Suami Hantu

Suami Hantu
Membuat mual


__ADS_3

Natalie dan Cintya berusaha membuka pintu, tetapi pintu mobil tidak bisa terbuka, jendela mobil juga sama, meskipun sebenarnya jika pintu dan jendela itu bisa terbuka, apakah mereka akan melompat, dan sama saja cari mati.


"Sebaiknya kalian diam dan tunggu mobil ini berhenti dengan sendirinya." Kata Raja pada Natalie dan juga Cintya.


“Ha ha ha, akhirnya aku berhasil menemukan yang bisa menggantikan kematianku, akhirnya aku bisa bereinkarnasi." Kata supir itu tertawa nyaring menakutkan.


"Dua tahu yang lalu aku membawa mobil dan terjatuh kedalam jurang, kematianku benar-benar sangat tragis. kematian itu membuatku gentayangan, agar aku bisa tenang dan bereinkarnasi, aku harus mencari yang harus mengantikan aku. Kalian semua lah yang akan mengantikanku." Suara supir yang kasar dan tidak enak itu terdengar mengatakan hal itu membuat Milka, Natalie dan Cintya bergidik ngeri.


"Sepertinya itu hanya akan terjadi di dalam khayalan mu saja!" Ucap Raja menyeringai.


Mobil kemudian terjun bebas masuk ke dalam jurang, sepertinya kembali ke jurang yang tadi.


Raja memegang erat pada Raja dan Darent, keduanya juga melindungi Milka dengan baik.


Sedang Natalie dan Cintya sudah menjerit ketakutan, mengira jika kali ini mereka akan benar-benar mati


"Aku tidak mau mati muda, aku belum punya pacar!" Teriak Cintya.


"Aku, Niko sebelum aku mati, apa kau ingin menjadi pacarku dan menciumku sekali saja, sebelum kematian menjemputku?" Teriak Natalie pada Niko.


"Tidak!" Tolak Niko.


Milka menutup matanya, tiba-tiba saja mobil yang bergerak turun itu berhenti, kemudian mengambang diudara.


Natalie dan Cintya kaget tapi juga merasa lega. Milka membuka matanya, dia juga merasa lega, akhirnya Raja mengunakan juga kekuatan di saat genting itu.


"Apa sebenarnya yang sedang terjadi?" Tanya Cintya, namun pertanyaan itu tak mendapatkan jawaban, karena yang lain hanya diam berkelana dengan perasaan takut, karena tadi hampir saja mereka menemui maut.


hantu yang ingin mencelakai mereka kini sudah berada di luar jendela mobil, salah satu bola matanya sudah menghilang, dan matanya itu di penuhi dengan darah yang terus menetes.


Hantu itu menatap ke arah mereka membuat, Milka, Natalie dan Cintya merasa mual.


Cintya kembali menjerit ketakutan menutup kedua matanya dengan tangannya, sedang Natalie masih lumayan tenang, mungkin karena sebelumnya dia sudah terbiasa dengan melihat hantu Dilla yang menagnggunya. Dan, setidaknya dia juga tidak menjerit.

__ADS_1


Milka pun juga terkejut setengah mati karena wajah dari hantu itu, benar-benar sangat mengerikan dan membuat mual.


"Harusnya kau ke Underworld jika ingin bereinkarnasi, bukan malah gentayangan di dunia manusia membuat kegaduhan." Kata Niko menatap tajam ke arah hantu itu.


"Siapa kau ikut campur hah?! Seorang roh dengan kemampuan tinggi mengatakan jika aku ingin bereinkarnasi tanpa penderitaan dan tanpa melalui hukuman, aku harus mencari tumbal untuk menggantikan ku. Jika aku bisa mengambil jalan mudah, kenapa aku harus menyerahkan diri ke Underworld untuk menerima hukuman!" Kata hantu itu.


Raja yang masih menyamar sebagai Niko, menjadi sangat marah, bisa-bisanya ada roh rendahan yang menjadi penghasut, menghalangi roh lain mendapatkan sesuatu yang baik.


"Tampaknya kau telah di bohongi, Underworld tidak akan menghukum mu jika semasa hidup kau tidak pernah melakukan kejahatan, dan juga yang merugikan kehidupan orang lain, jika kau bersih maka kau akan langsung bereinkarnasi seperti yang kau inginkan." Kata Niko memberitahu hantu itu.


