah Lin Chen.


__ADS_2