
Sekte Paviliun Seribu Harta, adalah sekte elit yang sudah terkenal dan memiliki nama di kekaisaran, sekte itu termasuk salah satu sekte terbaik, nomer tiga dari empat sekte legenda beraliran lurus.
Setiap tahun semua sekte akan membuka pendaftaran bagi siapa pun yang ingin menjadi murid.
Sekte Paviliun Seribu Harta juga sama, mereka mengadakan dua tes demi menguji seberapa berbakatnya seseorang.
Orang yang mendapatkan nilai paling tinggi disetiap ujian kemudian akan diangkat menjadi murid.
"Menarik, hohoho..."
Lu Huo sedang mengusap jenggot panjangnya sambil memandangi lembaran kertas ditangannya.
"Apa yang sampai membuatmu tersenyum mesum begitu pak tua?"
Chang Yi, menatap sesepuhnya dengan mata sinis.
Pak tua Lu Hou sekarang memang terlihat seperti seorang yang mesum dengan napasnya yang tersengal-sengal dan mata yang melotot bagaikan binatang buas.
"Apa itu?"
"A-Ah. Jangan diambil! Tidak!!"
Chang Yi segera merebut berkas-berkas yang ada di tangan Pak Tua Lu Huo.
"Ternyata benar..."
Chang Yi segera meremas kertas-kertas itu menjadi sangat kecil setelah melihat isinya. Matanya berubah dingin ketika sekali lagi melihat ke arah wajah Pak Tua Lu Huo.
__ADS_1
Kertas-kertas yang barusan dia remas merupakan profil para perempuan pelamar ujian mereka, dan Pak Tua Lu Huo memanfaatkan hal itu.
"Dasar pak tua mesum!"
Plak!
Pipi Pak Tua Lu Huo seketika bergambar telapak tangan.
"Hmph! Ini bukan saatnya untuk sifat binatangmu untuk muncul, lebih daripada itu bukankah kau harus melihat ini?"
Chang Yi menyodorkan lembaran kertas dengan tanda spesial di atasnya.
"Aw..." Sementara itu Pak Tua Lu Huo masih mengelus pipinya yang panas akibat tamparan Chang Yi yang tidak kenal ampun.
"Ish. Aku juga tidak bermain-main dalam memilih murid-murid tahun ini kau tahu. Apa ini?"
"Hoho..."
Matanya dipenuhi ketertarikan sekarang, perhatiannya teralih seolah dia sudah memaafkan dan melupakan perbuatan Chang Yi yang menyebabkan rasa panas luar biasa di pipinya.
"Menarik."
Pak Tua Lu Huo menyeringai.
"Tahun ini kita akan kedatangan begitu banyak murid jenius..."
Dari salah satu kertas itu terdapat salah satu murid yang bernama Tang Zihan di sana disusul nama-nama seperti Xiao Nuwa, Fu Ning dan yang lainnya.
__ADS_1
'Pak Tua Lu Huo benar, hebatnya kita juga kedatangan si Anak Langit itu... Sekte kita tidak bisa membiarkan kesempatan seperti ini pergi begitu saja.'
**
'Jika ingin menjadi sangat kuat, aku harus berada dalam satu sekte bersama dengan rival sekaligus musuhku. Aku benarkan?'
Baek Tian melihat sekte yang berniat dia masuki itu.
'Aku harus berada dalam satu liga dengannya, jika tidak perulangan keduaku ini akan percuma.'
Sekte Paviliun Seribu Harta terletak di bawah lembah gunung dan terisolasi dari dunia. Bahkan sinar matahari sedikit kesulitan untuk menembusnya.
Tempat ini selalu dipenuhi dengan kabut putih tipis yang membuatnya terasa agak menyeramkan seperti sedang berada di dalam rumah hantu.
Namun dari itu semua, tempat ini memiliki bangunan yang tinggi dan juga indah. Tempat ini sangat terawat meskipun memiliki luas enam kali panjang lapangan sepak bola.
"Permisi aku bermaksud mendaftar menjadi murid."
"Ah, begitu, selamat mencoba dan semoga beruntung. Silahkan isi formulir ini terlebih dahulu."
Baek Tian bertemu dengan resepsionis, dan setelah serangkaian administrasi Baek Tian diantar masuk ke dalam sebuah gedung.
Di sana sudah ada banyak sekali orang yang juga seperti dirinya, mereka semua sedang menunggu proses untuk melanjutkan tahapan selanjutnya.
'Apa mereka semua sama sepertiku? Mereka ada banyak sekali...'
Ada sekitar ratusan orang di dalam gedung itu, Baek Tian menatap beberapa dari mereka kemudian terkekeh. Dia agak terkejut karena tidak membayangkan hal ini sebelumnya.
__ADS_1