
Fan Misa dengan cambuknya melakukan serangan dari jarak jauh, dirinya membantu Instruktur Na dan Yi Fan yang menggunakan pedang.
Setiap kali Tang Zihan akan mendekatinya, Instruktur Na dan Yi Fan akan segera datang dan menghalau serangannya. Kombinasi antara ketiganya itu mampu menekan Tang Zihan sampai dirinya kehabisan napas.
Tang Zihan terus didesak dengan gabungan serangan dari mereka. Mereka membuat Tang Zihan yang sebelumnya tak terhentikan menjadi tidak dapat bergerak seperti tikus yang terjebak.
Teriakan sorak sorai kemenangan pun mulai terdengar dari pihak musuh dan membuat semangat pasukan Aliansi menjadi runtuh. Harapan satu-satunya yang mereka yakini yaitu, Tang Zihan sudah tidak ada lagi.
Tang Zihan sudah tidak dapat lagi bertahan di sana sedangkan di sisi lain para eksekutifnya sedang berlari secepatnya untuk memberikan bantuan.
"Tidak,"
Fu Ning yang paling dekat dengan tempat kejadian itu meneteskan air mata.
"Seseorang... siapa saja..."
Fu Ning kemudian teringat sosok wajah dari seseorang. Hanya sosok orang itulah yang mampu mengubah peperangan ini kembali ke dalam kendali mereka.
Tetapi setelah Fu Ning berulang kali mencari di sekitar, dirinya tidak menemukan orang tersebut dimanapun.
'Aku tahu kau pasti di sekitar sini sekarang, ayolah muncul saja,'
Fu Ning menggigit bibirnya, dia sangat memohon agar orang itu segera muncul dan membantunya.
"Hanya kau saja yang bisa melakukannya, Baek Tian-!"
__ADS_1
Teriak Fu Ning sangat keras sampai menggelegar di tengah medan perang, membuat Tang Zihan yang hampir menutup matanya itu secara perlahan membukanya.
Dan, seseorang tiba-tiba datang dengan kecepatan yang luar biasa, dengan kekuatannya itu dirinya membunuh satu persatu Instruktur dan Guru yang dilewatinya.
"Kau..."
"Apa, bukankah kau yang memanggilku?"
Fu Ning membuka mulutnya lebar-lebar, melihat sosok di depannya yang mengenakan jubah biru dan sangat mencolok itu. Seolah dirinya berdandan demi menantikan hari ini.
"Apa lihat-lihat?"
Baek Tian muncul dengan kekuatan yang mengintimidasi semua orang.
-Ada seseorang lainnya lagi yang mencapai tahap Grand Master?!
"Ini agak jauh dari rencanaku... aku tidak pernah menyangka, para Instruktur dan Guru juga akan ikut terlibat."
Matanya mengarah pada tiga orang di depannya, mereka bertiga menghentikan serangannya pada Tang Zihan dan berfokus untuk Baek Tian.
'Ini kesempatan!'
Fu Ning yang muncul tiba-tiba kemudian menggendong Tang Zihan di punggungnya dan langsung berbalik pergi.
"Ah!"
__ADS_1
Hal itu membuat mereka berempat berteriak, sangat disayangkan jika salah satu dari mereka berempat gagal memenuhi tujuannya padahal orang itu sedang sekarat.
Ptas! Ptas!
Fan Misa tiba-tiba memainkan cambuk di tangannya.
Ptas!
Dia mengikatkan cambuk itu pada leher Baek Tian dan membawanya pergi.
"Kalian berdua, kejar Tang Zihan sekarang! Biarkan aku yang mengurus satu ini."
Instruktur Na dan Yi Fan mengangguk bersama-sama, akan menjadi masalah bagi mereka jika Tang Zihan pulih dan bergabung dengan Baek Tian.
Fan Misa menyeret Baek Tian yang terikat dengan cambuknya untuk menuju ke pinggir, tetapi hal itu tidak berlangsung lama sampai Baek Tian meloloskan diri dengan kekuatan fisiknya.
"Apa dia monster?!"
Fan Misa terbelalak dengan kekuatan fisik dari Baek Tian.
Baek Tian yang berhasil melepaskan diri segera melompat dan berlari mengejar kedua orang itu.
Hanya tertinggal seinci saja pedangnya agar bisa menempel pada leher belakang dari Naga Bumi, Yi Fan. Seseorang muncul dan menghentikannya.
Saat Baek Tian bangkit, dia melihat Han Zhongyun yang menyeringai ke arahnya.
__ADS_1
Yi Fan yang menyadari nyawanya sudah di ujung maut barusan perlahan menghembuskan napas lega.
"Aku telah lama menunggumu dasar kepar*t! Sekarang waktunya untukku membalas perbuatanmu."