
Grrrroaaar!
Hell Dog berniat menggigit Er Ling tetapi serangannya berhasil dihentikan oleh Tetua Sol.
Fu Ning yang melihat adanya sebuah celah untuknya masuk kemudian berhasil memberikan luka yang membuat Hell Dog meraung.
Raungan yang dibuatnya sungguh keras, hal itu menunjukkan betapa kesakitan dirinya sekarang.
Hell Dog berbalik dan menatap ke arah Fu Ning dengan tatapan membunuh. Hell Dog terlihat sangat membencinya dan ingin membalas dendam.
Hell Dog terus mengejar Fu Ning kemanapun perempuan itu berlari.
Tapi serangan itu gagal dengan Bing Suinyuan yang menahannya, kemudian dalam hitungan detik itu Er Ling bersama dengan Luo Yan bersama-sama menorehkan serangan yang fatal.
Hell Dog sekali lagi melolong sangat kencang di sana.
Di luar dugaan ternyata serangan mereka cukup bekerja melawan Hell Dog. Fu Ning tidak menyangka hal ini dan membuat eskpresi tak tertahankan di bibirnya.
Pepatah mengenai ketakutan hanya ada di langkah pertama dan setelahnya tidak ada ternyata mamang benar.
Kombinasi antara Tetua Sol dan Er Ling di depan, juga dirinya yang menjaga di tengah, lalu support dari Luo Yan dan Bing Suinyuan.
Mereka berlima sepertinya percaya diri dapat bersaing melawan monster Kelas-A Hell Dog.
__ADS_1
Sampai tiba-tiba Hell Dog mengeluarkan senjatanya, sebuah api biru menyembur dari mulutnya.
Beberapa orang tidak bersalah menjadi korban api itu dan langsung lenyap tak bersisa. Pemandangan itu cukup menyayat hati mereka yang melihatnya, apalagi Fu Ning sendiri, dia ingin mengakhiri semua ini secepat mungkin.
Fu Ning dan semua orang melompat untuk menghindari api tesebut, apa pun yang terbakar api itu seketika berubah menjadi abu.
Api itu terus menyembur seolah tidak terbatas, mereka tidak dapat mendekat dan dipaksa menjaga jaraknya darinya.
'EH, kenapa pria itu kemari? Apa dia tidak melihatku? Ey! Apa yang malah kau lakukan?'
Gubrak!
"Aww..."
Sampai Er Ling membuat kesalahan dan tidak sengaja bertubrukan dengan Fu Ning, keduanya pun sama-sama tersungkur di tanah.
'Berakhir sudah!'
Fu Ning berpikir sudah terlambat untuk menghindar dan dirinya ditakdirkan tamat di sana.
Padahal mereka sudah berjuang sekeras itu bertarung melawan monster Kelas-A.
Padahal mereka telah melakukan yang terbaik yang mereka bisa di sana dan tinggal sedikit lagi untuk bisa membunuh Hell Dog.
__ADS_1
"Fu Ning."
Sampai suara seseorang muncul dan membuat tenang jiwanya. Perlahan dia membuka mata, sosok pria tampan muncul melindungi dirinya.
"Kau baik-baik saja?"
"Bagaimana kau bisa ada di sini..."
Fu Ning terbelalak.
"Tang Zihan?"
Kemunculan Tang Zihan membawa angin segar untuknya.
Er Ling yang melihat orang asing berdiri di depannya langsung mengernyitkan keningnya. Siapa orang ini dan kenapa dia bisa menahan api biru milik Hell Dog?
Melihat pemuda yang berparas sangat tampan itu, Er Ling hanya mendecakan lidahnya.
"Tetua Sol, menyambut Tetua Tang, salam kepada tetua!"
Tetua Sol telah sampai di tempat Fu Ning, dirinya yang melihat Tang Zihan langsung menyambutnya.
Seketika alis mata Er Ling dibuat tidak percaya.
__ADS_1
'Lagi-lagi tentang tetua, apa-apaan itu? Apa salah satu dari empat sekte legenda sedang mengalami kemunduran?'
Kemarin Baek Tian dan sekarang pria asing di depannya. Ada apa dengan Sekte Pavilion Seribu Harta.