Suami Hantu

Suami Hantu
Hilangnya Putri Aerish


__ADS_3

"Milka...." Teriak Dennis menghampiri Milka saat akan memasuki kelas bersama Glydis. Milka pun menghentikan langkahnya.


"Kamu tinggal di mana? Rumah siapa?" Tanya Dennis.


"Kenapa kamu nanya?" Tanya Glydis.


"Orang Underworld datang, dan mencari kamu Mil." Jelas Dennis.


"Kamu kabur dari Underworld?" Tanya Dennis lagi.


"Iya." Sahut Milka pendek.


"Kamu harus kembali ke Underworld Mil." Ucap Dennis.


"Aku enggak mau balik ke sana Den." Kata Milka. Apa pun yang terjadi dia tak akan ingin kembali ke Underworld. Karena jika berada di sana hatinya akan terus terluka.


"Tapi Mil..-"


"Kalo Milka enggak mau balik ke Underworld ya jangan kamu paksa Den. Kamu itu cowok, enggak akan mengerti apa yang di alami Milka." Ujar Glydis geram.


"Tapi Dis, kalo Milka terus di sini tapi pelindung, maka nyawanya akan bahaya. Banyak roh yang akan mengincar Milka." Ucap Dennis.


"Terima kasih Den atas ke khawatiran kamu. Tapi untuk sekarang ini aku enggak mau balik dulu."


"Tapi ingat kalo kamu mengalami hal yang berbahaya kamu harus cepat-cepat memberitahukannya." Ujar Dennis. Dan Milka pun mengangguk. Jika merasa dalam bahaya maka dia akan dengan cepat memberitahukannya pada Dennis.


Saat sedang belajar di dalam kelas, tiba-tiba saja menjadi gelap layaknya malam.


Semua menjadi heran dengan apa yang terjadi, begitu pun dengan Milka. Sedang Dennis tengah dalam keadaan yang was-was. Dia merasakan aura roh yang begitu kuat sedang mendekat.


"Mil, kami jangan jauh-jauh dari aku." Beritahu Dennis. Lalu Milka pun mendekat ke arah Dennis.


"Kamu akan jadi makananku hari ini Putri Aerish ha ha ha." Ucap sebuah suara dengan tawa yang nyaring.


"Langkahi dulu mayat ku." Kata Dennis.


"Jika seperti itu, maka aku akan membunuhmu terlebih dahulu." Ucap suara itu.


"Sial." Gerutu Dennis. Dia tak akan membiarkan roh jahat itu menyentuh dan menyakiti Milka, dia akan sekuat tenaga untuk melindungi Milka meskipun jika nyawanya yang harus di pertaruhkan, karena itulah tugas pemburu hantu seperti dirinya.

__ADS_1


Namun malangnya, belum sempat Dennis melawan dan melihat siapa pemilik suara yang mengerikan itu, tubuhnya sudah terlempar jauh.


"Dennis...." Milka dan Glydis serentak memanggil nama Dennis yang sudah berada jauh dari keduanya.


"Kurang ajar!!!" Geram Dennis. Dia mencoba untuk bangun. Namun sekali lagi, tubuhnya melayang lalu terhempas dengan kuat.


"Arkkk." Dennis mengerang kesakitan. Tubuhnya terasa remuk, dan sepertinya tulangnya ada yang retak.


"Lepaskan dia. Kamu mau aku, maka ambil aku." Ucap Milka dengan tangisannya kerena melihat Dennis sudah tak berdaya untuk bangun.


"Jangan! Kamu harus lewati aku dulu!" Kini gantian Glydis yang mencoba untuk menghalangi roh jahat itu. Namun sama seperti Dennis, Glydis pun melayang dan terhempas dengan kuat ke lantar sekolah. Semua siswa dan siswi yang menyaksikan teriak histeris ketakutan dengan kejadian itu.


"Glydis.." Tangis Milka kembali pecah menyaksikan sahabat-sahabatnya terkapar di lantai dengan darah.


"Jangan sakiti mereka!!" Ucap Milka marah.


"Aku hanya memberikan apa yang mereka minta." Ucap roh jahat dengan tawanya.


