
Judul : apa salahku Ibu,?

"ampun, apa salahku Ibu,?" teriakan dan tangisan getir dari seorang gadis kecil berusia lima taun. Saat tubuh mungilnya di cubit oleh sang ibu.
"janga panggil aku ibu! Karena aku bukan Ibumu!!" bentak seorang wanita Dewasa yang tengah memukul si gadis malang itu.
"nyonya, sudah nyonya, saya mohon kasihan Nirmala ," seorang wanita pa, mrruh baya datang menghampiri sang Majikan yang tampak tengah murka itu.
Ny. Kania yang mendengarnya, menatap tajam kearah Maid yang berani menghentikan tindakanya itu.
"kau, kau berani menghalangi aku,?!" tanya Ny.Kania berapi api. Tangannya dengan cepat menyambar rambut gadis kecil itu dan menariknya dengan kuat.
"akh sakit Ibu, hiks hiks," Nirmala mebangis sejadi jadinya dan meronta sekua tenaga.
Namun sayangnya, tenaga gadis itu tak sabanding dengan kekuatang Ibu.
"kau dengar anak si**n, aku aka perlahan tapi pasti, akan selalu menyiksamu. Hingga kaulah yang memutuskan untuk mengakhiti hidupmu sendiri!!" bentaknya seraya mendorong tubuh mungil Nirmala.
Judul : Pengantin Pengganti Adik tiri.
__ADS_1
" bagaimana ini pah,,?" tanya seseorang dari dalam rumah. Hsl itu membuat Seorang gadis cantik berusia dua puluh lima taun, tertegun di ambang pintu.
Niatnya untuk masik kedalam rumahpun, di urungkan. Karena mendengar ucapan dari sang ibu tiri.
"Pah, bagaimana kalau kita nikahkan saja Elvita dengan Giovani saja, karena undangan kan sudah di sebar," ucap Istri muda dari ayahnya itu.
" tapi Mah,,Elvita juga sebentar lagi akan menikah dengan Arvino Mah, bagaimana mungkin papa menyuruhnya menikah dengan Giovani,?" tanya Setyo Nugraha gusar.
Mendengar hsl itu, wanita di sampimg Setyo itu mencoba mencari alasan agar suaminya itu setuju ukan usulanya.
Dan setelah sekian lama berdebat, akhirnya Setyo mengalah pada sang istri.
"hmm baiklah," ucap Setyo dengan menghela nafas panjang nan pasrahnya. Hal itu membuat Ratna, istri muda Setyo, tersenyum penuh kemenagan.
Bersamaan dengan itu, Elvita datang dan masuk kedalam rumah.
"kenapa Pah,?" tanya Elvita yang pura pura tidak mengerti.
"adikmu kabur sayang, dan besok adalah hari H dan semua undangan telah di sebar, bagaimana ini,?" Ratna dengan menggenggam tangan anak tirinya itu.
__ADS_1
Sementara itu, Elvita yang mendengarnya, hanya bisa terdiam. Karena jujur saja Elvita telah merasa lelah dengan drama ibu tirinya itu.
Walaupun Ratna dan Liona tak petnah menyakitinya secara fisik, tapi perlakuan kasarnya tak pernah ia lupakan.
Seperti kejadian lima belas tahun yang lalu, saat Elvita masih berusia enam taun.
Flasback On
Saat itu, Elvita sedang berada di ruang tamu, tiba tiba di panggil oleh Liona.
" ia dek, ada apa,?"tanya gadis itu menghampiri sang adik tiri.
"ambilkan itu kak," ucap Liona dengan menunjuk bal karetnya yang tampak mengapung di atas air kolam.
Elvita yang mendengar hal itu, hanya bisa menunjuk dirinya sendiri.
Liona hanya mengangguk dan tersenyum tipis. Dan dengan segera, Elvita mengambil bola itu dengan hati hati.
Naasnya, Elvita terpeleset dan menyebabkan gadis itu tercebur.
Byur
__ADS_1
Suara kolam yang di hantan tubuh seseorang membuat semua orang yang ada di sana, segera menghampiri sumber suara.