
Xiao Nuwa menahan langkahnya, saat ketika melihat para monster yang meledak satu persatu, dia tidak jadi menghentikan Baek Tian untuk bergerak sendirian.
"Sebenarnya seberapa kuat dirimu sekarang?"
Teman-teman Baek Tian ikut terbelalak. Bahkan para Instruktur pun tidak dapat melakukan hal yang seperti itu.
Instruktur Oh tenggelam ke dalam pikirannya, sepanjang hidupnya dia belum pernah melihat teknik yang seperti itu.
"Dia juga bisa melakukan itu?"
Bukan hanya itu, teknik Baek Tian bahkan bisa mengambil kekuatan musuh menjadi miliknya.
Instruktur Oh menaikkan kedua alisnya melihat para monster saling bertarung satu sama lain.
Bahkan jika Baek Tian berdiri seorang diri tanpa memiliki pasukan, dia mampu mencuri pasukan milik musuh dan menjadikan miliknya.
"Apa ini semua berkat gerakkan kedua yang kutunjukkan padanya?"
Luo Yan yang mengerti jika dirinya telah mempelajari seni berpedang tingkat tinggi, tidak mengetahui seberapa besar potensi yang dimiliki dari gerakkan kedua, Sword Dancing.
Tetapi sekali lagi apa yang dilakukan oleh Baek Tian, sungguh berada dilevel yang berbeda.
"Jadi, kau sebenarnya adalah murid dari sekte aliran hitam?"
"Kau benar."
Baek Tian yang sekarang telah berhadapan dengan Bong Zuer sedang bersiap melancarkan serangannya.
"Oops! Tunggu sebentar,"
Bong Zuer mengangkat tangannya.
__ADS_1
"Mari kita berbicara terlebih dahulu?"
"Berbicara dengan siapa?"
"Bukankah kau penasaran darimana asalku?"
Baek Tian masih tetap memegang pedangnya seolah tidak terpengaruh.
"Siapa?"
"Apa?"
Bong Zuer menyadari jika ada yang salah pada Baek Tian karena ekspresi wajahnya yang masih belum berubah, tetapi dirinya tidak pernah mengira jika Baek Tian adalah orang yang sama sekali tidak peduli dengan identitasnya dan sampai berani menebasnya menjadi dua bagian.
"Siapa... yang mau..."
Tubuh Bong Zuer yang terpisah terjatuh di tanah.
"Jadi kau adalah bosnya."
"Sialan. Kau, Baek Tian...!!!!"
Bong Zuer berteriak dengan wujudnya.
Booom!
"Ini akan menjadi menyebalkan."
Pukulan yang dilayangkan Bong Zuer dengan wujud monsternya itu mampu meninggalkan lubang besar di tanah.
'Kemungkinan dia setara dengan tahap Elite.'
__ADS_1
Dengan tenaga yang dikeluarkan Bong Zuer barusan, Baek Tian menjadi yakin seberapa kuat musuhnya itu.
"Matiiii...!!!"
Bong Zuer terus menghujani Baek Tian dengan pukulannya layaknya sebuah hujan, meskipun semua pukulan itu mampu dihindari Baek Tian dengan cukup mudah.
Tetapi sesuatu tiba-tiba terjadi dan Baek Tian harus berhenti bergerak, dia terbatuk berulang kali sebelum melihat ke arah tangannya.
'Gawat,'
Baek Tian sudah tidak mampu lagi untuk mempertahankan kekuatannya.
'Sekarang atau tidak sama sekali.'
Meski sudah mengetahui organ dalamnya sedang terluka, Baek Tian tetap melanjutkan untuk bertarung.
Bong Zuer yang terus menerus memukul tanah menciptakan lubang dimana-mana. Sebuah fenomena tanah ambles pun terjadi pada saat itu, Baek Tian dan Bong Zuer terjun bebas dari langit.
Tidak menyiakan sebuah kesempatan yang datang, dengan bantuan bebatuan di langit-langit Baek Tian melaju dengan kecepatan yang luar biasa.
Bong Zuer tidak menyerah dalam keadaan seperti itu, dia masih bisa untuk memberikan seribu pukulan meski dirinya tengah berada di udara.
Namun,
"Ugh! Ini-!"
Dia tidak dapat menggerakkan tubuhnya sama sekali dan Baek Tian mampu masuk hingga jauh ke dalam pertahanannya.
"Tidaaaaaak...!!!!"
Slash!
__ADS_1
Dengan begitu Baek Tian memenggal kepala dari Bong Zuer hanya dalam waktu hitungan detik.