
"Tanyakan saja Amfitrite" jawab Tuan.
"Saya di sini ingin bertanya kepada Tuan, Kenapa Furqon dihidupkan kembali?" tanya Am.
"Ha, ha, ha, ha,,,,," Tuan tertawa.
"Am, apakah kamu tidak tahu atau memang berpura-pura tidak tahu?" tanya Tuan kembali.
"Tuan, saya serius bertanya. Saya ingin mendengar alasannya dari Tuan" kata Am.
"Furqon sengaja dihidupkan kembali memang dia untukmu Am" kata Tuan.
"Apa maksud Tuan?" Tanya Am tak mengerti.
"Tuhan tahu bagaimana hatimu berteriak karena merindukkannya. Ditambah lagi hidup Furqon yang dahulu ada campuran dari kesalahanmu. Akhirnya Tuhan memang menghidupkan dia kembali. Agar dia dapat diperhitungkan secara adil seperti manusia lainnya. Dan juga lebih tepatnya untukmu" kata Tuan.
"Baiklah aku menerima alasan yang pertama. Tapi untuk alasan yang kedua, dia diciptakan untukku? Apa maksud dari ini?" tanya Am.
"Saat kamu diberikan anugrah dijadikan seorang Dewi. Apa yang ditambahkan dari penciptaan kekuatanmu Am?" kata Tuan.
"Aku dapat mengendalikan semuanya" jawab Am.
"Benar, saat anugrah itu diberikan. Wujudmu juga terdapat penambahan elemen. Elemen air, angin, tanah dan api bercampur dengan cahaya. Jadi ada bagian manusia di dalam dirimu Am" kata Tuan.
"Maksud Tuan? Aku juga manusia?" tanya Am.
"Iya, dan kalian bisa bersatu" kata Tuan.
"Apa? Apakah aku tidak salah dengar?" kata Am tak percaya dengan perkataan Tuan.
"Iya Am, kalian bisa menikah seperti halnya manusia" kata Tuan.
"Benarkah?" tanya Am.
"Menikahlah! Tuhan telah memberikan kesempatan padamu" kata Tuan.
"Tuan,,, aku benar-benar. Tidak menyangka" kata Am dengan meneteskan air mata kebahagiaan yang tak ternilai. Mengingat bagaimana dia hidup dengan rindu yang tak berujung temu itu. Akhirnya kini ada sebuah harapan yang dapat Am ambil.
"Kamu perlu berterimakasih kepada Tuhan" kata Tuan.
"Tak hanya berterimakasih, sepertinya aku juga perlu bersujud syukur padanya" kata Am.
"Bersujudlah! Dan bahagialah Dewi Amfitrite" kata Tuan.
"Terimkasih Tuan" kata Am.
Setelah percakapan itu, Am izin untuk mengundurkan diri dan kembali ke bumi.
Kabar ini memberikan Am semangat untuk mengingatkan Lais tentang dirinya saat berada di tubuh Furqon dahulu.
...****************...
Dengan mengepalkan tangannya sangat keras. Raja itu geram melihat kekalahan atas kaumnya. Padahal jelas-jelas populasi setan jauh lebih banyak daripada malaikat. Bukankah hal yang memalukan jika mereka kalah dari pertarungan ini?
"Dasim, aku kira kamu pintar tapi ternyata kamu tak becus!" ungkap raja setan.
"Ampun Tuan, ini semua gara-gara makhluk itu Tuan. Kekuatannya sangat besar. Bahkan setelah dia menghabiskan kekuatannya untuk menyembuhkan dan melindungi lainnya. Dia masih memiliki 10X lipat petir yang aku pegang Tuan" kata Dasim menjelaskan.
"Makhluk itu?" tanya Tuan.
"Iya Tuan, makhluk yang diberi 1/3 dari kekuatan Tuhan" jawab Dasim.
__ADS_1
"Kurang ajar!" kata Raja setan.
"Lagi-lagi makhluk itu yang menggagalkan rencanaku" kata raja setan.
"Dasim, kau mau menebus ketidak becusanmu kan?" tanya raja setan.
"Iya Tuan" jawab Dasim.
"Santet manusia itu" titah raja setan.
"Maksud Tuan?" tanya Dasim.
"Manusia yang dicintai oleh Amfitrite itu" kata raja setan.
Tiba-tiba ada salah satu setan yang mengingatkan akan tindakan raja setan ini.
"Maaf Tuan, bukankah kita akan menyalahi takdir manusia?" kata salah satu setan di sana.
"Mulai kapan kita peduli dengan takdir manusia bodoh itu hah?" kata Raja setan marah.
"Baik Tuan, saya akan melaksanakannya" kata Dasim.
"Bagus" kata raja setan.
"Saya undur diri Tuan!" kata Dasim.
Setelah izin mengundurkan diri, Dasim langsung menuju bumi. Dia mencari manusia yang dicintai oleh Am yaitu Lais.
...****************...
Dengan perasaannya yang gundah dan merasa bersalah kepada Am. Lais tetap pergi ke sekolah. Dia mengalihkan pikirannya untuk tetap focus dengan sekolahnya.
