Sang Penguasa Malam

Sang Penguasa Malam
Menulis kembali takdir.


__ADS_3

'Bagaimana bisa Raja Vampir ada di sini. Apakah... Tidak mungkin...'


Hanya ada satu kemungkinan pada saat itu, dan Baek Tian sangat tidak ingin membayangkan skenario tersebut.


Tetapi setelah melihat luka dan pakaian Cecilion hanya dengan itu saja, dia sudah mendapatkan jawabannya.


'Tang Zihan berhasil menang melawan Raja Vampir?!'


Mengetahui fakta itu bertambah kesal Baek Tian kepada Tang Zihan sekali pun dia baru pertama bertemu dengannya di masa lalu.


Kedengkiannya terhadap Tang Zihan menjadi tak tertahankan lagi, dalam hatinya dia berharap andaikan saja Tang Zihan tidak pernah ada di muka bumi ini.


"Jika saja aku bisa kembali ke masa lalu maka aku akan menebus semua penghinaan ini!"


Baek Tian bertambah geram.


"Bukan hanya itu, aku akan membunuhmu, Tang Zihan! Kau tidak akan mendapatkan segalanya jika saja aku bisa kembali ke masa lalu... Aku akan melenyapkanmu!!!!"


"...Bukankah itu merupakan ide yang bagus?"


Seseorang tiba-tiba berbicara. Suara itu sangat lirih seolah-olah saja udara sedang berbicara kepadanya.


"Kukukuku."


Seseorang tertawa. Setelah melihat ke sekitar Baek Tian kemudian menemukan siapa orang tersebut.


Dia adalah Raja Vampir Cecilion yang tergeletak tidak berdaya dan berada tidak jauh darinya.


Baek Tian terdiam. Dia sekilas melihat ke arah Raja Vampir lalu menutup matanya. Jika ditanya siapa yang memiliki kondisi paling parah saat ini, ketika melihat Raja Vampir Baek Tian sendiri tidak tahu harus mengatakan apa.


"Kau... apa yang kau tertawakan?"


"Lucu sekali, karena kebetulan aku bisa berpindah ke sini dan bertemu denganmu..."


Setelah mendengarnya Baek Tian membuka kedua matanya.

__ADS_1


"Apa katamu?"


"Kau sama sepertiku sekarang."


"...."


"Kau telah memenuhi kondisi yang kuharapkan."


"...."


"Apakah kau ingin membalas si Tang Zihan keparat itu?"


"...."


Tiba-tiba mendengar itu, mulut Baek Tian terbuka.


"Ya..."


"Kuku. Menarik... padahal kalian berdua sama-sama dari ras yang sama..."


Terjadi kesunyian selama beberapa detik di sana, Raja Vampir menarik mulutnya ke dalam dan terlihat sedang berpikir keras. Dia tidak ingin memberikan jawaban kepada Baek Tian untuk sekarang.


'Apa... jadi ternyata dia hanya memberikan omong kosong kepadaku...'


"Bisa saja..."


Namun tiba-tiba saja Raja Vampir membuka mulutnya.


"Kau bisa membunuh Tang Zihan dan merubah kembali segalanya."


"Kau bisa melakukannya?"


"Tidak. Kau yang akan melakukannya. Kau akan menulis ulang takdir konyol ini dengan syarat..."


Baek Tian mendengarkan dengan menelan ludahnya.

__ADS_1


"Kau akan menjadi tubuh pengganti untukku terlahir kembali."


"A-Apa...?"


Baek Tian menaikan salah satu alisnya karena terkejut. Dia baru saja mendengar sesuatu yang tidak masuk akal dan absurd, itu adalah hal yang sama sekali tidak dapat masuk ke dalam logika manusia.


"B-Bagaimana caranya...?"


Namun Baek Tian tidak peduli itu. Apa pun syaratnya, asalkan dia dapat menulis kembali takdir maka dia akan melakukannya meski itu harus menandatangani surat perjanjian dengan iblis sekali pun.


"Baiklah. Kau lolos untuk menjadi inang-ku. Kau cocok dan juga menarik. Kukuku..."


Raja Vampir menarik napas dan menghembuskannya.


"Kalau begitu, ayo kita mulai. Inang yang cacat."


"Apa pun itu akan aku lakukan. Ayo lakukan dengan cepat!"


"Kahahaha! Baiklah, ayo kita mulai!"


Tubuh Raja Vampir tiba-tiba membusuk, beberapa detik kemudian genangan darah yang sudah seperti banjir tercipta di bawah luka-lukanya.


Daging yang membungkus tulang Raja Vampir berkumpul di satu tempat kemudian memadat. Sebuah bola berwarna merah darah bersinar.


"Apa itu...?"


Bola itu kemudian secara perlahan menggelinding ke arah Baek Tian.


"Nah, sekarang makanlah."


"?!"


Baek Tian terkejut. Bola itu tiba-tiba berbicara hal yang mengerikan menggunakan suara dari Raja Vampir. Karena sudah tidak ada waktu lagi Baek Tian pun mengambil bola itu dan langsung melahapnya.


Beberapa detik kemudian Baek Tian terkulai lemas karena tidak dapat bernapas. Jantung Baek Tian berhenti. Baek Tian telah meninggal dunia saat itu juga.

__ADS_1


__ADS_2