Sang Dewi Merpati

Sang Dewi Merpati
BAB 93: Menjadi Dewa


__ADS_3


"Sudah kuputuskan, generasimu akan aku jadikan mereka Dewa" kata Tuan.


"Apa?" kata Am mendadak kaget dengan keputusan pemimpinnya.


Semua keputusan Tuan tentu juga Firman dari Tuhan.


Adanya Dewa adalah hal baru yang tak pernah ada di masa itu.


Lalu Tuan terbang menuju padang mahsyar. Untuk mengumumkan hal ini kepada Malaikat lainnya.


Adanya kedatangan Tuan, membuat Ajudan mempersilahkan Tuan untuk berbicara.


"Dengar semua,,, kepada kalian malaikat-malaikatku"


"Aku di sini ingin memberi pengumuman, sekaligus memberi tugas yang tak pernah dilakukan oleh malaikat sebelumnya" kata Pemimpin.


"Khususnya kepada malaikat generasi ketiga yang telah kuciptakan" kata pemimpin.


"Aku memerintahkan kalian dan menjadikan kalian sebagai Dewa"


"Kalian aku bebaskan dari UU Nabastala. Dan aku tunjuk sebagai Dewa penjaga di bumi. Serta sebagai pengatur keseimbangan kehidupan Bumi" titah Pemimpin.


Setelah mendengar titah pemimpin. Ke-enam Malaikat itu saling memandang. Dan setelah itu mereka memandang ke arah Am. Selaku bagian dari mereka. Tugas-tugas itu diberikan kepada mereka satu persatu.


Alexandra sebagai Dewa Api


Althaia sebagai Dewa awan


Amaltheia sebagai Dewa Bulan


Amara sebagai Dewa Surya


Anastasia sebagai Dewa angin


Dorit sebagai Dewa air


Dan Amfitrite telah diberi anugrah khusus padanya oleh Tuhan.


"Saat menjadi Dewa, kalianlah yang aku harapkan penuh saat aku melakukan pertapaan. Kalian adalah penjagaku, pelindungku serta penjaga kesempurnaan sang generasi berikutnya" titah pemimpin.


Itulah isi dari pengumuman itu.


Setelah semua tersampaikan. Seluruh malaikat kembali ke tugas mereka masing-masing. Kecuali ke tujuh malaikat generasi ke-tiga. Yang dijadikan Dewa.


Mereka semua diberikan kekuatan khusus Dewa. Kekuatan yang dapat digunakan jika memang sesuai tujuannya. Jika tidak sesuai tujuan tugas, kekuatan itu tidak akan keluar.


Setelah pemberian kekuatan baru kepada ke-6 malaikat. Tuan memerintahkan mereka untuk menjaga masing-masing yang telah ditentukan.


Saat ke-6 Dewa itu turun ke bumi. Hanya tersisa Am yang berada di padang Mahsyar.

__ADS_1


"Maaf Tuan, saya ingin bertanya" kata Am.


"Tanyakan Am" kata pemimpin.


"Jika Lais sekarang adalah Dewa. Tapi Dewa apakah dia?" tanya Am.


"Dia adalah Dewa bagian darimu" jawab pemimpin.


Setelah menjawab pertanyaan Tuan langsung kembali ke ruangannya.


Am tinggal sendiri di sana. Ajudan menghampiri Am dan mengatakan bahwa gerbang akan ditutupnya.


Mendengar peringatan ini Am langsung berubah wujud menjadi merpati dan terbang kembali ke Bumi.


...****************...


Saat dia kembali, telah duduk seorang lelaki di teras rumah miliknya. Dia adalah Lais.


Langsung Am merubah wujudnya dan membungkukan badannya setengah dari tinggi badannya. Seperti seorang yang memberi salam penghormatan naiknya sebuah jabatan seseorang di sebuah kerajaan.


Lais melongo melihat kelakuan Am yang aneh itu dan sulit ditebak.


"Apa yang sedang kamu lakukan?" tanya Lais.


"Selamat datang Dewa separuhku" ucap Am.


Lais kebingungan dengan jawaban Am yang aneh. Seperti halnya sapa'an kepada malaikat yang baru lahir, Am melakukan sapa'an kepada Lais.


Saat Am akan menempelkan 3 jarinya ke dahi Lais. Sempat Lais menghindar. Karena tak faham dengan yang dilakukan Am.


"Lais, kau telah ditunjuk sebagai Dewa. Dengan kekuatan yang kamu miliki. Itu diiringi dengan sebuah tanggung jawab yang besar" kata Am.


"Apa maksudmu? Aku Dewa?" tanya Lais.


