
Sepeninggal Mao Dong, Wu Daqi memanggil anak nya yang lain, Wu Qiucheng serta dua pelindung keluarga, mereka berdua adalah seniman beladiri dari sebuah sekte yang disewa keluarga Wu.
"Ayah, menurutku kita tidak harus menuruti keinginan Mao Dong. Memang dia pikir dia siapa sampai berani menekan keluarga kita."
Wu Daqi menggeleng pelan, putranya yang satu ini sangat jauh jika dibandingkan dengan Wu Dong. Wu Qiucheng hampir tidak pernah berpikir, yang dia lakukan selama ini hanya belajar dan memperdalam seni beladiri.
Wu Qiucheng belajar di sekte Tinju Besi, kedua pengawal keluarga Wu juga berasal dari sekte ini. Jadi hubungan antara sekte Tinju Besi dan keluarga Wu sangat baik.
"Kalian sudah cukup lama berada di sini, bagaimana menurut kalian?" Wu Daqi bertanya pada dua pengawalnya.
Sikap Wu Daqi ini sejujurnya bukan hanya bertanya melainkan meminta bantuan, terlepas dari apa pun jawaban dari mereka.
Kalo setuju untuk melawan, maka dua orang itu pasti akan ikut campur dan kalo tidak setuju maka mau tidak mau mereka akan membawa keluarga Wu dalam perlindungan sekte.
"Kami tidak akan ikut campur, semua keputusan ada di tangan tuan Wu." ucap salah satu dari pengawal itu. Dia juga berpikir panjang untuk menyeret sekte masuk ke dalam konflik. Tugas utamanya adalah melindungi Wu Daqi dan kepetingan bisnisnya sedangkan untuk balas dendam, dia butuh persetujuan sekte.
Lagipula Paviliun Langit juga tidak sederhana, mampu melenyapkan semua geng Macan Terbang dalam satu hari bukanlah pekerjaan orang biasa.
Ring...! Ring...!
Ponsel Wu Dong yang dipegang Wu Daqi berdering. Jiang Dian, terlihat sebuah nama di sana.
"Halo, Wu Dong, bagaimana, sudah beres kan? haha pasti dokter lemah itu sudah dimakan cacing. Tidak sia-sia aku mengirim tiga tetua tingkat Prajurit itu."
Tingkat Prajurit? apakah ada tiga tingkat Prajurit yang juga ikut bersama melawan Paviliun Langit?
"Halo, ini aku Wu Daqi, ayah Wu Dong. Apakah anda yang bekerja sama dengan putraku?" Wu Daqi semakin pusing. Ini menjadi tidak sederhana
Melenyapkan kekuatan geng Macan Terbang saja sudah membuatnya ketakutan, kalau benar ada tiga tingkat Prajurit yang juga ikut membantu tapi gagal, maka Paviliun Langit tidak boleh dibuat main-main. Wu Daqi seketika berpikir akan menyerah pada keinginan Mao Dong.
__ADS_1
"Oh maaf aku tidak tahu itu anda. Masalah ini adalah kesepakatan aku dengan Wu Dong, jangan khawatir, aku pasti menepati janjiku dan mengenai tiga tingkat Prajurit itu benar, aku sendiri yang mengirim mereka."
"Lalu anda siapa?"
Keluarga dengan nama Jiang sangat banyak, namun orang yang dengan mudah mengirim tingkat Prajurit hanya segelintir saja, Wu Daqi berbicara sangat sopan.
"Aku Jiang Dian, cucu Jiang Fangyou dari kota Shanhain." sahut suara di ujung telepon.
Jiang Dian, Jiang Fangyou... bukankah itu keluarga Jiang yang itu?
"Tuan Jiang, anakku terluka dan aku khawatir, utusan anda juga mengalami hal yang sama. tuan Jiang, anda harus membantuku, aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa sekarang."
"Halo, halo, tuan Jiang, apa anda masih di sana?"
