Sang Penguasa Malam

Sang Penguasa Malam
Kekuatan Yang Absolut!(2)


__ADS_3

Baek Tian menghela napas panjang kemudian melepaskan Instruktur Oh.


Situasi sekarang menjadi tidak terkendali dan semakin kacau.


Seseorang musuh baru datang dan mengenalkan dirinya, jadi Baek Tian melepaskan Instruktur Oh dan mengusulkan berdamai.


Di sisi lain Instruktur Oh yang berhasil memperpanjang waktu hidupnya, menghembuskan napas lega.


"Jadi, apa yang akan kita lakukan?"


Tanya Instruktur Oh kepada Baek Tian.


"Tidak ada. Kita cuma harus bertarung dan membunuh sebanyak mungkin pihak musuh sebelum..."


Ekspresi Baek Tian tampak rumit.


"Sebelum?"


"...Kekuatanku menghilang."


Baek Tian tampak tidak ingin mengatakannya tapi karena kenyataan memang begitu, jadi apa boleh buat. Dirinya masih di dalam kondisi Sword Dancing.


Baek Tian melompat turun ke medan perang bersama dengan Instruktur Oh di sampingnya, tidak hanya itu di belakangnya Xiao Nuwa dan Instruktur Goh juga turut mengikuti.


Dalam perjalanan mereka juga bertemu dengan Luo Yan dan Bing Suinyuan yang kesusahan melawan monster bertanduk yang memiliki penampilan kambing itu.


Baek Tian menghentikan gerakkan mereka dengan mengontrol qi darah mereka lalu Xiao Nuwa dan Instruktur Oh menebas masing-masing satu.


"Baek Tian!"


"Tuan!"


Keduanya melompat gembira melihat Baek Tian.

__ADS_1


"Apa yang terjadi?"


"Musuh kita sebenarnya adalah Feng Shui?!"


Keduanya tampak tercengang mendengar fakta tersebut.


"Tapi apa yang harus kita lakukan..."


Jumlah musuh sangat banyak dan mereka hanya terdiri dari beberapa orang saja.


Orang-orang yang sudah tidak ingin bertarung juga berlarian kabur dari medan perang dengan wajah takut.


Baek Tian menghela napas karena mengetahui waktunya yang tersisa sedikit, dia harus mengalahkan semuanya, pikirnya pada saat itu.


Pandangannya kemudian tertuju pada Tang Zihan jauh di seberang. Kekuatan ini sebenarnya dipersiapkan untuk melawan Tang Zihan dan Baek Tian sudah memperkirakan semua itu bisa dilakukan asalkan dirinya mengalahkan Instruktur Oh.


Namun yang terjadi, semuanya malah keluar dari perkiraan.


Xiao Nuwa melihat Baek Tian yang pergi berjalan seorang diri ke ladang musuh.


"Tunggu!"


Monster-monster yang berjumlah ratusan itu berjejer dan memblokade Baek Tian satu demi satu, hal itu membuat Bong Zuer sangat senang.


"Sword Dancing,"


Baek Tian mengangkat tangannya ke langit.


Tiba-tiba ratusan monster itu menjadi keras dan kaku.


"Apakah kau sangat ingin melihat festival darah di sini?"


Pandangan Baek Tian lurus ke arah Bong Zuer.

__ADS_1


"Aww. Sungguh menakutkannya..."


"Gerakkan kedua, Menari Di Atas Darah!"


Ctak!


Dar! Dar! Dar! Dar! Dar! Dar!


Seolah seperti sebuah kembang api, ratusan monster yang tubuhnya menjadi kaku dan mengeras itu pun meledak satu persatu menimbulkan hujan darah yang deras.


Qi Darah Baek Tian tersebar dimana-mana dan membuat Bong Zuer yang menyaksikannya membelalakkan kedua matanya.


"Apa itu sungguh perbuatan dari Aliran Putih?"


Bong Zuer tertawa hambar karena perbuatan yang dilakukan Baek Tian sama sekali tidak mencerminkan jika dirinya berasal dari sekte beraliran putih.


Dia kejam dan tak acuh. Itu adalah watak yang hanya ada di sekte beraliran hitam.


Tidak berhenti di sana Baek Tian yang menari dan berlari menuju ke arah Bong Zuer mulai memainkan kedua tangannya seolah seperti seorang dalang.


Lalu dalam sekejap saja, dia sudah memiliki setengah jumlah monster di kubunya.


"Apa?!"


Bong Zuer tidak memperkirakan hal seperti ini akan terjadi.


"Baek Tian!!!!"


Dia berteriak ke arah Baek Tian yang sedang sibuk menggerakkan boneka-bonekanya dengan qi darah miliknya.


Sekarang mereka semua sedang sibuk bertarung dengan satu sama lain dan Baek Tian telah sampai di tempat Bong Zuer.


"Sword Dancing, gerakkan kedua... Menari Di Atas Darah!"

__ADS_1


__ADS_2