
“Mari ke pesisir?” ajak sahabat Furqon.
“Ah.. kamu kayak anak kecil aja, ayo siapa nolak wkwkwk” jawab Furqon.
“hah kau ini, Ayo berangkat…!” kata Ando.
Sebentar ada yang harus aku ambil terlebih dahulu. Furqon mengambil Blangkon yang tergeletak di meja kamarnya. Dan dia melihat Am telah tertidur pulas.
Mereka mengendarai sepeda motor Ando. Cukup dengan 15 menit perjalanan dari rumah Furqon telah sampai ke pantai.
“Alhamdulillah kita telah sampai Ando.” Kata Furqon.
“Wah…. Rasanya sudah lama sekali kita tidak kemari bersama. Mari duduk disana!” kata Ando dengan menunjuk ke sebuah kayu yang tergeletak di bawah pohon panda di tepi pantai.
Langit terlihat kemerahan. Tak terasa Mereka berdua telah berbincang lama. Setelah kedua sahabat itu berbincang bersama, mereka kemudian pulang.
“Aku lanjut ya?” kata Ando.
“Oke Hati-hati Buddy, lainkali mampirlah kesini lagi!” kata Furqon.
“Dengan senang hati, Assallamu’alaikum” kata Ando dengan mengendarai sepedanya menuju pulang ke rumah.
...****************...
Althaia terbang mencari Amal ke pinggir kota. Dia mencari Amal dengan waktu dan tempat persis seperti pertemuannya 2 hari yang lalu. Dan terbang ke segala arah. Namun Amal tidak tampak dilihatnya. Kemudian dia terbang ke tengah kota Permadani. Terlihat Amal terbang dengan gelisah dan kebingungan.
“Amaltheia” Al memanggil Amal dari kejauhan.
“Hai Althaia,” jawab Amal.
Althaia menghampiri Amaltheia yang sedang kebingungan.
“Al, apakah kamu tahu? Tentang manusia yang mempunyai banyak hutang tetapi dia telah meninggal duluan sebelum dapat membayar hutangnya. Sedangkan dia tidak punya kerabat atau keluarga lainnya yang dapat membayar hutangnya. Aku sangat bingung dengan manusia yang seperti itu. Apa yang harus aku perbuat Al,?” Tanya Amal.
“Amaltheia, begitu khawatirnya kamu kepada manusia yang memiliki hutang itu.” Jawab Al.
“iya tentu, karena saat dia masih memiliki hutang, dia tak akan diterima di langit. Dan amalnya pun tidak akan dihitung hingga hutangnya itu lunas.” Kata Amal.
"wah, jadi dia tak akan diterima dilangit?" tanya Altheia.
" iya. Hutang itu memang bukan kejahatan, tapi jika hutang itu tak dibayar hingga ajal menjemput. Dia tak akan dihisab hingga tanggungan di dunianya lunas." kata Amaltheia.
“Mengerikan juga ya? Bagaimana jika begini Am, coba kamu datangi manusia lain yang memiliki hati dermawan. Dan ajak dia agar menyedekahkan sebagian hartanya untuk membayar hutang si do’i.” kata Al memberi saran.
“Wah iya, itu ide yang bagus Al, akan aku coba!” kata Am.
“Am, ?" panggil Altheia.
“Iya kenapa Al?" tanya Amal.
"sepertinya waktunya tidak tepat jika menyampaikan kabar dan kerinduan Am ke Amal sekarang" pikir Altheia.
“semangat ya.. kamu pasti bisa!” kata Althaia mengganti topik yang akan dia sampaikan.
“Iya terimakasih Al, Assallamu’allaikum” kata Amal.
Setelah pertemuan mereka, Altheia yang saat itu berupa seekor kupu-kupu kembali ke tugasnya. Yaitu membolak-balikkan perasaan hati seseorang. Jika Tuan telah memperintahkan Al untuk membalikkan hati seseorang, dialah yang melakukannya. Saat ini dia diperintah untuk membalikkan hati seorang perempuan yang sedang merindukan kekasihnya. Karena kekasihnya ketahuan dengan wanita lain, akhirnya rindunya berubah menjadi kekecewaan. Kemudian tugas Altheia adalah menghampirinya dan menyurutkan kerinduannya.
