Sang Penguasa Malam

Sang Penguasa Malam
Menjadi murid Inti Sekte(3)


__ADS_3

4 Naga Langit sedang mengadakan suatu pertemuan darurat.


Mereka berkumpul di suatu tempat dengan penerangan yang minim, bukan hanya tidak memiliki penerangan cahaya tempat itu juga kedap dari suara.


Suara-suara apa saja yang ada di luar tidak dapat terdengar masuk dan begitupun juga sebaliknya .


Apa yang mereka bahas di sini hanya mereka saja yang tahu, dan jika pembahasan itu tersebar keluar maka mereka akan tahu siapa pelakunya.


Suara mereka aman di sini dan tidak akan bisa bocor kemanapun.


"Jarang-jarang kita mengadakan pertemuan seperti ini."


"Benar. Apa ada sesuatu yang menarik?"


"Hmph. Apa pun itu aku tidak peduli."


Lokasi pertemuan berada di tempat yang sangat rahasia dan hanya diketahui oleh mereka saja.


Hanya ada empat orang di sana.


Mereka adalah orang-orang elit dan memiliki aura uniknya sendiri.


"Maaf sudah merepotkan kalian dengan mengumpulkan semua orang."


Yi Fan membuka rapat.


"Mengenai pembahasan apa yang akan kita bicarakan selanjutnya, kalian pasti sudah tahu kan? Ini tentang mereka orang-orang jenius."


"Naga Bumi, Yi Fan, aku sudah memutuskan siapa yang akan bergabung denganku."


"Hm? Bukankah itu sedikit cepat Naga Petir."

__ADS_1


Naga Api melihat ke arah Naga Petir dengan pandangan takjub.


"Bodoamat. Yang kuinginkan hanya satu sisanya kalian bisa mengambil semuanya."


"Siapa itu Naga Petir, aku cukup penasaran sekarang."


Naga Api dan Naga Tanah, Yi Fan melihat ke arah Naga Petir bersamaan.


"Tapi bukannya ini tidak adil. Mereka bahkan belum menguasai tenaga dalam tetapi bisa menjadi murid Inti?"


Sebaliknya Naga Emas sama sekali tidak mengerti bobot penilaian ujian masuk tahun ini. Dia menganggap ujian tersebut tidak masuk akal sampai membuat orang-orang yang baru belajar itu bisa tiba-tiba menjadi murid Inti.


"Ujian ini sampah..."


"Sayang sekali, aku tidak sependapat denganmu Naga Emas."


Yi Fan melihat ke arah Naga Emas dan menyanggahnya.


"Jika ini dibalik, dengan dirimu yang menjadi peserta sepuluh tahun yang lalu dengan hanya bermodalkan kemampuan dan teknik. Apakah kau yakin bisa bertahan hidup?"


"Pokoknya aku menginginkan Tang Zihan untuk bergabung denganku titik!"


Tiba-tiba Naga Petir menggebrak meja di dekatnya.


"Tidak. Tidak. Tang Zihan adalah Si Anak Tuhan itu kan? Tidak mungkin. Dia akan bergabung denganku!"


Naga Api tidak ikut mengalah. Keduanya kemudian memperdebatkan siapa yang layak untuk mendapatkan Tang Zihan.


"Haa... seperti yang kuduga..."


Yi Fan mulai pusing.

__ADS_1


Dia memijat keningnya terus menerus ketika mendengarkan pertengkaran Naga Api dan Naga Petir yang tak berujung.


Hal ini sudah dirinya duga sebelumnya, tidak akan mudah untuk mengatur orang-orang itu.


Naga Bumi sekali lagi mendesah dan mengusulkan sesuatu yang adil bagi kedua belah pihak bahkan semua orang.


"Kalau begitu, bagaimana kalau kita membiarkan para jenius itu memilih sendiri akan bergabung dengan siapa."


Naga Api dan Naga Petir berhenti bertengkar.


Mereka setuju dengan usulan itu.


4 Naga Langit kemudian memutuskan usulan itu adalah yang terbaik.


***


"Tidak kuduga, ada sepuluh orang yang lulus ujian dari pintu kedua."


Baek Tian sedang dalam perjalanan menuju asramanya.


Sekte memberikan tempat tinggal untuknya, itu adalah salah satu fasilitas bagi mereka murid Inti. Berbeda dengan murid Luar yang tidak dianggap dan seolah diasingkan.


Dalam perjalanan Baek Tian beberapa kali terkekeh, masalahnya tidak ada apa pun yang lucu di depannya karena itu Baek Tian mendapatkan tatapan aneh dari orang-orang di sekitarnya.


-Kasihan sekali...


-Mana dia masih kecil...


Mereka tidak tahu apa yang membuat Baek Tian sebahagia itu.


Dia juga sadar dengan perlakuan orang-orang di sekitarnya namun Baek Tian memilih menghiraukan mereka.

__ADS_1


"He he he. Kau harus melihat ekspresinya itu."


Baek Tian mengingat wajah dingin dan amarah Tang Zihan.


__ADS_2