
Seseorang berjalan memasuki gerbang Istana Underworld, dengan di temani Rafhael dan beberapa pengawal. Saat melewati para dayang, semua menunduk padanya. Seakan dia seseorang yang berpengaruh besar di istana Underworld.
Tampak di tempat lain Nyonya East tengah berlari ke kediaman Permaisuri.
"Yang Mulia.." Panggil Nyonya East tengah nafas yang terengah-engah.
"Ada apa? Kenapa kau seperti itu?" Tanya Permaisuri pada Nyonya East.
"Yang Mulia. Aku ingin menyampaikan sesuatu. Sesuatu yang begitu besar." Ucap Nyonya East dengan wajah penuh rasa khawatir.
"Apa yang ingin kau sampaikan? Katakanlah." Suruh Permaisuri, dia ingin tahu apa yang membuat Nyonya East seperti itu.
"Permaisuri Dayana telah kembali." Ucap Nyonya East membuat Permaisuri sangat terkejut mendengarnya.
"Per... Permaisuri Dayana?" Ucap Permaisuri terbata.
"Iya Yang Mulia. Dia kembali." Kata Nyonya East.
"Bagaimana bisa.." Suara permaisuri bergetar. Hampir saja ia jatuh karena tak mampu menopang tubuhnya sendiri.
Nama Permaisuri Dayana membuat jantungnya se-akan berhenti berdetak. Dan, ada rasa ketakutan muncul di dalam dirinya.
****
Milka berjalan menuju kediaman Raja, namun saat sampai para penjaga menghalanginya. Dia tak di izinkan untuk masuk. Karena Raja sedang tak ingin di ganggu.
"Tumben?" Gumam Milka, karena biasa sesibuk apa pun Raja. Raja pasti mengizinnya untuk masuk. Atau mungkin dia memiliki suatu pekerjaan yang memang sangat penting? Pikir Milka.
"Sekarang bagaimana Putri? Apa kita kembali saja?" Tanya Clona.
"Kita kembali saja." Ucap Milka tanpa semangat. Dia sangat rindu pada Raja.
Saat Milka berjalan untuk kembali ke kediamannya dia bertemu dengan Permaisuri. Milka memberikan hormatnya, namun Permaisuri tak menghiraukannya dan hanya berjalan dengan tergesa-gesa bersama Nyonya East dan juga para pelayannya.
__ADS_1
"Putri ada apa?" Tanya Clona yang melihat Milka yang murung.
"Tak apa-apa." Sahut Milka.
"Apa kau rindu pada Yang Mulia Raja?" Tanya Clona lagi.
"Ti..tidak, si..siapa bilang aku rindu pada Raja." Elak Milka, dia tak ingin ketahuan. Karena selama ini dia merahasiakan hubungan romantisnya dengan Raja.
"Putri tak perlu menyembunyikannya, aku dan Clona sudah tau semuanya. Antara Putri dan Yang Mulia." Kata Grasil membuat Milka terkejut. Bagaimana bisa Clona dan Grasil tahu tentang dia dan Raja, padahal dia tak pernah menceritakannya pada siapa pun.
" Bagaimana kalian tau?" Tanya Milka pada kedua dayangnya itu.
"Kami mengetahuinya tak lama ini. Kami melihat Putri dan Yang Mulia berpelukan." Ujar Clona tersenyum membuat Milka menjadi malu.
"Apa hanya itu?" Tanya Milka ingin memastikan apa hanya itu yang Clona dan Grasil lihat.
"Iya, apa aku dan Clona harus melihat hal yang lainnya?" Tanya Grasil.
"Ti..tidak." Ucap Milka. Dalam hati dia bersyukur karena Clona dan Grasil tak melihat saat dia dan Raja sedang berciuman.
"Kenapa Yang Mulia Raja dan Putri merahasiakannya?" Tanya Grasil.
"Aku takut jika kejadian seperti Putri Selene terulang lagi. Karena itu aku tak ingin di ketahui siapa pun." Jelas Milka.
"Jika seperti itu, kami berdua akan membantumu merahasiakannya Putri. Merahasiakan jika kau dan Raja saling cinta." Kata Clona tersenyum-senyum
Namun dalam hati Milka masih bertanya-tanya apa yang di kerjakan Raja sampai-sampai dia tak di izinkan untuk masuk.
****
Milka yang baru bangun melakukan peregangan, melihat Clona dan Grasil tampak ragu ingin menyampaikan sesuatu.
"Kenapa? Ada apa? Kenapa wajah kalian seperti itu?" Tanya Milka pada Clona dan Grasil.
__ADS_1
"Mmm..." Grasil masih tak mengatakannya dan tampak semakin ragu.
"Permaisuri berada di Istana." Kata Clona menyampaikan.
"Permaisuri? Ha ha ha, kalian lucu. Permaisuri kan memang berada di Istana." Kata Milka tergelak.
"Bukan Permaisuri Moana Putri. Tapi Permaisuri Dayana." Ucap Grasil memberi tahu Milka.
"Permaisuri Dayana? Siapa dia?" Milka sepertinya baru kali ini mendengar nama itu.
"Dia adalah istri dari Raja Reydal. Kakak Yang Mulia Raja." Kata Clona.
"Benarkah? Lalu kenapa wajah kalian seperti itu? Bukankah bagus jika dia mengunjungi kita." Ucap Milka.
"Entahlah Putri, apakah kami harus mengatakannya padamu atau tidak." Clona masih terlihat khawatir.
"Apa? Ada apa?" Tanya Milka menjadi penasaran.
"Sebenarnya, ada desas-desus tentang Permaisuri Dayana." Kali ini Grasil yang terlihat khawatir apakah dia dan Clona harus menceritakannya ataukah tidak.
"Desas-desus? Tentang apa itu?" Milka semakin penasaran di buatnya.
"Itu tentang Putri Dayana dan juga Yang Mulia Raja." Kata Clona.
"Jelaskan saja. Jangan membuatku penasaran." Kata Milka. Dia tak ingin jika Clona dan Grasil mengantung ucapan mereka.
Desas-desusnya mengatakan jika Permaisuri Dayana dan Raja dulu saling cinta, dan Permaisuri Dayana adalah cinta pertama Raja. Selama menghilangnya Permaisuri Dayana, Raja terus berusaha untuk menemukan keberadaan Permaisuri Dayana." Grasil menjelaskannya pada Milka dengan detail.
"Raja yang mana? Raja Reydal? Atau Raizel?" Milka ingin memastikannya. Namun hati Milka menjadi waswas.
"Raja Raizel." Sahut Clona. Raut wajah Milka seketika berubah.
"Apakah kemarin adalah hari kedatangan Permaisuri Dayana?" Tanya Milka ingin tahu.
__ADS_1
"Iya Putri." Sahut Clona. Dan kini Milka tahu kenapa Raja tak ingin di ganggu, dan bahkan kedatangannya saja di tolak oleh Raja. Milka mulai memikirkan sesuatu yang mengundang rasa cemburunya, rasa cemburu pada Raja dan Permaisuri Dayana.