__ADS_1
“wush… “
Setelah Al menebarkan kekuatannya, Berubahlah perasaan wanita tersebut. Yang tadinya cinta, sekarang tertutup dengan kekecewaan. Kemudian setan berdatangan. Dan membisikkan sesuatu pada manusia tersebut.
“manusia, balas dendamlah, dia telah mengotori cintamu!” bisik setan.
“tidak, biarkan saja, itu adalah perbuatannya biarkan dia yang menanggungnya nanti. Kamu tenang saja masih ada Allh swt. Yang selalu ada disamping mu. Datanglah pada-Nya dan luapkan kecewamu pada-Nya. Insya Allah dia akan mengobati lukamu.” Kata malaikat Altheia.
“bagaimana mungkin kamu membiarkan orang yang telah melukaimu?” bisik setan.
Begitulah, selalu ada perbedaan antara kaum malaikat dan kaum setan. Tetapi tetap, keputusan berada dalam diri manusia tersebut.
Dan akhirnya wanita itu memutuskan untuk tidak membalas dendam. Hanya saja cukup dia pergi. Dan memutuskan hubungan mereka. Agar tidak merasa marah.
...****************...
Amfitrite bangun dari tidurnya. Am merasakan sakit pada kakinya karena bengkak.
“aw, kakiku terasa lebih sakit daripada kemarin. Baiklah! Aku harus bersabar atas ini. Aku harus menerima dan menjalani hidupku dengan senyuman. Pasti ada sebuah hikmah dibalik sebuah kejadian. Iya.. iya.. itu benar. Semangat Am.” Kata Am menasihati dirinya sendiri.
Setelah pulang dari pesisir dengan sahabatnya. Terlihat wajah yang segar dengan mengenakkan baju yang baru diambil di almarinya.
Beberapa menit kemudian Furqon masuk ke kamar dengan membawa kain kasa dan obat merah. Seperti biasa dia setiap hari mengobati kaki Am. Setelah melihat kaki Am. Furqon terkejut dan gelisah.
“Astaga… kenapa jadi seperti ini? Kamu pasti kesakitan ya? Sebentar, akan aku siapkan. Mari kita ke dokter hewan.”
Dengan cekatan Furqon menyiapkan tempat Am, untuk mempermudahkan Furqon menggendongnya.
“Tidak perlu repot-repot Manusia. Aku pasti sembuh tidak perlu kesana.” Kata Am.
“Tak ada yang direpotkan. Akan fatal jika aku kehilanganmu.” Kata Furqon tak sadar atas perkataannya.
Am menanyakan yang dikatakan Furqon karena merasa aneh.
Tak menghiraukan pertanyaan Am. Dia langsung bergegas mengantarkan Am ke Dokter hewan terdekat. Setelah pulang dari dokter hewan, tiba-tiba cuaca mendung. Langitpun sedang menembakkan pelurunya. Furqon dan Am yang masih di tengah perjalanan, dengan terpaksa harus berhenti mencari tempat untuk berteduh.
Kebetulan ada sebuah tempat makan sedang tutup di pinggir jalan. Furqon langsung belok menuju kesana. Furqon duduk di kursi yang berdampingan dengan meja. Dan Am diletakkan di atas meja. Terlihat Furqon agak menggigil karena terkena hujan yang sebelum mendapat tempat teduh tadi. Suasana hening. Dan akhirnya Am memecah keheningan tersebut.
“kamu kedinginan? Pakailah selimut yang kamu balutkan padaku. Terimakasih telah mendekapku sehingga aku tak merasa kebasahan. Pakailah!” kata Am.
Dengan menggigit selimut dan menyodorkannya pada Furqon.
“bagaimana dengan kakimu? Bukankah kakimu perlu sesuatu yang empuk? Tidak perlu! Aku tidak kedinginan.” Jawab Furqon.
“baiklah jika itu maumu!” jawab Am.
Tiba-tiba Am melihat setan melewati Furqon. Tetapi setan itu tidak membisik apapun padanya. Dia hanya melewatinya dan mencari sasaran yang lain. Am merasakan kejanggalan disini.
“Manusia, apa kamu tidak melihatnya?” Tanya Am.
“melihat apa?” Tanya Furqon.
“yang tadi lewat kamu tidak melihatnya?” Tanya Am lagi.
“apa yang lewat?” Tanya Furqon.
“aku kira kamu dapat bercakap dengan malaikat jadi kamu juga dapat melihat setan.” Kata Am.
“setan? Tadi lewat? Dimana?” Furqon manusia.