Saat Lais tiba di kelas, semua siswa sedang membicarakan tentang penyanyi cantik dan memiliki suara merdu. Channel youtube itu menembus 300K viewers. Membuat ini sangat viral.
Tadinya Lais tak peduli dengan teman-temannya yang sibuk membicarakannya. Namun, saat dia duduk dan tak sengaja lihat layar ponsel salah satu temannya, Betapa terkejutnya dia melihat layar itu bergambar wajah Am yang sedang menyanyi.
Lais memandangnya tajam. Gambar itu benar-benar wajah Am dan channel adiknya yang memakai nama samaran.
"Astaga," gumam Lais.
"Aku kira kamu tak peduli dengan wanita cantik Lais" kata salah satu temannya.
Melihat bagaimana expresi Lais saat itu.
"Bicara apa kamu ini" kata Lais dengan mengembalikan ponsel milik temannya.
"Coba lihat dia, baru kali ini aku melihatnya seperti itu!" kata teman lainnya.
Sedangkan Helena hanya terpaku dan melihat Lais berjalan. Seakan-akan mereka tak kenal.
Suasana di kelas sana sangat ramai dengan video itu.
...****************...
Di sisi lain, pagi itu Am sampai di tempat rumahnya. Namun rumahnya saat itu hilang karena Am tak pulang selama 3 hari 3 malam.
Saat Am datang, Kedua tuyul itu yang berada di hutan merasakan aura kedatangan Am. Kemudian. Mereka langsung bergegas menemui Am.
"Kak Am, darimana?" kata kakak tuyul itu.
"Maaf aku tak memberitahu kalian, ada sebuah peperangan yang harus aku selesaikan kemarin" kata Am.
"Perang? Dimana kak? Kenapa kak Am tak mengajak kami?" tanya adik tuyul itu.
__ADS_1
"Ini tentang kaumku, jadi tidak ada sangkut pautnya dengan kalian" kata Am.
"Tapi apakah kak Am baik-baik saja?" tanya kakak tuyul itu.
"Iya tenang, aku baik-baik saja" kata Am.
Setelah percakapan itu, Am membuat rumah seperti biasa dengan kekuatannya.
Akhirnya kakak tuyul itu bercerita bahwa pemuda yang bernama Lais itu setiap hari datang kesini dan menanyakan keberadaan Am.
"Katanya ponsel kak Am tidak dapat dihubungi" kata kakak tuyul itu.
"Benarkah, kenapa hingga setiap hari kesini? Apakah ada sesuatu yang penting?" tanya Am.
"Nah, kalo itu,, , setiap kali kami bertanya dia tidak pernah menjawabnya" kata adik tuyul itu.
"Baiklah aku akan menemuinya" kata Am.
"Bolehkah kami ikut?" tanya adik tuyul itu.
"Sepertinya, ini waktu masih pagi. Mungkin dia masih berada di sekolah. Jadi kalian lebih baik tidak ikut ya?" kata Am.
"Tapi jika ada apa-apa yang terjadi bilanglah kepada kami. Jangan dipendam sendiri. Kami pasti siap membantu" kata kakak tuyul itu.
"Iya, terimakasih" kata Am.
Am berubah menjadi seekor merpati dan terbang menuju sekolah Lais. Saat itu waktunya tepat, Lais sedang beristirahat dan makan siang di bangku bawah pohon.
Di balik pohon itu, Am berubah wujud menjadi manusia lagi. Lalu dia berencana untuk mengejutkan Lais.
"Dooor!!" kata Am.
"Astaga Am, darimana saja kamu? Selama ini aku mencarimu tahu" kata Lais.
Entah kenapa expresi Lais dapat berubah 180 derajat kepada Am menjadi orang yang ramah.
"Bukankah aku sudah bilang jika masih ada urusan" kata Am.
"Urusan apa hingga 3 hari kamu tak pulang Am" kata Lais.
"Itu,,, akan aku ceritakan jika kamu telah mengingat semuanya" kata Am dengan tersenyum.
"Hah, itu lagi. Bukankah katanya kamu akan membantuku?" kata Lais.
"Iya, tapi kenapa kamu mencariku Lais? Apakah ada yang penting?" tanya Am.
"Ah itu,,,," kata Lais.
"Mana mungkin aku akan bilang jika aku sangat merasa bersalah padanya" batin Lais.
"Aku kira kamu masih marah jadi,,," kata Lais.
"Hei, lihat bukankah itu Am yang ada di youtube yang viral saat ini? Lais mengenalnya" kata salah satu murid di sana.
Melihat ada yang berteriak demikian, semua murid lainnya juga ikut melihat. Lalu mereka berombongan menghampiri tempat Lais dan Am sedang duduk.
Lais mengingatnya jika sekarang Am sangat terkenal di kalangan remaja.
Lais langsung menarik tangan Am dan meninggalkan makanannya. Dia langsung mencari tempat persembunyian yang aman.
Am tidak mengerti dengan sikap para murid itu dan Lais saat ini.
"Hei, sebenarnya ada apa Lais?" tanya Am.
__ADS_1
Tanpa jawaban Lais terus berlari dan menarik tangan Am hingga mereka sampai keluar sekolah tepat di sebuah jembatan sungai di bawah pohon yang rindang.
...----------------...