Suami Benalu Banyak Ulah

Suami Benalu Banyak Ulah
di usir


__ADS_3

Pak Toni menangis dalam diam, hatinya tercabik-cabik oleh keadaan fisik yang semakin hari semakin memburuk, kaki Rosi Yaang patah juga makin hari makin memburu seperti busuk, pak Toni ingin sekali memeriksakan keadaan putrinya ini ke rumah sakit, tapi dirinya tidak memiliki uang yang cukup, pak Toni hanya memiliki uang cukup untuk makan selama satu Minggu ke depan, dan untuk selanjutnya pak Toni juga bingung dari mana dirinya memberi makan anaknya.


"Yah, kaki Rosi sakit yah, tolong panggilkan mas Yoga yah, Rosi ingin di usap-usap kakinya sama mas Yoga, " permintaan Rosi yang terus meminta dirinya untuk memanggil yoga membuat pak Toni jadi kesal, bukan sekali dua kali Rosi terus meminta dirinya untuk menjemput yoga, padahal jelas itu sesuatu hal yang sangat mustahil.


Tapi pak Toni tidak bisa berbuat banyak hanya bisa diam tanpa menjawab rengekan anaknya,


***


Sementara Euis yang sekarang hamil hampir lima bulan sering di tinggal oleh Anton, bahkan tidak jarang Anton sering memukul Euis jika dirinya meminta uang dalam jumlah besar, alasan nya Anton meminta uang itu untuk kebutuhan anak nya yang lahir dari istri tua nya dulu, Euis sering menolak, tapi antin mengancam akan meninggalkan Euis jika dirinya menolak keinginan Anton, dan akhirnya Euis pun terpaksa memberikan uang yang di minta karena takut di tinggalkan akhirnya Euis meminta uang kepada emak, karena sudah satu bulan ini Euis tidak kerja lagi karena hamil, Euis berhenti bekerja, sekarang Euis mengandalkan Emak untuk kebutuhan sehari-hari, Emak kini sering marah-marah kepada Euis karena kesal setiap ada Anton di rumah, Euis sering mengambil rokok dan juga kopi di warung Emak, belum lagi Euis mengambil uang lima puluh ribu jatah satu hari untuk suaminya, lama kelamaan warung Emak semakin sedikit, Emak jadi sering sakit kepala karena darah tingginya sering kumat, Emak kesal melihat Anton setiap hari kerjanya keluyuran dan minum-minuman terus, bukan nya mencari pekerjaan malah dia sering terlihat nongkrong saja di pasar, emak tahu Anton nongkrong di pasar karena emak sering belanja di pasar untuk mengusir warung nya.


Siang ini Anton bangun dari tidur nya setelah semalaman dia bergadang dengan taman nya di pasar, biasanya Anton bangun di kala matahari sudah tenggelam, bangun tidur Anton langsung minta jatah kopi dan rokok, tidak lupa dia minta uang jatah dan uang bensin untuk pergi ke pasar nongkrong dengan kawan nya, nanti subuh baru Anton pulang ke rumah dengan mulut bau alkohol, pulang ke rumah Anton langsung tidur tanpa menghiraukan perasaan Euis.


Begitu terus kegiatan Anton setiap harinya membuat emak benci melihat anton.


Siang ini Anton memang bangun siang karena dia punya janji bersama Teman tongkrongan nya untuk pergi ke luar kota, mereka berencana membeli barang haram untuk di edarkan di daerah tempat mereka nongkrong, tentu saja Euis tidak tahu rencana suaminya itu.


"Is, akang minta uang satu juta ya," ujar Anton setelah bangun tidur siang ini, Euis yang sedang main hape di samping suaminya langsung terbelalak ketika Anton dengan enteng nya minta uang satu juta.

__ADS_1


"Aku tidak punya uang kang!" Jawab Euis.


