
'Tidak. Tidak. Aku akan mati.'
Baek Tian tidak melihat kesempatan.
'Jika seperti ini, aku hanya akan mati!'
Itu yang ada dipikiran Baek Tian dan membuatnya kehilangan akal.
'Apa ini adalah karma karena aku mencoba membunuh Tang Zihan itu?'
Apakah ini adalah hukuman Tuhan kepadanya?
Dan hukuman itu datang tidak membutuhkan waktu sehari padanya?
Jelas sekali jika Tuhan sangat menyayangi Tang Zihan.
Baek Tian menelan ludah karena gugupnya. Di saat pertarungan dimulai, dirinya sudah diliputi oleh rasa keputusasaan yang luar biasa.
[ Kenapa kau ketakutan sampai seperti itu, hanya karena seekor anjing kecil lucu sedang menggonggong di depanmu bukan berarti dirimu harus berbalik. ]
'Raja Vampir?'
[ Lihatlah di depanmu, dia sudah kehilangan kewarasan. Kau mengerti? ]
?
Jika dilihat lebih baik lagi, bola mata Li Guanji berwarna putih semuanya. Baek Tian menyadari jika yang dilawannya saat ini bukanlah Li Guanji melainkan sosok Beast Demon.
'Raja Vampir benar tentangnya.'
Senyum.
__ADS_1
Raja Vampir tersenyum di dalam, di suatu tempat yang penuh kegelapan.
[ Lalu... ]
Suara Raja Vampir pelan tetapi sangat jelas masuk ke dalam kepalanya.
[ Bukankah di dalam dirimu sekarang, sedang ada raja yang menguasai malam? ]
Baek Tian segera melihat ke arah pil di tangannya.
'Benar sekali...'
Baek Tian menjadi sadar.
Suara Raja Vampir telah menghilang dari kepalanya dan pergi seolah-olah dirinya telah melaksanakan tugasnya.
"Terima kasih."
Baek Tian tersenyum, dia mengambil salah satu pil lalu menelannya. Bersamaan dengan itu Li Guanji yang kehilangan kesadaran melaju ke arahnya, tetapi hanya tertinggal satu inci saja cakarnya mengenai leher Baek Tian, Li Guanji menarik tangannya kembali.
Seketika Baek Tian mengeluarkan aura membunuh yang mencekam di sekitarnya, baik itu pepohonan maupun hewan-hewan, dan udara di dalam hutan, mereka bergetar seolah mengatakan mereka sedang ketakutan.
Wujud Baek Tian perlahan berubah. Gigi taring dan semua kuku-kuku di tangannya perlahan memanjang, rambutnya tiba-tiba menjadi bergelombang dan bola matanya berubah warna menjadi merah darah.
Baek Tian telah memasuki mode vampir.
-Grrrr grrrr!
Li Guanji mendesis di hadapan Baek Tian. Dia menyadari musuh abadinya itu.
Dari dulu manusia serigala dan vampir merupakan musuh abadi yang saling membenci satu sama lain.
__ADS_1
Semuanya berawal setelah Cecilion menjadi Raja Vampir dan membumihanguskan setengah ras dari manusia serigala dengan kekuatannya.
Vampir dan Manusia Serigala kemudian selalu berperang.
""Menyingkirlah anjing kecil, kau bukanlah tandinganku.""
Baek Tian mencekik leher Li Guanji dengan wujud vampirnya.
Semua itu terjadi dengan sangat cepat dan hanya dalam satu gerakan.
'Apa ini... kekuatanku?'
Baek Tian terkejut dengan perubahan yang dirasakannya setelah berubah menjadi wujud vampir.
Dia juga bernapas lega setelah memastikan bahwa tubuhnya masih memiliki kesadaran sebagai manusia.
Awalnya Baek Tian ketakutan karena Raja Vampir yang memprovokasinya agar berubah untuk mengambilalih tubuhnya, namun semuanya salah setelah dirinya memasuki wujud vampir, kecemasannya itu ternyata tidak terbukti.
""Ayo selesaikan ini, anj--""
Grep!
Sesuatu tiba-tiba menggigit tangannya dari belakang. Saat Baek Tian berbalik, dia melihat kelompok monster serigala yang mengelilinginya.
""Ini...""
Baek Tian menyeringai menemukan sesuatu yang menarik.
Serigala itu terus bergelantungan di tangan Baek Tian mencoba menyelamatkan jenisnya yang sekarang sedang ada di dalam genggaman tangan Baek Tian.
Tetapi usaha para serigala itu berakhir gagal, setelah Baek Tian memperkuat cengkeraman tangannya dan membuat leher Li Guanji menekuk sangat ekstrem.
__ADS_1
Li Guanji jatuh tersungkur di tanah setelah Baek Tian melepaskan cengkeramannya.
Tidak berhenti di sana Baek Tian menunjukkan kekuatan vampirnya yang luar biasa dan membuat mereka semua terbunuh.