
Di bawah air yang tenang, ternyata ada sebuah lubang. Dengan menyelam masuk ke dalam lubang tersebut, Tang Zihan sampai ke dalam sebuah Gua.
Tang Zihan menarik kembali ucapannya tentang Mo Xian.
Di sana adalah sarang para Goblin, ada sekitar lima puluh lebih jumlah mereka.
Para Goblin yang terkejut dengan kedatangan Tang Zihan dan Mo Xian yang tiba-tiba berlarian berhamburan.
"Bagaiman kau bisa menemukan tempat ini?"
Tang Zihan bertanya.
"Hehe. Pertama kau harus menemukan satu Goblin di sekitar, kemudian dengan melihat bagaimana keadaan mereka kau bisa mengetahui dimana tempat mereka menyembunyikan sarangnya."
Mendengarkannya Tang Zihan tidak tersenyum ataupun memberikan pujian kepada Mo Xian, dia hanya menepuk pundak Mo Xian sebagai gantinya.
Mo Xian yang menerima itu tiba-tiba memiliki rasa bangga dan senang, dia lalu tertawa di sana.
"Sekarang saatnya kita memutuskan..."
"Hm?"
Tang Zihan yang mendengar itu memiringkan kepalanya.
"Bagaimana kita akan membagi para Goblin ini?"
Yang dikatakan Mo Xian benar. Tang Zihan tampak berpikir, bagaimanapun yang menemukan tempat ini adalah Mo Xian sehingga Mo Xian pantas mendapatkan bagian yang paling banyak.
"Aku tahu apa yang kau pikirkan."
__ADS_1
Namun Mo Xian tidak menginginkannya.
"Yang kuinginkan hanyalah agar bisa bertanding satu lawan satu melawan orang yang kuat sepertimu, Tang Zihan."
Mo Xian kemudian tertawa.
"Bagaimana kalau kita bertanding. Siapa diantara kita yang paling banyak membunuh Goblin. Kau setuju?"
Tang Zihan mengangguk.
Keduanya kemudian berlari dengan mengeluarkan senjatanya masing-masing. Tang Zihan dengan pedangnya lalu Mo Xian dengan sarung tinju di tangannya.
Perlombaan pun dimulai.
Tang Zihan lebih cepat dua langkah daripada Mo Xian, dia memenggal kepala Goblin yang paling dekat.
Tidak mau kalah Mo Xian kemudian memukul dada Goblin dengan kekuatan penuh membuatnya berlubang.
Cweeeek-!
Cweeeek-!
Para Goblin tidak tinggal diam. Mereka melihat musuh lebih sedikit, jumlah mereka lebih banyak dari Tang Zihan dan Mo Xian. Mereka memutuskan untuk mengangkat senjata dan melawan.
Namun dengan Tang Zihan dan Mo Xian, para Goblin tidak dapat melakukan apa pun.
Keduanya terus mendominasi pertarungan.
Pertandingan masih terus berlanjut, mereka tidak tahu sudah berapa lama mereka di dalam gua, namun jumlah para Goblin semakin lama semakin berkurang.
__ADS_1
'Gila!'
Mo Xian melihat ke arah Tang Zihan dan membuat matanya terbelalak. Melihat jejak-jejak korban yang berjatuhan di atas tanah, Mo Xian berpikir hal itu mirip seperti melihat para semut yang berjejer untuk kembali ke sarang.
Namun, yang ada diujung sana bukanlah sarang melainkan sebuah monster yang bernama Tang Zihan.
'Dasar monster...'
Mo Xian merinding sendiri melihatnya.
Dibandingkan dengan Tang Zihan, pembantaian yang dia lakukan tidak ada apa-apanya.
?!
Sesuatu kemudian mengganggu Tang Zihan.
'Kenapa dia terus berdiri di sana tanpa melakukan apa pun? Apa sudah berakhir?'
Mo Xian berpikir jika semuanya sudah selesai dengan Tang Zihan yang memenangkan pertaruhan.
Namun ternyata.
Di balik sana ada seseorang yang berdiri di kegelapan dengan jumlah korban yang berjatuhan lebih banyak lagi dibandingkan milik Tang Zihan.
'Siapa dia? Kapan orang itu masuk ke dalam gua?"
Mo Xian penasaran.
Tapi yang lebih membuat Mo Xian penasarannya lagi adalah kenapa Tang Zihan melihatnya sampai seperti itu?
__ADS_1
Keduanya sama-sama saling menatap satu sama lain dengan tatapan dingin dan nafsu membunuh yang terpancar dari sorot matanya.
Mo Xian sekali lagi merinding dengan keberadaan keduanya.