"Ya minta lah sama emak! Dia kan banyak duitnya!" Kesal Anton mendengar jawaban istrinya, masalahnya Anton sudah janji sama teman nya untuk mengusahakan mencari uang untuk membeli barang haram itu, tapi jawaban istrinya ini membuat dia kesal.


"Akang kira Emak itu ATM berjalan,!? Setiap akang minta harus ada! Jualan emak saja sudah mulai banyak yang kosong kang, bahkan dia saja tadi tidak bisa belanja banyak karena uang nya tidak cukup" panjang lebar Euis menjelaskan kepada suaminya agar dia mengerti jika emak memang sudah tidak ada uang.


"Kamu jangan bohong sama suami is! Mau masuk neraka kamu jika berbohong kepada suami!" Bentak Anton seperti biasa akan marah jika keinginan nya di tolak.


"Aku tidak bohong kang! Emak memang tidak punya uang!" Jawab Euis kukuh.


"Aku tidak mau tahu is, pokoknya aku minta uang itu sekarang juga! Jika kamu tidak bisa mengadakan uang itu sekarang! Lebih baik aku minggat dari rumah ini!" Ancam Anton akan meninggalkan Euis ,


"Sudah mulai berani melawan kamu ya!" Bentak Anton.


"Bukan begitu kang! Tapi apa yang aku ucapkan itu memang benar adanya kang! Akang itu seharusnya bekerja! Jangan bisanya minta uang terus sama aku!" Ucap Euis mulai terisak karena kesal.


Plak!

__ADS_1


Suara tangan menghantam pipi terdengar nyaring, Euis memekik kesakitan karena Anton menampar wajahnya.


"Kenapa akang selalu kasar sama aku!" Teriak Euis sambil menangis!


"Itu lah balasan atas kekurang ajaran kamu terhadapku! Aku tidak suka di bantah! Pokoknya kamu harus sediakan aku uang sekarang juga! Jika tidak mau?! Kamu akan tanggung akibatnya!" Anton semakin beringas, dirinya pun terus menekan Euis agar menyiapkan uang sebanyak yang dia minta.


"Aku tidak mau!" Teriak Euis sambil berlari keluar kamar, tapi Anton sigap menangkap pergelangan Euis, dia menarik tangan euis yang sudah sempat membuka pintu kamar dan menariknya ke dalam kamar dan membanting Euis ke atas kasur, hingga Euis terbanting sampai terlentang!


"Jangan coba-coba bikin aku marah!" Anton mencengkram pipi Euis dengan kuat hingga Euis meringis kesakitan.


"Apa-apaan kamu ton!" Teriak emak di ambang pintu kamar, emak yang kebetulan masuk rumah untuk ke kamar mandi melihat pintu kamar Euis terbuka, tapi tidak ada yang keluar hingga emak penasaran dan melihat apa yang terjadi.


Anton melepaskan cengkraman nya di wajah Euis , dia hanya melirik cuek kepada mertuanya itu.


Euis langsung bangun dan berlari kepada emak, dirinya langsung menangis di pelukan emak.


"Kamu apakan anak ku ton! Euis ini sedang mengandung anak mu! Bukan nya di sayangi tapi ini malah di kasari! Ada apa sebenarnya ini sampai kamu berbuat seperti itu!"

__ADS_1


Anton yang sedang di tanya oleh emak bukan nya menjawab ucapan emak, dia malah cuek seolah tidak mendengar.


"Dasar menantu kurang ajar! Aku tidak rela anak ku kamu kasari! Sekarang juga kamu keluar dari rumahku!" Emak murka hingga mengusir Anton, Euis kontan kaget mendengar emak mengusir suaminya, dia tidak ingin Anton pergi, Euis tidak mau nanti anaknya lahir tidak memiliki seorang ayah! Karena dia merasakan susah hidup tanpa seorang ayah, dia tidak ingin anaknya hidup kurang kasih sayang dari seorang ayah


__ADS_2