Sang Penguasa Malam

Sang Penguasa Malam
Menundukkan Para Naga!(3)


__ADS_3

Bing Suinyuan tiba-tiba tertawa melihat medan perang yang seolah telah disediakan khusus baginya.


"Baek Tian, pertempuran benar-benar terjadi sesuai dugaanmu lho!"


Bing Suinyuan tertawa dan melompat beberapa kali di sana.


Sedangkan Luo Yan yang melihat ke arah musuh kini sudah selesai menghitung jumlah mereka.


"Jumlah musuh ada dua ratus dan yang memimpin mereka sekarang adalah Fan Misa, Naga Api dan Han Zhongyun, Naga Petir. Mereka berdua terlihat di depan barisan."


"Baiklah, terima kasih atas laporannya."


Baek Tian merasa tidak puas mendengarkan laporan dari Luo Yan. Jumlah musuh masih sangat kurang untuk memenuhi standarnya.


'Pion-pion yang kuinginkan masih belum lengkap, apa mereka tidak akan menyerang bersama?'


Wajah Baek Tian tampak rumit sekarang.


Baek Tian memprovokasi 4 Naga Langit agar membuat keempat kekuatan itu saling bekerja sama demi menjatuhkan mereka.


'Tapi jika terus berlanjut seperti ini, maka rencanaku akan gagal.'


Jika dia harus bergerak, Baek Tian ingin memastikan kemenangannya melawan Tang Zihan. Orang-orang yang berkumpul begitu banyaknya di depan sana tidak akan pernah mampu untuk menghentikan Tang Zihan yang dimana kekuatannya sudah berbeda ditingkatan yang berbeda jika dibandingkan dari masa lalu.


Setelah tujuh tahun berlalu Baek Tian yang keluar dari latihan tertutup sangat percaya diri untuk membunuh Tang Zihan.

__ADS_1


Namun, seolah untuk menyesuaikan diri dengan Baek Tian, Tang Zihan lebih ditingkatkan lagi kekuatannya oleh langit dengan kecepatan yang tidak masuk akal hanya dengan waktu tiga tahun.


"Kalau begitu, apakah kita akan mulai bergerak?"


"Tunggu."


"Apa? Kita masih belum bergerak?!"


Bing Suinyuan tidak mengerti lagi. Dia kemudian menoleh pada Luo Yan untuk meminta bantuan, tetapi Luo Yan hanya menutup matanya seolah mengatakan tidak padanya.


Kesempatan untuk mengalahkan musuh dan merobek-robek organ bagian dalam mereka ada di depan sana, Bing Suinyuan berpikir sekarang adalah saat yang tepat untuk mereka tetapi karena pemimpin mereka Baek Tian mengatakan tidak, Bing Suinyuan hanya bisa menggerutu di sana.


"Ini masih belum saatnya."


Kata Baek Tian melihat pemandangan di depannya.


Pertarungan antara dua kubu milik Tang Zihan melawan Naga Api dan Naga Petir masih terus berlangsung.


Keduanya memberikan perlawanan yang sebanding meski kedua kubu tersebut masih belum mengerahkan seluruh kekuatannya.


Anggota eksekutif milik kedua belah pihak juga belum keluar.


Namun perlahan dan pasti tanpa perlu mengeluarkan pasukan elitnya, Tang Zihan sudah mampu untuk memenangkan perang karena jumlah kedua belah pasukan yang tidak seimbang.


Sampai beberapa saat kemudian gelombang kedua dikerahkan, munculah sosok yang mampu membuyarkan segalanya, mereka adalah Naga Emas dan Naga Bumi.

__ADS_1


Feng Shui dan Yi Fan masuk ke medan perang.


Anggota eksekutif Tang Zihan yang menyadari keberadaan mereka lekas bergabung ke medan perang.


Mo Xian, Qian Hu, dan Fu Ning yang bergabung meningkatkan semangat para pasukan.


Korban yang berjatuhan sudah tidak dapat dihitung lagi di sana, tetapi masih belum ada salah satu dari para anggota eksekutif kedua pihak yang kalah.


"Akhirnya ketemu juga dengan lawan yang layak."


Mo Xian mengangkat pedangnya pada Li Changhai, anggota elit nomer dua dari Naga Api.


Li Changhai yang melihat Mo Xian berani menghampirinya kemudian tertawa.


"Baiklah, maju sini kau junior arogan!"


Pertarungan antara Mo Xian dengan Li Changhai dimulai.


Di sisi lain, ada satu orang dari pihak musuh yang berhasil menerobos masuk sampai ke jantung pertahanan mereka. Dia adalah perempuan yang memiliki ukuran tubuh seorang raksasa, Yun Nana.


Perempuan itu sedang menggebu-gebu ingin segera bertemu dengan Tang Zihan.


'Ah, dia masih sama!'


Yun Nana yang tujuannya telah tercapai menggigit bibir bagian bawahnya dan menelan ludah.

__ADS_1


"Tampannya..."


Air liur sampai menetes keluar dari mulutnya.


__ADS_2