Am menganggukan kepalanya. Kemudian Am menjelaskan, tentang apa tugas Dewa itu. Lalu Am juga menjelaskan tentang sapa'an yang selalu dilakukan oleh para malaikat kepada generasi baru.


Karena Lais adalah setengah bagian dari Am. Tentu, melakukan sapa'an adalah wajib dilakukan bagi Am.


Am meminta izin kepada Lais. Percaya tidak percaya, Lais hanya bisa menurut kepada Am. Hal ini adalah hal baru baginya.


Am mulai menempelkan 3 jari ke dahinya. Lalu memberikan kekuatan 1% kepada Lais.


Saat Am mulai melakukan sapa'an, tubuh Lais mulai bersinar. Awalnya sinar itu sedkit redup. Lama kelama'an sinar itu mengalir dari kepala hingga kakinya bercahaya. Membuat tubuhnya semakin bercahaya lagi. Cahaya itu mengelilingi Lais di sekujur tubuhnya.


Sebuah tanda bahwa kekuatan itu mulai masuk dan mengalir di tubuhnya.


"Zrrrrruuuuuuth"


Dalam 5 menit, akhirnya sapa'an itu telah selesai.


Lais merasakan berat badannya tidak tertarik oleh gravitasi bumi seperti sebelumnya. Dia mencoba berjalan dan berlari. Tubuhnya sangat ringan sehingga dia bisa melakukan larinya dengan sangat cepat. Bagaikan pemenang atlet lari dalam olimpiade bahkan lebih cepat dari itu.

__ADS_1


Lais tak percaya dengan apa yang dia rasakan saat ini. Matanya mendadak berubah menjadi sangat tajam, diikuti dengan pendengarannya pula.


"Am, rasanya sangat menakjubkan" kata Lais.


"Apa yang kamu rasakan Lais?" tanya Am.


"Tadi badanku terasa sangat berat. Setelah kamu melakukan sapa'an itu, badanku menjadi sangat ringan dan tak mudah lelah" kata Lais.


"Selamat Lais, kamu telah menjadi bagian kami" kata Am.


"Kami? Apakah ada malaikat yang gagal lagi selain kamu?" tanya Lais penasaran.


"Ada, akan aku perkenalkan kamu dengan mereka setelah kamu dapat menggunakan kekuatan berubah wujud" kata Am.


Kemudian Am mengajarkan kepada Lais cara untuk mengalirkan energi. Dan cara untuk mengeluarkan kekuatan sesuai dengan yang dikehendaki oleh pikiran.


Lais mengikuti semua arahan Am. Karrna Lais masih awam, tentu hal ini sangat sulut baginya.


Di pesisir yang menyuguhkan pemandangan laut yang biru dan luas. Serta langit yang cerah menyambut kedatangan mereka, Am melatih Lais tentang kekuatannya.


Kali ini Laislah yang terlihat seperti seorang murid dan Am sebagai gurunya.


Mereka saling melengkapi.


...****************...


.


.


.


Sudah sejak 1 bulan Lais terus berlatih di pesisir dekat rumah Am.


Tak lupa mereka juga mengimbangi melakukan pekerjaannya sebagai manusia. Mereka berlatih saat ada waktu luang. Kadang 1 jam, 2 jam, setengah hari, atau 1 hari jika jadwal libur.


Lais telah dapat menguasai kekuatan mengendali air saat itu. Sedangkan untuk berubah wujud, Lais masih saja belum bisa.


Dalam segi kekuatan alam, memang berubah wujud ini membutuhkan kekuatan sedikit extra. Kekuatan ini mengubah satu per satu bentuk bagian tubuh serta jaringan jasmani suatu makhluk. Kekuatan dikerahkan untuk merubah jaringan tubuh satu per satu menjadi bentuk lain. Jadi wajar, Lais sangat susah masuk ke tahapnya.


Tapi walau susah, dia tak pantang menyerah. Keinginannya untuk bertemu dengan kehidupan Am sangat besar. Dia penasaran tentang dunianya.


2 bulan berlanjut, hingga 3 bulan latihan itu berjalan.


Kali ini Lais menjadi sangat focus. Kekuatannya yang selalu di asah setiap hari itu menjadi terkumpul satu persatu.


Dia mencoba lagi, jika dihitung, ini menjadi yang ke 100X dari pertama dia latihan.


"Wuuuuuuzzzzzzhhhh"


Angin itu memutari tubuhnya. Membalut tubuh itu.

__ADS_1


Lama kelamaan, tubuh Lais berubah sedikit demi sedikit. Dari kepala, tangan, badan hingga kaki itu mengecil. Perlahan berubah menjadi seekor merpati.


...----------------...


__ADS_2