
Malam hari setelah terus berjalan selama berjam-jam Baek Tian berhenti di sebuah tempat.
Karena kelelahan dia menjadi sangat mengantuk sampai membuatnya ingin tidur sambil berjalan.
Baek Tian kemudian memutuskan beristirahat di atas pohon.
"Hah. Hah."
Napasnya masih tersengal.
"Karena hak istimewanya, aku menjadi seperti ini..."
Baek Tian sudah diambang batas. Fisiknya sudah tidak kuat lagi untuk menahan tubuhnya bahkan berdiri saja dirinya harus mengeluarkan tenaga lebih banyak.
Baek Tian mengepalkan tangannya saat mengingat 'Anak Tuhan' itu yang sangat disayangi sampai sulit terbunuh.
"Sat! Jika saja orang-orangnya tidak ada di sana, maka aku pasti sudah membunuhnya sekarang!!"
Sayang sekali kesempatan emas itu harus terbuang percuma dan malah sebaliknya, membuat Baek Tian sendiri mengalami kerugian.
Dari masa depan sampai sekarang, sudah beredar sebuah rumor aneh mengenai Tang Zihan. Rumor itu mengatakan bahwa Tang Zihan memiliki hak ekslusif, hak itu membuatnya tidak dapat dibunuh atau mati.
Karena alasan itu Tang Zihan kemudian mendapatkan julukan Si Anak Tuhan, selain memiliki kemampuan bela diri dari anugerah langit kepadanya.
"Haa... Sebaiknya aku mulai beristirahat sekarang."
Baek Tian sedang dalam kondisi yang tidak baik dan pikirannya juga kacau.
Untuk saat ini dia harus fokus dalam memulihkan kondisi tubuhnya dan menjernihkan pikirannya.
"Aku menciumnya..."
Namun,
__ADS_1
Seseorang tiba-tiba muncul, orang itu adalah Li Guanji yang sedang dalam perubahan wujudnya.
'Dia...'
Baek Tian merasakan hal buruk. Dia segera bangun dari posisi tidurnya dan mulai berlari.
"Kenapa dia juga mengincarku?"
"Snif. Snif. Aku menciumnya... aku mencium baunya..."
'Si Serigala kepar*t itu!'
Baek Tian mengutuk penampilan Li Guanji.
Seseorang tidak dapat berubah ke dalam Demon Spirit - Tipe Beast kecuali jika dirinya bisa menggunakan tenaga dalam.
'Lalu bagaimana si bgst itu bisa menggunakannya?'
?!
Baek Tian kemudian menemukan sesuatu.
'Bukankah dia adalah anak seorang alkemis berbakat?!'
Baek Tian menghentikan langkahnya dan langsung berbalik. Dia terduduk di atas tanah sembari menunggu kedatangan Li Guanji.
Sesaat dirinya membuka mata, Li Guanji tiba-tiba sudah berada tepat di depan wajahnya.
"Ketemu! Akhirnya..."
Dengan taring-taring yang tajam serta liur yang terciprat kemana-mana, itulah wujud setengah manusia serigalanya.
Wujud itu meningkatkan kekuatan fisiknya hingga dua kali lipat dengan meminjam kemampuan sementara dari roh seekor siluman serigala.
__ADS_1
"Apa itu karena sebuah pil?"
Saat tangan besar Li Guanji bergerak dan hampir saja mencengkeram kepala Baek Tian, tiba-tiba saja orang itu mengatakan sesuatu yang menarik dan membuat Li Guanji menahan tangannya.
"He he he..."
Li Guanji tertawa kecil. Anehnya suara itu sama sekali tidak terdengar enak didengar dan malah menyeramkan.
"Tertawamu itu buruk jadi tolong hentikan."
"Kau, hebat, karena... bisa memahaminya..."
"Jadi itu adalah efek sampingnya."
Di dunia ini tidak ada satu pun benda yang sempurna, pasti ada sesuatu yang cacat pada barang apa pun. Baek Tian mengerti itu, dan efek samping pil tersebut adalah membuat penggunanya kesulitan berbicara.
'Tapi jika hanya, itu kurasa barang itu sudah cukup bagus, karena ada beberapa kasus yang membuat peminumnya malah kehilangan kewarasannya.'
"Apa yang kau inginkan dariku, kenapa kau mencariku?"
"Itu... karena, aku, ingin menguji, seberapa kuat sebenarnya diriku... dan aku memilihmu..."
Li Guanji mengeluarkan seringai yang lebar membuat taring-taringnya bercahaya di kegelapan.
"Kalau begitu, bagaimana kalau kita mulai bertarung?"
?!
Perlu beberapa detik bagi Li Guanji menyadarinya. Dan setelah dia mengetahui apa yang sedang terjadi di sana, dia berteriak.
"Kau-!"
Baek Tian tersenyum menunjukkan sesuatu di tangannya.
__ADS_1