Sang Penguasa Malam

Sang Penguasa Malam
Akhir Turnamen(5)


__ADS_3

Baek Tian mulai menari di sana dan peluru yang awalnya tinggal seinci saja dari matanya, peluru itu tiba-tiba berbelok dan menjadi kekuatan Baek Tian.


Peluru itu terus terbang dan memutari tubuh Baek Tian.


"Bagaimana bisa panahku..."


Yin Yuze kemudian mencobanya lagi namun sebelum peluru qi itu melompat dari busurnya, kekuatan dari Supreme Sword Dancing langsung melahapnya..


Kali ini dua peluru itu memutari seluruh anggota badan Baek Tian layaknya sebuah satelit planet.


"Tidak mungkin, bagaimana... Magic Missile of Archer Skill Technique digagalkan?"


Yin Yuze menatap Baek Tian dengan mata keheranan. Peluru itu sudah sekuat magic misil dan sangat cepat juga luar biasa kuat bahkan bisa menembus hingga lima lapisan batu raksasa yang berjejer.


Sekali lagi Yin yuze berniat menggunakan magic misil pada Baek Tian, karena dirinya masih tidak dapat mempercayai apa yang sebelumnya terjadi.


'Benar, kupikir itu juga memiliki batasan, bagaimana dia bisa terus-terusan menyerap magic misil. Itu tidak mungkin kan?'

__ADS_1


Sampai tangan kiri Baek Tian membuat pistol lalu tiba-tiba menyerang menggunakan magic misil yang sebelumnya ditembakkan ke arahnya, magic misil itu menjadi super super lebih cepat lagi dari peluru yang ditembakkan Yin Yuze.


"Argh!"


Yin Yuze yang terkena serangan itu terluka, belum lagi peluru yang dia tembakan baru saja diambil alih sekali lagi oleh Baek Tian.


'Ini tidak bisa dianggap remeh lagi, peluru yang dia serap menjadi lebih kuat dari magic misil punyaku.'


Sekarang jarak bukan lagi masalah, bahkan meski mereka bertarung dengan jarak, orang yang pling dirugikan di sini adalah Yin Yuze.


"Gawat, apa yang harus kulakukan sekarang?"


Entah sejak kapan tapi Baek Tian yang muncul tiba-tiba sudah berdiri di belakangnya, Yin Yuze secara reflek berguling ke depan. Namun Baek Tian mengikuti Yin Yuze dengan kecepatan yang lebih tinggi.


Baek Tian menundukkan pangeran pertama Yin Yuze dengan membuat busur panahnya terpental dan Yin Yuze mengakui kekalahannya.


"Aku kalah."

__ADS_1


Yin Yuze mengetahui seberapa besar jurang kekuatan diantara dirinya dengan Baek Tian, setelah senjata utamanya disingkirkan Yin Yuze menjadi seperti manusia normal pada umumnya.


"Selamat dengan kemenanganmu."


"Terima kasih, anda juga adalah lawan yanng kuat tuan muda."


Dengan itu Baek Tian kemudian dinyatakan lolos melaju ke babak final.


Musuh yang akan dilawannya adalah Su Lian, seorang Duke Demon sekaligus murid jagoan satu dari Sekte Gunung Hua. Baek Tian cukup penasaran yang mana identitas sebenarnya dari Su Lian.


"Lagi-lagi seperti ini, entah ini karena takdir atau hanya kebetulan semata. Aku tidak mengerti lagi."


Dulu tujuh tahun yang lalu saat ujian sekte, Baek Tian yang bertarung melawan Tang Zihan dan menang, bermaksud untuk mengakhiri nyawa orang itu, namun Tang Zihan yang tak sadarkan diri berhasil diselamatkan oleh teman-temannya.


Lalu saat melawan empat naga langit dan para instruktur, Baek Tian juga dipaksa untuk mundur dengan kekuatan-kekuatan yang tidak terduga sebelumnya yang tidak pernah ada di masa depan, hal itu seolah mengatakan kepada Baek Tian untuk menyerah saja pada Tang Zihan.


Dan sekarang, setelah dirinya memiliki kekuatan dan berpikir akan bertemu dengan Tang Zihan di final. Tang Zihan malah dirawat dengan penjagaan yang sangat ketat.

__ADS_1


Hanya untuk melindungi Tang Zihan seorang, semua orang bergerak dikendalikan oleh takdir.


''Ini lebih merepotkan dari yang kukira."


__ADS_2