"Jangan mengatakan hal bohong! Aku sudah dengar jika Underworld tempat yang kejam dan mengerikan untuk roh rendah sepertiku!" Hantu itu tak mau kalah.


"Ternyata kau mudah terhasut ya?" Niko sepertinya sudah akan meledak.


"Memang siapa kau hah!" Hantu itu dengan sebelah mata tanpa bola matanya menatap tajam ke arah Niko.


"Aku. Aku hanya seorang peramal yang memiliki sedikit kelebihan." Sahut Niko.


Milka bisa melihat jika Raja yang sedang menyamar itu menahan amarahnya, dia pasti tak ingin ketahuan. Mungkin, jika hantu itu tahu, yang sedang bicara dengannya adalah Raja, sang penguasa Underworld. Dia mungkin akan gentar dan takut.


"Apa yang telah terjadi? Ada apa ini sebenarnya? Siapa Darent sebenarnya?" Pertanyaan itu keluar dari mulut Cintya, sedang Natalie ia bungkam menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang di lihatnya, bagaimana bisa Darent yang mereka tahu adalah manusia melayang di udara.


"Apa yang kalian lihat ini, biarlah hanya kita yang tau, jangan sampai saat kita sudah selamat, kalian malah menceritakannya pada orang-orang." Kata Milka meminta agar Natalie dan Cintya menutup mulut rapat-rapat, tak membocorkan semua yang sudah mereka saksikan itu.


"Apa kalian berdua mengerti!" Tanya Milka dengan nada tinggi karena Natalie dan Cintya tak menjawab.


"I-iya, kami akan merahasiakan semuanya, kami berjanji." Kata Natalie, dan Cintya mengangguk membenarkan, dia juga tidak akan membocorkan semua yang terjadi malam itu pada siapa pun.


Perlahan-lahan, mobil Van yang melayang itu turun ke dengan perlahan-lahan.


ketika mobil sudah berada dipermukaan tanah, Milka, Natalie dan Cintya pun bisa bernafas lega,


"Kurang ajar! Kau menganggu rencana ku!" Teriak hantu itu dengan marah ke arah Darent.

__ADS_1


"Aku akan membawamu ke Underworld, kau harus menerima hukuman atas apa yang kau lakukan." Kata Darent.


Sementara Milka, Natalie dan Cintya dengan cepat keluar dari mobil.


Niko, dia malah duduk dan menyaksikan pertarungan Darent dengan hantu itu.


"Jangan mimpi kau bisa membawaku ke Underworld!" Kata hantu itu.


Pertarungan antara Darent dan hantu itu terus terjadi, Milka, Natalie dan Cintya menyaksikan dengan serius, sesekali menyoraki memberi semangat pada Darent.


Mereka terlihat seperti sedang menonton film dan juga acara olahraga yang terus berteriak agar tim yang di dukung mereka menang.


Raja yang masih sebagai Niko pun mengusap telinganya karena suara bising ketiga wanita di depannya membuat telinganya berdenging sakit.


Suara nyaring wanita benar-benar menakutkan.


"Mil, Darent itu sebenarnya manusia atau hantu?" Tanya Cintya, sepertinya dia juga sudah mulai terbiasa, suaranya juga sudah tak lagi bergetar.


"Bukan kedua-duanya." Sahut Milka.


"Lalu di sebut apa?" Giliran Natalie yang bertanya.


"Aku tidak bisa mengatakannya, jika aku sudah mendapat persetujuan dari seseorang, aku akan mengatakan semuanya pada kalian berdua." Kata Milka.


Ya, Milka tak mungkin mengatakan jika Raja belum mengizinkan dia untuk memberitahu tentang semuanya kepada Natalie dan Cintya.


Sementara Raja, dia terlihat sudah bosan menyaksikan pertarungan Darent dan hantu itu.


Raja tiba-tiba mengangkat tangannya ke udara, lalu dengan gerakan menghempas sesuatu dengan dua jarinya. Seketika hantu itu langsung jatuh terhempas ke tanah.


Raja lalu memberi kode pada Darent.


Darent mengeluarkan sesuatu seperti tali tapi bercahaya, dengan cepat Darent mengikat hantu itu.

__ADS_1


"Lepaskan aku!" Teriak hantu itu meronta-ronta minta di lepaskan.


"Aku akan melepaskan mu tapi nanti di Underworld." Kata Darent.


__ADS_2