
Seperti malam semalam, kembali suara orang yang sedang bercinta terdengar dari dalam kamar Tante Sarah.
Niko menyuruh Milka dan Darent untuk membangunkan Cintya dan Natalie karena ada yang ingin dia tunjukkan.
"Suami Tante Sarah sudah pulang Cin?" Tanya Natalie
"Tidak, dia belum pulang, Tante Sarah bilang tiga hari lagi baru pulang." Jawab Cintya.
"Lalu siapa di dalam?" Semua menjadi heran tak tahu siapa pria yang sedang bersama Tante Sarah itu.
"Dia yang akan mengungkap semuanya." Sahut Niko.
Niko memberi kode pada Darent, Darent menyentuh pintu, lalu pintu itu terbuka dengan sendirinya.
Di dalam terlihat Tante Sarah sedang berada di bawah seseorang tanpa mengenakan busana apapun, begitu pun dengan pria yang sedang menindih Tante Sara, dan laki-laki itu adalah Donny.
"Donny?" Semua orang kaget dengan apa yang mereka lihat.
"Apa yang Tante lakukan?" Tanya Cintya yang juga tak percaya jika Tante Sarah dan Donny tengah melakukan hubungan terlarang.
Bukankah, Donny adalah iparnya? Kenapa dia bisa se-tega itu pada suaminya, berselingkuh dengan adik darah suaminya.
Dan, Donny, dia juga tega menusuk saudaranya dengan bermain api dengan kakak iparnya sendiri.
"Kurang ajar kalian semua!!!" Kata Donny marah.
"Bangun, habisi mereka semua." Ucap Donny.
"Kalian semua akan mati." Ujar Tante Sarah, namun suaranya seperti milik orang lain.
Darent sudah maju di depan, bersiap dan menjaga Milka.
"Akan ku bunuh kalian semua." Kata Tante Sarah.
"Ya sayang, habisi semuanya, dengan begitu kamu akan cepat hidup dan kita akan bersama selamanya." Kata Donny.
"Kamu bukan Tante Sarah, siapa kau sebenarnya?" Tanya Cintya.
"Aku Dilla!" Ucap Tante Sarah.
"Kalian akan mati di tanganku! Seperti aku membunuh yang lainnya." Ucap Tante Sarah dengan suara tawa yang nyaring.
"Apa? Siapa yang kau bunuh?!" Teriak Natalie, seakan rasa takutnya telah hilang.
__ADS_1
"Kalian yang menyebabkan kematian ku!" Kata Dilla yang merasuki tubuh Tante Sarah.
"Apa benar dia itu Dilla?" Tanya Milka berbisik pada Niko.
"Ya, dia Dilla yang sekarang berada di dalam tubuh wanita itu, dia merasukinya." Jawab Niko.
"Lalu apa Donny juga kerasukan?" Tanya Milka.
"Tidak, dia benar Donny." Sahut Niko.
"Cepat bunuh mereka sayang! Bunuh!" Perintah Donny.
Dilla yang merasuki tubuh Tante Sarah langsung melayang ke arah Natalie dan mencekik Natalie.
"Kau yang pertama!" Kata Dilla penuh nafsu ingin menghabisi nyawa Natalie.
Darent akan maju, tapi di halangi oleh Donny.
Perkelahian antara Darent dan Donny lun terjadi, tapi dengan mudah Darent mengalahkan Donny yang sebenarnya tak terlalu jago berkelahi.
Sementara Niko yang adalah Raja, dia melindungi Milka.
"Kenapa kau melakukan semua ini?" Tanya Milka menatap Donny.
Setelah berhasil mengalahkan Donny, dengan cepat Darent menyelamatkan Natalie yang di cekik oleh Dilla.
"Kenapa kau melakukan semua ini!" Tanya Milka ketika keduanya sudah tak mampu lagi bergerak.
"Dilla meninggal karena mereka semua!" Kata Donny marah.
"Tapi bukan aku yang membunuhnya, Dilla yang bunuh diri." Kata Natalie.
"Tidak! Aku tidak bunuh diri! Para pria keparat itu yang membunuhku!" Kata Dilla.
"Tapi, aku puas karena sudah membalas mereka, aku bahkan menikmati kematian mereka. Dimana mereka memohon pengampunan ku, dan bagaimana nikmatnya jiwa mereka semua.."