Wu Daqi memanggil-manggil Jiang Dian karena tidak menanggapi ucapannya. Di ujung sana, Jiang Dian terdiam karena ini benar-benar jauh dari bayangannya. Dokter Lin terlalu kuat atau ada yang membantunya bukan lagi masalahnya.
Yang menjadi masalah sekarang adalah lenyapnya tiga tetua geng Tanpa Nama. Ini semua atas perintah nya dan kakeknya sama sekali tidak tahu. Geng Tanpa Nama di ambang kehancuran.
Meskipun tidak menggunakan pengeras suara tapi inti dari pembicaraan ini sangat jelas. Dua pengawal itu pun menggeleng dan menarik diri.
Berurusan dengan seseorang yang bisa menghadapi tiga tingkat Prajurit bukan hal sepele, bahkan dengan mereka bergabung bersama pun tidak mungkin.
"Tuan Wu, kami akan kembali ke sekte, percayalah, aku akan melaporkan masalah tuan Wu."
"Baiklah." Wu Daqi pasrah. Dia bisa mengerti kenapa dua pengawal ini pergi. Tapi dia masih memiliki harapan.
"Aku ikut. Aku akan meminta bantuan guruku." Wu Qiucheng berdiri dan mengikuti dua pengawal itu pergi.
Dua jam kemudian, Mao Dong datang bersama Jun Xing. Membawa semua berkas yang sudah disiapkan sebelumnya.
__ADS_1
"Tuan Mao, anda di sini."
"Aku tidak akan lama. Katakan, apa keputusan anda."
"Aku setuju."
"Oke, anda bisa menandatangani berkas-berkas ini."
Mao Dong tidak ragu sedikit pun. Dia langsung menyodorkan berkas pengalihan aset Wu Daqi. Lalu setelah Wu Daqi menandatangani berkasnya, dia berkata, "Tuan Wu, pimpinan kami berpesan. Kata beliau, jika anda masih tidak menyadari kesalahan putra anda dan masih ingin menyulitkan kami di masa depan, maka jangan salahkan kalau keluarga Wu anda akan benar-benar menghilang."
"Itu saja. Karena semua sudah beres, kami pergi dulu."
Mao Dong tahu orang seperti Wu Daqi ini dipenuhi dengan hal licik. Dia yakin Wu Daqi masih menyimpan hal-hal lain untuk keluarganya kalau sesuatu terjadi. Lagipula keluarga Wu sudah ada selama ratusan tahun dan memiliki hampir semua yang tidak dimiliki orang biasa.
Tapi Mao Dong tidak peduli, baginya ini saja sudah cukup. Tak lupa dia melaporkan semuanya pada Lin Chen.
Lin Chen sendiri tidak menginginkan semua ini, dia bukanlah tipe orang yang kejam, tapi mau bagaimana lagi, hidup itu terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Ini adalah kali pertama Lin Chen membuat keputusan besar dan Lin Chen sama sekali tidak menyesal atau ingin merubah keputusannya. Baginya saat ini adalah bagaimana harus terus melangkah maju. Menghapus keluarga Wu hanyalah langkah kecil yang dibuatnya sekaligus membangun mentalnya menjadi lebih baik.
Ada yang dinamakan kekuatan mental yang akan mempengaruhi langkah seorang penyuling pil dalam catatan warisannya. Kekuatan mental ini sangat berpengaruh pada faktor kejiwaan seseorang.
Semakin kuat kekuatan mental seseorang maka semakin baik kondisi kejiwaan nya.
Lin Chen sekarang bisa dibilang pemurni pil kelas tiga, tahap awal dalam penyulingan.
Tingkat awal bisa menyuling pil kelas satu sampai kelas tiga, tingkat menengah bisa menyuling pil kelas empat sampai kelas enam dan tingkat akhir atau puncak adalah penyuling yang bisa membuat pil kelas tujuh sampai kelas sembilan.
Syarat menjadi penyuling tingkat menengah adalah memiliki kekuatan mental yang kuat.
__ADS_1
Dalam hal ini Lin Chen harus mengkultivasi jiwanya dan dan langkah pertama yaitu menguatkan mental, tidak ada jalan lain.