
Apalagi saat Lin Chen memilih nya untuk ikut dalam misi mengawal, banyak yang kaget sekaligus tidak senang juga.
"Jujur saja aku kaget dan tidak menyangka tapi aku juga sangat senang ketika anda memilih ku untuk ikut serta."
"Aku tidak menyalahkan mereka, itu wajar karena aku sendiri tau jelas sampai dimana kemampuanku."
"Aku punya pendapat dan pandangan sendiri." kata Lin Chen.
Yun Shan menceritakan keadaan sebenarnya tanpa ragu, lalu berkata lagi, "Mungkin anda menyadari dari sesuatu dari namaku. Ya, aku masih ada hubungan dengan tetua Yun. Aku ... "
"Yun Shan..."
"Saudara Xe, tidak apa-apa, tidak perlu disembunyikan lagi."
Xe Xujing menghentikan Yun Shan saat akan bercerita lagi tapi karena melihat Yun Shan sudah mengambil keputusan, dia akhirnya diam saja. Dia hanya berpikir Lin Chen adalah orang lain, bukan bagian dari Biro Naga jadi rasanya tidak perlu tau urusan itu.
"Banyak yang beranggapan aku masuk melalui jalur khusus tetua Yun tapi aku pastikan itu tidak benar."
"Jadi tetua Yun itu termasuk apamu?"
__ADS_1
"Tetua Yun adalah paman jauhku, kami tidak begitu dekat dan aku sendiri berasal dari keluarga cabang."
Lin Chen mengangguk mengerti, rupanya ada juga cerita seperti itu, pantas saja Yun Shan tidak begitu dekat dengan anggota yang lainnya. Namun, mereka juga tidak bisa disalahkan, kemampuannya memang agak kurang cocok untuk menjadi anggota Biro Naga.
Yun Shan berada di tingkat beladiri internal tahap awal sedangkan rata-rata anggota pasukan yang berada di pos terdepan berada di tingkat beladiri internal tahap puncak.
Tetua Yun Qingzhi berada di tingkat Prajurit tahap puncak.
Setiap tingkatan kultivasi di dunia fans terbagi menjadi tahap awal, menengah dan puncak lalu ada tahapan semi atau selangkah lagi untuk naik tingkat.
"Aku tidak asal memilih, aku tau saat mengobatimu dulu kalau meridianmu ada yang tersumbat." kata Lin Chen.
"Dokter Lin, ini... "
Xe Xujing dan Yun Shan berlutut, bagi seorang penggiat beladiri, pil kultivasi sangat berharga. Banyak yang bahkan tidak bisa membelinya walaupun memiliki uang yang banyak. Tapi Lin Chen memberikan pil itu begitu saja, mereka pun tau kualitas pil di tangan mereka hanya dengan mencium aromanya saja.
"Jangan begitu, jujur saja aku sangat mengagumi kalian para pejuang. Yang rela mengorbankan segalanya demi keamanan rakyat."
"Bangunlah dan serap pil itu dengan baik, aku juga akan istirahat. Aku harap kalian berhasil."
__ADS_1
"Baik dokter Lin."
Ujar mereka serempak, tatapan kagum dan terima kasih terpancar jelas di mata mereka.
Malam berlalu dengan cepat, aura Yun Shan dan Xe Xujing juga terlihat sangat berbeda dari sebelumnya, lebih kuat dan stabil.
Yun Shan berhasil naik ke tahap puncak sedangkan Xe Xujing yang sebelumnya berada di tahap puncak kini sudah masuk ke tingkat Prajurit Semu, selangkah lagi dia akan menginjakkan kaki nya di tingkat Prajurit.
"Jangan berterima kasih lagi. Itu juga berkat bakat dan kemauan kalian. Lebih baik kita cepat berangkat."
Kata Lin Chen yang kembali melihat mimik dua pejuang di depannya yang sepertinya ingin berterima kasih kembali.
Sesaat kemudian, mereka pun berjalan lagi. Meski begitu, tetap saja di hati kedua orang itu merasa sangat mengagumi Lin Chen.
Energi dan semangat baru mengantar tiga orang itu menuju medan paling berbahaya di gunung Kunlung.
"Dokter Lin, ini adalah batas perimeter yang sudah ditetapkan. Lewat dari sini adalah tempat yang samgat berbahaya, apa anda yakin akan terus masuk ke dalam?"
"Tentu saja. Xujing, aku sudah disini, tidak mungkin kembali lagi. Lagipula, lihat saja, di sini tidak ada tanda-tanda mereka berhenti disini."
__ADS_1