"Kau membunuh semuanya?" Milka tak percaya jika hantu Dilla sudah membunuh orang-orang itu.
"Ya, aku membunuh mereka semua, mereka semua pantas mati. Dan sekarang tinggal dia, dia juga harus mati! Lalu setelah itu tubuhnya menjadi milikku." Dilla menunjuk Natalie.
Semua mulai terungkap. Donny sebenarnya adalah kekasih Dilla sewaktu SMA.
Roh Dilla bangkit karena dendam, tenyata yang selama ini orang-orang mengira jika Dilla bunuh diri karena video dirinya di gilir oleh para pria tak di kenal itu salah.
__ADS_1
Dilla tidak bunuh diri, melainkan dia di bunuh oleh para pria itu.
Saat itu, Dilla mengancam akan membongkar para pria itu dan melapor ke polisi. Tapi, nahas, mereka malah mendorong Dilla. Seketika nyawa Dilla terenggut di tempat.
Donny yang ternyata adalah kekasih Dilla, begitu terpukul dengan kematian Dilla. Saat sedih meratapi kematian Dilla. Roh Dilla muncul menemui Donny, menceritakan semuanya pada Donny.
Akhirnya Donny memutuskan membantu Dilla untuk balas dendam.
Namun saat dendam sudah terbalas. Keinginan Dilla dan Donny untuk bersama menjadi besar dan semakin besar setiap harinya, membuat Dilla dan Donny memutuskan untuk mengambil alih tubuh orang lain.
Begitulah akhirnya Dilla merasuki tubuh Tante Sarah, namun karena tubuh Tante Sarah tak cocok untuk menjadi tubuh abadi Dilla, dia terpaksa hanya menggunakan tubuh Tante Sarah untuk sementara saja, sambil memburu Natalie, tapi sayangnya lagi-lagi Dilla tak bisa karena Natalie yang begitu ketakutan melihat hantu Dilla menemui orang pintar, dan Natalie di berikan jimat sehingga hantu Dilla tak bisa mendekat.
Dan, karena itu setelah beberapa tahun, setelah jimat Natalie hilang, Dilla dan Donny sengaja memancing Natalie ke tempat Tante Sarah, agar Dilla bisa membunuh Natalie dan mengambil tubuhnya.
"Keluar dari tubuhnya, dan ikut aku ke Underworld." Kata Darent membuat Dilla tampak begitu ketakutan mendengar kata Underworld yang di ucapkan oleh Darent.
"Tidak! Aku tidak mau ke Underworld! Aku mau di dunia hidup bersama Donny." Kata Dilla masih berada di tubuh Tante Sarah.
Niko hanya diam, dia tak ingin di ketahui jika dia adalah Raja yang sedang menyamar untuk melindungi istrinya.
Bahkan Raja memasang wajah seperti orang yang sangat ketakutan.
"Yang mati harus kembali ke alam kematian, jika kau semakin lama di dunia ini dan berbuat jahat, kau tidak akan bisa reinkarnasi." Kata Darent.
"Apa yang Darent katakan benar, kau harus ke Underworld dan reinkarnasi." Kata Milka.
"Tidak! Tolong jangan bawah Dilla pergi, aku mohon, aku begitu mencintainya." Donny memohon.
Dia tak sanggup jika harus terpisah lagi dengan Dilla, wanita yang begitu di cintainya.
"Dia harus kembali ke Underworld." Kata Darent.
Entah darimana Donny mendapat belati dan menusuk dirinya sendiri. Darah segar menyembur dari perut Donny.
"Yang Mulia bantu dia." Milka terlihat panik, begitu juga dengan Cintya dan Natalie.
Mereka juga terkejut dengan apa yang terjadi, dan tak menyangka jika Donny akan menusuk diri sendiri karena tak ingin berpisah dengan Dilla.
Akhirnya, Darent membawa Dilla pergi ke Underworld, sementara Donny di di larikan ke rumah sakit.
"Semua masih seperti mimpi." Ucap Natalie.
Cintya mengangguk setuju.
__ADS_1
Ingatan Natalie dan Cintya hanya di hapus saat mereka berdua melihat Darent yang berkelahi melayang-layang dengan Dilla, dan juga ketika Darent tiba-tiba menghilang saat membawa Dilla ke Underworld.
Dan, selebihnya tak di hapus oleh Raja.