Suami Benalu Banyak Ulah

Suami Benalu Banyak Ulah
menikah


__ADS_3

Emak berpikir lagi sambil diam, dia kecewa dengan anak gadisnya ini, kenapa harus melakukan hal yang memalukan seperti ini, padahal emak mempunyai keinginan menikahkan Euis dengan pesta selayaknya anak gadis, tapi dengan adanya kejadian ini Emak harus merelakan anak gadisnya menikah dadakan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan dari para warga,


Emak memang bukan tipe Emak-Emak yang gila hormat, bukan juga ibu-ibu yang suka pamer, dia hanya seorang ibu rumah tangga biasa , moto hidupnya hanya hidup tidak kesusahan saja dia sudah bersyukur, jadi emak tidak akan perduli jika dirinya di pandang remeh karena memiliki calon menantu seperti Anton, toh dia kesusahan pun tetangga tidak akan membantunya, tapi dengan cara menikah Euis seperti ini membuat emak sedikit sedih,


Kekurangan emak adalah, Emak terlalu masa bodoh dengan kelakuan dan penampilan anak-anaknya, dia hanya perduli jika anaknya bisa mencukupi segala kebutuhan nya, jika anak nya tidak bisa mencari nafkah untuk dirinya maka emak akan berubah galak kepada anak-anaknya, dulu Entis lah yang selalu memberi nafkah kepada Emak, tapi semenjak Entis menikah dan keluar dari rumahnya,Euis lah yang di berikan tanggung jawab untuk mencari nafkah untuk kebutuhan rumah, dan Euis pun menurut saja karena dia takut emak marah jika dirinya menolak bekerja.


Semenjak Entis menikah dengan Asti, Emak memang tidak pernah lagi ikut campur dengan masalah keuangan mereka, dia tidak perduli dengan Entis menafkahi atau tidak kepada istrinya itu, yang penting mereka berdua tidak menyusahkan dirinya, emak masa bodoh.


Emak sekarang berpikir, jika Euis menikah dengan Anton, lalu dirinya siapa yang akan menafkahi, sementara Anton tidak bisa di andalkan, lihat saja sekarang! Di sakunya saja hanya ada uang cuma dua puluh ribu! Tapi emak segera menepis kekalutan nya itu, mungkin setelah menikah nanti, si Anton akan bekerja untuk menafkahi si Euis dan juga untuk dirinya, karena emak akan meminta si Euis untuk tetap tinggal bersamanya,


"Ya sudah , sekarang yang yang dua puluh ribu itu kamu jadikan mas kawin saja, biar semuanya Emak akan mengurusnya." Pada akhirnya Emak memutuskan masalah ini,


Siang itu juga mereka mempersiapkan segala sesuatunya untuk di laksanakan nya pernikahan sirih ini, dan malam harinya Euis dan Anton menikah di rumah emak.


Anton bahagia sekali karena dirinya sekarang sudah resmi menikah dengan Euis, dia sekarang memiliki tempat berteduh tanpa harus pusing memikirkan uang sewa kontrakan.


"Kang, kenapa senyum-senyum sendiri?" Tanya Euis yang melihat suaminya tersenyum sendirian di atas kasur.

__ADS_1


"Akang bahagia neng, akang menikah dengan wanita secantik dan sebaik Eneng." Ujar Anton muji Euis untuk menutupi pikiran yang sebenarnya.


"Euis juga bahagia bisa terus bersama akang, mulai saat ini kita akan selalu bersama ya kang!" Euis pun lantas mendekati suaminya dan langsung memeluknya, Anton pun tersenyum licik melihat Euis bucin kepadanya.


"Neng, akang sebenarnya ingin terus terang sama neng, tapi akang takut Eneng marah sama akang!" Ujar Anton sambil mengusap punggung istri yang baru saja di nikahinya itu.


"Terus terang apaan sih kang?" Euis penasaran.