__ADS_1
“ini aneh, kenapa dia tidak bisa melihat setan. Dan kenapa setan juga tidak membisikki Furqon? Melihat sifatnya setan yang tak mau kalah dan rakus. Sepertinya itu tidak mungkin dia melepaskan Furqon begitu saja. Dia juga tak menyapaku. Apa ini?” gumam Am.
“aku tak melihat apapun. Berarti sebenarnya setan itu memang ada. Aku kira itu hanya sebuah dongeng atau imajinasi gitu. Aku benar-benar tidak percaya.” Kata Furqon.
Dalam dunia batiniyah. Disetiap hati manusia akan ada sebuah titik hitam yang muncul saat manusia tersebut melakukan sebuah dosa. Dan saat ini Am melihat hati Furqon yang sedang ada di hadapannya itu. Namun tak ada satu titik sama sekali yang mengotori hati Furqon.
“tidak mungkin, ini benar-benar tidak mungkin. Bagaimana mungkin seorang manusia tidak memiliki titik hitam sama sekali. Bahkan hanya 1 titik sebesar biji zarah saja tidak ada. Apa ini dampak dari kekuatanku? Mengubah manusia tersebut menjadi malaikat juga. Astaga… betapa besar kesalahanku. Makanya tuan hingga mengusir ku dari Nabastala.” Gumam Am.
Furqon mendengar perkataan Am yang dilontarkan tadi. Dan dia merasa sedih mendengar Am.
“aku akan berusaha mencintaimu Am, akan aku usahakan. Kamu pasti rindu dengan kaummu. Sekarang… aku mulai menyayangimu Am. Sebagaimana aku menyayangi seluruh ciptaan Allah swt. Di bumi. Tetapi… mencintai adalah hal yang baru untukku. Aku akan berusaha semampuku. Untuk mengembalikkan yang sebenarnya milikmu. Bersabarlah!” kata Furqon.
Dengan mengelus-elus kepala merpati putih itu.
Mendengar perkataan Furqon yang begitu lembut. Am menjadi sangat terharu. Dan dia merasa berterimakasih kepada Furqon.
“Terimakasih manusia.” Kata Am.
“Tidak, aku yang berterimakasih padamu.
Karena kekuatanmu begitu mengubah hidupku. Selain menyelamatkan nyawaku ini juga mengubahku menjadi sosok yang baik seperti ini. Sekarang saat nya aku membalas jasamu malaikat Am.” Jawab Furqon.
Furqon memang terkenal dengan sifatnya yang bijak dan saling menghargai sesama makhluk hidup. Sehingga banyak sekali orang yang menyayanginya dan menyukainya. Dan Am, juga mulai menyukai Furqon karena sifatnya yang lembut.
...****************...
Malam ini adalah bulan purnama. Seperti biasa Am akan berubah wujud menjadi sosok yang sangat cantik jelita.
Pada waktu sore. Am sangat bingung dia harus kemana. Sedangkan saat dia akan terbang kakinya masih terasa sakit. Dia berfikir keras.
“apa aku harus sembunyi di almari?” pikirnya.
“ah tidak, terlalu beresiko.”
Seperti biasa Furqon berangkat menjala ikan saat malam hari.
“aku berangkat dulu menjala ikan dulu ya? Assallamu’alaikum.” Kata Furqon berpamitan.
Melihat keadaan itu, Am merasa lega. Karena dia tak perlu khawatir untuk mencari tempat sembunyi yang jauh.
“Wa’allaikumussalam, Furqon hati-hati ya?.” Dengan girang Am menjawab salam Furqon.
...****************...
Furqon berlayar bersama teman-temannya.
“Wah… hasil tangkapan malam ini benar-benar rumayan banyak. Alhamdulillah…” kata Furqon.
“aku pikir ini karena malam ini adalah bulan purnama. Lihatlah bulannya sangat bercahaya terang berdampak baik pula untuk kita”. Kata teman Furqon.
“ah,,, kamu ini kok sukanya mengait-ngaitkan saja. Ayo menjala lagi. Biar dapat lebih banyak ikannya!.” Kata Furqon.
“heheehehe iya iya komandan siap !.” jawab teman Furqon.
...----------------...
Tinggalkan jejak kalian dengan like, coment, gift atau vote.
Setiap sentuhan tangan kalian sangat berarti.
__ADS_1
Terimakasih... 🤗🤗🤗