Sang Penguasa Malam

Sang Penguasa Malam
Ekspedisi(8)


__ADS_3

Baek Tian menjadi dilema apakah dirinya harus bertarung melawan monster Hell Dog ini dulu atau pergi ke barat.


Sedangkan semua orang tampak kesusahan melawan Hell Dog di sini, Baek Tian menggunakan penglihatan dari langit.


Dirinya melihat Jenderal Iblis di sana. Wajah itu juga sangat dikenalnya, dia adalah Jenderal Iblis Ifrit.


-Sudah lama kita tidak berjumpa. Bagaimana kabarmu Ifrit?


Sosok Fu Hei di barat membawa angin segar bagi Baek Tian.


Keduanya kemudian mulai bertarung. Masing-masing mereka saling mengerahkan anak buahnya terlebih dahulu untuk bertarung di sana.


Nampaknya jumlah pasukan dari Jenderal Iblis lebih banyak daripada Fu Hei, karena sebagian tim penakluk dipecah untuk bertarung dengan Monster Kelas-A, Hell Dog di timur dan Jenderal Iblis, Ifrit di barat.


Sekarang Baek Tian harus dapat berfokus pada lawan di depannya.


"Sword Dancing."


Baek Tian langsung mengerahkan senjata terbaiknya, Hell Dog yang sebentar lagi akan menyemburkan api biru di sana tiba-tiba tidak bisa menggunakan apinya.


"Gerakan pertama, Menari Dengan Air!"


Dengan senyum lebar di pipinya, Baek Tian perlahan menunjukkan dirinya.


Hell Dog yang sedari tadi seolah mencari sesuatu kemudian menemukan orangnya.

__ADS_1


Grrrr! Grrrrr!


Dia menggonggong pada Baek Tian.


"Anjing baik, anjing baik."


Kata Baek Tian memprovokasi Hell Dog di depannya.


"Apa yang kau lakukan?!"


Er Ling yang melihatnya segera berlari ke depan orang bodoh yang sudah berani mengusik monster itu. Dia kemudian menempatkan Baek Tian dibalik punggungnya.


"Diamlah, kau aman sekarang."


Karena Er Ling berpikiran bahwa Baek Tian lebih muda darinya, dirinya jadi memiliki keharusan untuk melindunginya. Sayangnya Er Ling di sana tidak mengetahui bahwa usia mereka aslinya sebaya.


Fu Ning yang baru saja datang langsung marah-marah di sana.


Sebelumnya dirinya telah diteriaki oleh Er Ling dan sekarang di belakang dirinya dimarah dengan cucu pertama dari Patriak Fu?


Tetua Sol besama dengan Luo Yan dan Bing Suinyuan juga sependapat.


"Pergilah!" Kata mereka sembari berteriak pada Baek Tian.


'Tunggu, aku masih Tetua di sini kan?'

__ADS_1


Baek Tian yang menerima kekasaran dari mereka semua meragukan status dirinya untuk pertama kali.


Er Ling yang mendengar itu juga setuju dan terjadilah kesalahan interpretasi di sana. Antara Er Ling dan semua orang mengenai kekuatan Baek Tian yang sesungguhnya.


Tanpa banyak bicara lagi, Baek Tian pergi meninggalkan mereka.


***


"Haa..."


Fu Ning mencoba mengevaluasi keadaannya, orang-orang yang dapat dipercaya untuk melawan monster Kelas-A bersama dengannya hanya ada Tetua Sol, Er Ling, dan teman-teman dari Baek Tian.


Namun meski dengan orang-orang ini, dirinya masih belum percaya diri untuk melawan Hell Dog.


Dirinya sekali lagi menghembuskan napas keputusasaan di sana.


Fu Ning tidak terlalu peduli dengan para pasukan yang mencoba membantunya itu. Jujur mereka hanya akan menjadi beban untuknya, hal itu sudah terbukti karena sedari tadi serangan mereka tidak ada yang masuk.


"Baiklah, kutunjukan kekuatanku di sini. Kau tahu, bukan hanya Tetua Baek saja yang ada di Sekte Pavilion Seribu Harta Karun!"


"Oh, anda keren sekali, Tetua Sol. Kalau begitu haruskah aku membantumu dengan menunjukkan kekuatanku yang sebenarnya juga?"


''Hoo. Mohon bantuanmu, Nak Er Ling."


"Baiklah."

__ADS_1


Er Ling dan Tetua Sol sama-sama berdelusi di sana, hal itu seketika membuat kepala Fu Ning bertambah berat setelah menengarkan.


__ADS_2