Sang Penguasa Malam

Sang Penguasa Malam
Akhir Turnamen(8)


__ADS_3

Keempat guru besar langsung berdiri dari tempat duduk mereka. Melihat Su Lian ternyata adalah seorang pengikut iblis merupakan kabar yang sangat mengejutkan bagi mereka.


"Su Lian adalah salah satu bagian dari musuh?"


Guru Besar Han Seo tercengang, dia orang yang merawat Su Lian dari kecil dan dirinya tahu mengenai obsesinya yang terkait untuk menjadi lebih kuat dan mencari kekuatan yang besar, namun Han Seo tidak pernah mengira bahwa Su Lian sampai bersekutu dengan iblis.


"aku tidak menyangka hanya dengan melihat bocah itu, membuat buluku berdiri."


Di sisi lain, Guru Besar Lu Huo berdiri karena kekuatan mencengangkan yang tiba-tiba terakumulasi di dalam tubuh Baek Tian sangat tidak wajar.


Dan bahkan para penonton yang melihat sampai dibuat pingsan tak sadarkan diri karena tidak kuat berdiri menahan energi berlebih Baek Tian.


"Sky of Supreme Sword Dancing technique,'


"Book III, Dance with Thunderstorm!"


Baek Tian mulai berjalan, pedang di tangan kanannya menjadi debu setelah dirinya mengaktifkan gerakan ketiga.


Setelah Su Lian selesai dengan wujud iblisnya, tanpa sadar tujuh pedang petir tercipta di sekitar arena.


Tubuh Su Lian menjadi berat karena tekanan dari energi itu. Medan petir tercipta diantara mereka membuat Su Lian tambah merasakan takut.


Sesepuh Wu Zong tidak tinggal diam di sana dia ikut terjun ke dalam medan petir itu.


"Mundur kau Baek Tian, aku tidak akan membiarkanmu!"

__ADS_1


"Memang hebat, seperti yang diharapkan dari kultivator tahap Epik, medan petir ini sama sekali tidak mengurungmu. Tapi aku tidak memiliki urusan denganmu."


"Haaaaaa!"


Booom!


Namun Wu Zong hanya memukul bayangan Baek Tian saja di sana.


"Kemana bocah tengik itu pergi?"


Baek Tian bergerak layaknya seperti sebuah petir, dia mencapai pedang yang pertama dan membawa pedang tersebut ke hadapan Su Lian.


Jleb!


"K-Keeeek!"


Pedang yang berada di tangan Baek Tian kemudian menghilang setelah menggelegar menciptakan dengan jejak petir di sana bersamaan dengan medan petir yang menghilang.


"Apa? Aku tidak percaya kau mati hanya dengan pedang yang pertama."


Duaaaaaar!


Aura tahap Epik meledak sekaligus dengan wujud iblis Sesepuh Wu Zong yang sudah sempurna.


"Baek Tiaaaaaaan....!!!"

__ADS_1


Dia berteriak sangat kencang di sana sembari membawa pedangnya.


"Array Formation of Thirteen Great Barrier fondation."


Sebuah perisai tak terlihat tercipta di sana dengan berjumlah sampai tiga belas, aray itu mengurung Baek Tian bersama dengan Sesepuh Wu Zong di dalamnya.


"Kau sudah tamat sekarang bocah!"


Sesepuh Wu Zong maju menghampiri Baek Tian, keduanya kemudian saling bertukar serangan dan beberapa kali berhasil melukai Baek Tian dengan luka fatal.


'Sialan, dia jauh lebih kuat dari yang kubayangkan.'


Baek Tian sudah membayangkan skenario terburuk seperti ini, namun dirinya tidak menyangka berhadapan satu lawan satu dengan Sesepuh Wu Zong akan sangat berat.


"Dimana teknikmu yang sebelumnya, ayo keluarkan teknik hebatmu yang telah membunuh muridku itu."


Wu Zong terlihat sangat marah di sana, kebenciannya tidak akan pernah reda sebelum membalaskan dendam semua muridnya yang telah mati di tangan Baek Tian.


"Ayo keluarkan teknikmu sebelum kau mati bocah."


"Uhuk!"


Baek Tian mengeluarkan batuk darah karena organ dalamnya sudah sangat terluka, dan dirinya sudah mencapai batas maksimum tubuhnya. Baek Tian tidak memiliki pilihan lain sekarang dan mengeluarkan tekniknya.


"Sky of Supreme Sword Dancing technique,'

__ADS_1


"Book III, Dance with Thunderstorm!"


__ADS_2