"Lepaskan mereka dan ambil aku." Kini Milka benar-benar pasrah, dia tak ingin melihat sahabat-sahabatnya mati hanya karena mencoba melindungi dirinya.


"Baiklah Putri Aerish, dengan senang hati." Kembali tawa nyaring dan menyeramkan itu terdengar.


"Mil..ka.." Dennis yang melihatnya hanya mampu menggumamkan nama Milka tanpa daya. Lalu tak lama kemudian pandangannya menjadi gelap. Dennis tak sadarkan diri seperti Glydis yang tergeletak tak jauh darinya.


****


"Yang Mulia.." Rafhael dengan tergesa-gesa menghampiri Raja yang tengah bersama dengan Ratu Dayana.


"Ada apa?" Tanya Raja.


"Ada yang ingin kusampaikan.." kata Rafhael. Raja yang mengerti lalu meminta agar Ratu Dayana meninggalkannya sebentar. Ratu Dayana pun menurut, lalu keluar meninggalkan Raja dan Rafhael.


"Apa yang ingin kau sampaikan?" Tanya Raja.


"Putri Aerish telah di culik oleh roh jahat Yang Mulia." Rafhael menyampaikan apa yang terjadi pada Milka.


"Sedangkan teman-temannya, sedang di pulihkan, karena mereka terluka sangat parah akibat ulah roh jahat itu." Beritahu Rafhael.


Meskipun wajah Raja tak terlihat karena di tutupi oleh topeng yang di pakainya, namun terlihat jelas dari matanya, bahwa dia sangat khawatir.

__ADS_1


"Lakukan pencarian." Perintah Raja.


"Kau harus mendapatkan Putri Aerish. Dan kabari aku secepatnya." Perintahnya lagi.


"Baik Yang Mulia." Ucap Rafhael hormat lalu meninggalkan Raja untuk melaksanakan apa yang di perintahkan untuknya.


"Inferno Rafhael apa yang terjadi? Aku mendengar jika teman-teman Putri Aerish terluka parah,. Dan, di mana Putri Aerish?" Pertanyaan bertubi-tubi di lontarkan oleh Clona pada Rafhael. Namun, Rafhael hanya dia tak menjawab.


"Katakan, apa yang terjadi pada Putri Aerish?" Kini gantian Grasil yang bertanya dengan tegasnya.


"Putri Aerish di culik oleh roh Jahat." Akhirnya Rafhael mengatakannya.


"Di culik roh?." Clona dan Grasil tak percaya dengan apa yang mereka berdua dengar, bagaimana mungkin Putri mereka yang begitu baik hilang karena ulah roh jahat.


"Apa kau akan mencari Putri Aerish?" Tanya Grasil.


"Yang Mulia telah memerintahkan untuk mencari dan menemukan Putri Aerish."


"Aku akan ikut denganmu." Ucap Grasil.


"Ini berbahaya." Rafhael tak setuju dengan keinginan Grasil untuk ikut mencari Putri Aerish.


"Aku harus ikut untuk mencari Putri Aerish, apa kau lupa aku juga seorang petarung." Grasil tetap berkeras ingin ikut untuk mencari Milka.


"Aku juga ikut." Clona tak ingin ketinggalan. Dia juga ingin pergi dan menemukan Putri mereka yang sangat baik itu.


"Kau tinggallah. Tunggu sampai kami membawa Putri Aerish kembali ke Underworld ini.." Ucap Grasil.


"Tapi-"


"Jika kau pun pergi, maka siapa yang akan menyambut Putri Aerish, dan karena itu kau harus tetap di sini." Ucap Grasil, dan akhirnya Clona pun menurut.


Mungkin jika ikut, dia juga hanya akan menghalangi misi penyelamatan Putri Aerish, karena dia sama sekali tak tahu beladiri.


"Aku mohon kalian membawa Putri kembali." Pinta Clona.


"Pasti." Ucap Grasil, lalu Grasil dan Rafhael bergegas untuk mengumpulkan pengawal yang akan mereka bawa untuk mencari Milka.


Sementara di ruang perawatan Dennis dan Glydis belum juga sadarkan diri. Dan Milka entah berada di mana.

__ADS_1


Lalu roh jahat mana yang membawanya pergi, dan ke mana ia di bawa roh jahat itu?..


__ADS_2