Sampah Dari Alam Langit

Sampah Dari Alam Langit
Mencari Yang Lain


__ADS_3

Lin Chen kemudian memimpin jalan, dia hanya mengikuti apa yang indra spiritualnya tunjukkan. Tak lama kemudian, mereka akhirnya tiba di depan sebuah gua kecil yang hanya muat untuk dimasuki seorang anak kecil. Orang dewasa harus berjalan jongkok jika ingin masuk ke sana.


Tanpa ragu sedikit pun Lin Chen masuk, diikuti oleh dua orang di belakang nya.


Tak lama kemudian, mereka tiba di sebuah ruangan yang cukup lebar.


"Akhirnya, uhh... " Lin Chen meregangkan tubuhnya yang cukup melelahkan setalah berjalan jongkok.


"Dokter Lin, disana!"


Seru Xe Xujing yang menyadari ada beberapa orang tergeletak tak berdaya di sudut. Mereka adalah anggota Pasukan Naga.


"Dokter Lin? kenapa anda ada di sini?" sapa salah saru dari mereka, kondisi semua orang baik-baik saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.


"Saudara Xujing, saudara Shan....?"


Seru orang itu lagi, dia cukup heran melihat Yun Shan juga datang. Yang lain pun melihat ke arahnya, kalau Xe Xujing, mereka tidak akan heran tapi Yun Shan.


"Dimana yang lainnya?"

__ADS_1


Xe Xujing yang melihat ini mencoba mengalihkan keadaan ini dengan bertanya posisi tetua Yun dan lainnya.


"Tetua Yun masuk lebih jauh, awalnya kami ditugaskan untuk kembali dan membawa beberapa saudara yang lain tapi... "


"Aku tau, lebih baik bertahan daripada mati percuma. Terkadang kita harus bertahan jika tidak ada jalan keluar." kata Lin Chen. Orang-orang ini adalah anggota yang tidak takut mati tapi menghadapi Tikus-tikus itu memang tidak ada gunanya, dan mereka cukup malu untuk mengatakan kebenarannya.


"Nona Song, apakah dia bersama tetua Yun dan lainnya?" tanya Lin Chen lagi.


"Dokter Lin, kami.... "


Pria itu menjelaskan kalau mereka membagi kelompok menjadi dua. Yang satu dipimpin oleh tetua Li dan satu, yaitu kelompok nya dipimpin oleh tetua Yun. Nona Song sendiri bergabung bersama kelompok tetua Li.


"Sudah berapa lama sejak tetua Yun pergi?"


"Sudah lebih dari lima jam."


'Ini sudah cukup lama." gumam Lin Chen. "Aku akan masuk ke sana, kalian lebih baik pulang saja dan lakukan instruksi tetua Yun." Sambung Lin Chen lagi, lalu tanpa ragu, dia segera memasuki lorong yang ada di sana.


Tapi lima orang itu tidak kembali, mereka mengikuti Lin Chen, ikut masuk ke dalam.

__ADS_1


"Saudara Xujing, apa dokter Lin akan baik-baik saja? lihat saja, kamu bahkan membiarkan nya jalan di depan."


Rekan itu bertanya. Ya, semua sudah mengenal Lin Chen, namun itu hanya sebagai tenaga medis yang memang sangat ahli. Mereka meragukan kemampuan fisik atau bertarungnya. Itulah sebabnya mereka mengikuti nya, untuk membantu kalau-kalau terjadi apa-apa.


Xe Xujing menggeleng, Ia pun menceritakan semua kejadian dari awal keberangkatan sampai mereka tiba.


"Tidak mungkin, apa kamu serius?"


"Tak ada gunanya juga aku berbohong kan?" bantah Xe Xujing.


"Tapi.... "


"Ya, aku pun tadinya ragu sama sepertimu, apalagi fluktuasi energi nya benar-benar seperti manusia normal biasa. Tapi itulah kenyatannya, memang aku tidak melihat dengan mata kepala sendiri tapi tidak mungkin ada orang lain yang melakukannya."


"Dokter Lin, apa ada sesuatu?"


Xe Xujing yang berjalan tepat di belakang Lin Chen bertanya ketika melihat nya berhenti mendadak.


Lin Chen sendiri hanya menunjuk ke depan. "Jangan melakukan gerakan tiba-tiba." bisiknya pelan.

__ADS_1


__ADS_2