Sang Penguasa Malam

Sang Penguasa Malam
Ujian(9)


__ADS_3

Tang!


Keduanya sama-sama terpental.


Dengan segera mereka mundur beberapa langkah ke belakang dan mengambil napas sebelum kembali menyerang.


Keduanya saling melihat satu sama lain, mereka saling mengakui kekuatan dari kedua belah pihak.


Pakaian yang telah mereka gunakan menjadi lusuh dan ada beberapa bagian yang terpotong karena senjatanya.


Mo Xian yang melihat pertarungan dari awal memiliki firasat bahwa semuanya akan segera selesai.


Mo Xian melihat ke arah Baek Tian selama beberapa detik sebelum mengalihkan pandangannya pada Tang Zihan dengan sorot mata kasihan. Mo Xian lalu mengangguk setelah membuat penilaiannya.


'Melihat kondisi Baek Tian, dia terlihat seperti sedang menyembunyikan senjata rahasia. Di sisi lain Tang Zihan yang mengunggulinya dengan kekuatan fisik murni sudah setengah rusak karena kelelahan menghadapi serangan Baek Tian yang efisien dan teratur.'


-Haaaa!


-Haaaa!


Mo Xian sekali lagi melihat keduanya yang saling menyerang lalu sesuatu kemudian terjadi, Baek Tian muncul dengan sebuah keterampilan yang tidak terduga dan berhasil mendominasi.


'Kupikir Baek Tian sekarang adalah orang yang akan memenangkan pertarungan.'


"Apa yang kau lakukan?"


Seseorang tiba-tiba datang dan muncul dari belakang Mo Xian.


"Siapa kau?"


Mo Xian mengernyitkan keningnya.


"Tidak penting siapa aku sekarang, bantulah aku untuk menolong Tuan Muda."


"Tuan Muda?"


Mo Xian bertanya-tanya siapakah Tuan Muda yang orang ini maksud, meski begitu Mo Xian tidak mempertanyakannya dan mengikuti orang itu dari belakang.

__ADS_1


***


'Aku tidak ingin menggunakan ini, tapi jika terus begini lama kelamaan akulah yang tamat.'


Baek Tian mengakui seberapa kuat Tang Zihan. Walaupun dirinya masih anak-anak namun kemampuannya sudah cukup menandingi satu orang dewasa.


Tang Zihan merengsek maju membawa senjatanya. Baek Tian lalu menepis serangan yang datang itu dengan pedangnya. Sekali lagi terjadi jual beli serangan yang cukup intens di sana.


Namun, Baek Tian tidak mau membiarkan ini berakhir dengan dominasi Tang Zihan.


Baek Tian melakukan pembalasan dengan menggunakan Seni Pedang terkuat dari masa depan.


Baek Tian tiba-tiba menari.


Itulah Seni berpedang, Sword Dancing.


Pergerakan Baek Tian menjadi tak tertebak, dia bisa tiba-tiba berdiri di belakang Tang Zihan maupun muncul di depan wajahnya seperti seorang hantu.


Baek Tian membuat Tang Zihan jatuh tersungkur ke tanah dengan menebas betis belakangnya dan menendang lututnya, Baek Tian mencoba memaksakan Tang Zihan agar tunduk kepadanya.


'Selesai.'


Tamat.


Baek Tian menyingkirkan senjata satu-satunya Tang Zihan dan membuatnya menjadi tidak berdaya.


'Ini kesempatan untukku.'


Baek Tian melihat peluang yang ada di depannya, dia mengangkat senjatanya dan akan menebas leher panjang Tang Zihan.


Namun,


Tang!


Pedangnya dihalau oleh seseorang tidak hanya itu Baek Tian juga dipaksa mundur akibat tendangan orang itu.


"Qian Hu..."

__ADS_1


Baek Tian menyadari siapa orang itu.


Qian Hu selain seorang jenius abad ini, dia juga adalah seorang pelayan setia yang berasal dari keluarga Tang. Dia bekerja di bawah bayang-bayang keluarga itu dan bertugas untuk mengawal Tuan muda mereka.


"Gawat!"


Sekarang situasi berpihak kepada Tuan muda keluarga Tang, Tang Zihan.


Tiga lawan satu, tidak ada peluang bagi Baek Tian untuk menang.


Baek Tian yang sudah kelelahan akibat melawan Tang Zihan dan juga karena mengeluarkan seni pedang yang tidak harus dia keluarkan diusianya saat ini, sekarang tubuhnya telah menerima beban berat yang bukan mainnya.


Baek Tian bertahan sekuat tenaga melawan gempuran dari Mo Xian dan Qian Hu belum lagi Tang Zihan yang sekarang mencoba untuk bangkit kembali.


"Cih."


Baek Tian berdecak. Dia berbalik dan mulai berlari.


Melihat Baek Tian yang memiliki ancaman besar bagi tuan mudanya di masa depan, membuat Qian Hu tidak dapat merelakan Baek Tian kabur.


Mo Xian dan Qian Hu kemudian mencoba untuk mengejarnya.


Namun, Baek Tian lebih cepat sedikit dibandingkan mereka berdua.


"Sial!"


"Sat!"


Mo Xian dan Qian Hu tampak kesal sampai membuatnya memukul tanah dan dinding di sampingnya.


Mereka memang telah gagal mendapatkan Baek Tian tetapi di sisi lain, mereka dapat bernapas lega karena berhasil menyelamatkan Tang Zihan.


Kedua belah pihak sama-sama memiliki kerugian yang sebanding.


Dan sebuah pengumuman Hari pertama akhirnya keluar mengejutkan mereka berdua.


Baek Tian berhasil mendapatkan posisi pertama di daftar peringkat.

__ADS_1


__ADS_2