"Sebelumnya Akang mau minta maaf ya sama Eneng, Akang itu tidak bisa kerja berat, karena akang dulu pernah di operasi besar, karena penyakit usus buntu, jadi akang tidak bisa bekerja terlalu keras untuk menafkahi Eneng! Dan satu hal yang harus Eneng tahu lagi dari akang, tapi Eneng janji gak marah ya?!" Ujar Anton berbohong pernah di operasi, karena dia tidak ingin terbebani harus menafkahi Euis, justru dia ingin memanfaatkan Euis sebagai ATM berjalan nya, Anton akan merayu Euis untuk bekerja, jika Euis bekerja tentu saja hidup dirinya akan terjamin.


"Oh kalau cuma itu akang tenang saja, biar nanti Euis saja yang bekerja, Sekarang kita nikmati saja dulu bulan madu kita ini kang, nanti Minggu depan baru Euis akan mencari pekerjaan lagi, satu lagi rahasia akang apa ya?" Ujar Euis semakin penasaran dengan kata-kata yang terakhir Anton ucapkan.


Euis diam tidak merespon ucapan Anton, dia juga kaget mengetahui kebenaran ini.


"Neng.. marah ya!" Tanya Anton dengan gelisah, Euis masih belum merespon ucapan Anton, dia termenung, dia sedikit kecewa karena Anton tidak sejak awal bicara kepadanya jika dirinya adalah seorang duda beranak satu, bukan dia tidak terima menikah dengan duda, tapi dia kaget ternyata Anton sudah memiliki anak.


"Akang minta maaf ya neng, ya sudah jika Eneng tidak terima dengan kenyataan akang ini, akang akan pergi lagi dari hidup Eneng, biar Eneng bisa mencari perjaka saja." Ujar Anton tersinggung oleh sikap Euis, dia pikir Euis pasti kecewa, dia pun menggertak untuk meninggalkan Euis.

__ADS_1


"Bukan begitu maksudnya kang, Euis hanya kaget saja mendengar kenyataan ini, tapi Euis tidak masalah kok jika akang sudah pernah nikah dan punya anak, itu kan masa lalu, masa depan akang kan Euis." Ujar Euis lekas membujuk suaminya agar tidak tersinggung dengan sikapnya tadi.


Euis takut jika suami baru nya ini akan benar-benar pergi karena salah mengartikan diam nya tadi.


"Akang kira eneng marah sama akang! Habisnya dari tadi akang tanya diam saja?!" Ujar Anton sambil tersenyum senang,


"Tidak kang, tapi Euis harap akang jangan beri tahukan emak dulu ya, kalau akang pernah nikah dan punya anak satu!" Ujar Euis meminta Anton merahasiakan masa lalu Anton, Anton tersenyum sambil mengangguk, terus dia meraih tubuh Euis lagi ke dalam pelukan nya.


"Malam ini kita akan melakukan malam pertama ya neng! Kita lakukan sampai pagi." Bisik Anton di telinga Euis dengan nakal, bahkan telinga Euis pun sengaja di jilat nya, membuat Euis langsung menggelinjang kegelian, mereka pun saling berpelukan dan akhirnya merajut cinta dalam birahi penuh kenikmatan hingga terkapar mandi keringat.


***


Pagi ini yoga berangkat ke kantor sedikit kesiangan, karena yoga tadi mampir ke rumah Asti untuk mengantarkan ayu, yoga minum kopi dulu di sana sambil sarapan roti, hati yoga masih di rundung mendung karena Asti masih dalam keadaan sedih, bahkan sekarang Asti sakit, selagi yoga minum kopi bareng bapak dan Umar, yoga tidak melihat Asti, sebab Asti di kamar sedang istirahat di temani ayu, ingin sekali yoga menengok Asti ke kamar, tapi rasanya tidak sopan, karena dia hanyalah seorang tamu biasa bukan tamu spesial di hati Asti.,


Kini yoga sudah sampai di depan kantor nya untuk memulai aktivitas nya, tapi ada sedikit keributan di dalam kantornya membuat yoga penasaran, dia pun melangkah cepat menuju tempat keributan untuk melihat apa yang terjadi,


"Selamat pagi pak." Ujar satpam yang berada di sana.

__ADS_1


"Pagi! Ada apa ini?!" Tanya yoga penasaran.


"Sayang, akhirnya kamu datang juga! Mereka mengusir aku dari sini! Mereka tidak percaya jika aku ini istrimu!" Ujar seorang perempuan cantik yang mengenakan busana yang cukup seksi.


__ADS_2